Pengaruh Metode Extension terhadap Peningkatan Kemampuan Sintaksis Anak dengan Autism Spectrum Disorder: Studi Pra-Eksperimental

Authors

  • Diffa Tania Hanifah Terapi Wicara dan Bahasa, Poltekkes Kemenkes Surakarta
  • Sudarman Sudarman Terapi Wicara dan Bahasa, Poltekkes Kemenkes Surakarta
  • Restu Wahyu Wibawati Terapi Wicara dan Bahasa, Poltekkes Kemenkes Surakarta

DOI:

https://doi.org/10.31004/obsesi.v10i2.8113

Keywords:

Metode Extension, Kemampuan Sintaksis, Autism Spectrum Disorder

Abstract

Autism spectrum disorder merupakan gangguan perkembangan saraf yang ditandai dengan hambatan dalam komunikasi sosial, termasuk pada aspek sintaksis yang berperan penting dalam komunikasi fungsional anak. Keterbatasan kemampuan sintaksis dapat menghambat anak dalam menyusun kalimat yang bermakna sehingga berdampak pada interaksi sosial dan proses pembelajaran. Metode extension merupakan salah satu intervensi bahasa yang berfokus pada perluasan struktur kalimat anak melalui penambahan kata atau frasa secara responsif dan kontekstual. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh metode extension terhadap peningkatan kemampuan sintaksis pada anak dengan autism spectrum disorder. Penelitian menggunakan desain pra-eksperimental dengan pendekatan kuantitatif melalui pengukuran kemampuan sintaksis sebelum dan sesudah intervensi. Data dikumpulkan menggunakan instrumen penyaringan sintaksis yang telah terstandar dan dianalisis dengan teknik statistik nonparametrik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode extension memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kemampuan sintaksis anak. Temuan ini memperkuat kajian teoretis mengenai pentingnya intervensi bahasa berbasis perkembangan dalam mendukung kemampuan sintaksis anak dengan autism spectrum disorder serta memberikan implikasi praktis bagi terapis wicara dan pendidik dalam merancang strategi pembelajaran bahasa yang lebih efektif dan berkelanjutan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Alfarizi, L. M., & Listyaningrum, N. (2024). Perlindungan hukum bagi subjek penelitian kesehatan ditinjau dari etika dan tanggung jawab. Jurnal Darussalam: Pemikiran Hukum Tata Negara dan Perbandingan Mazhab, 4(1), 141–155. https://doi.org/10.59259/jd.v4i1.150

Alpert, J. S. (2020). Autism: A spectrum disorder. The American Journal of Medicine, 133(6), 701–702. https://doi.org/10.1016/j.amjmed.2020.10.022

Angraini, D. A., Ulya, A., & Noviyanti, S. (2024). Struktur linguistik bahasa: Sintaksis dan semantik. Journal on Education, 7(1), 6664–6675.

Azevedo, M., Martins, A., Pereira, T., & Lousada, M. (2025). The effects of PROsyntax in children with developmental language disorder and autism spectrum disorder: A nonrandomized controlled trial. Autism & Developmental Language Impairments, 10, 1–17. https://doi.org/10.1177/23969415251350586

Balaka, M. Y. (2022). Metode penelitian kuantitatif. Dalam I. Ahmaddien (Ed.), Metodologi penelitian pendidikan kualitatif (Vol. 1). Widina Bhakti Persada.

Difendru, P. P., Sudarman, & Gunawan. (2021). Pengaruh penggunaan kartu sequencing dalam peningkatan kemampuan sintaksis anak hearing impairment. Jurnal Pendidikan Khusus. [Lengkapi volume, nomor, halaman, dan URL/DOI bila tersedia]

Fitri, A. D. S., & Salsabila, N. D. (2024). Hubungan antara dukungan orang tua dengan gangguan komunikasi pada anak autism spectrum disorder. Al-Nahdiah: Jurnal Pendidikan Islam, 4(2), 562–568.

Grabrucker, A. M. (2021). Autism spectrum disorders. Exon Publications. https://doi.org/10.4324/9781315283531

Herna. (2022). Pemanfaatan komunikasi virtual dalam komunikasi pembangunan. Jurnal Inovasi Penelitian, 33(1), 1–12.

Hijriati, Rahmadika, D., Saqila, S., & Shiva, H. (2024). Analisis permasalahan anak autism spectrum disorder di Rumoh Terapitabina Banda Aceh. Nunchi: Islamic Parenting Journal, 2(1), 27–33.

Maulana, R. F., & Alpiah, N. D. (2023). Komunikasi orang tua pada anak penderita autisme: Literatur review. Jurnal Ilmiah Research Student (JIRS), 1(5), 193–201. https://doi.org/10.61722/jirs.v1i5.1320

Pamarti, L. S., Gunawan, & Tirtawati, D. (2024). Efektivitas vertical structuring dalam meningkatkan kompleksitas struktur kalimat pada anak developmental language disorder usia 4–5 tahun. Jurnal Terapi Wicara dan Bahasa. [Lengkapi volume, nomor, halaman, dan URL/DOI]

Paul, R., Norbury, C., & Gosse, C. (2017). Language disorders from infancy through adolescence: Listening, speaking, reading, writing, and communicating. Elsevier. https://doi.org/10.1016/C2015-0-04093-X

Prasteyo, Y. R., Setyawan, D. A., & Gunawan. (2018). Pengaruh metode discrete trial training terhadap peningkatan kemampuan bahasa reseptif pada anak autism. Jurnal Pendidikan Khusus. [Lengkapi data publikasi]

Primadhani, S. W. (2015). Attention deficit hyperactivity disorder: Diagnosis dan pendekatan holistik. Agromed Unila, 2(3), 226–231. https://juke.kedokteran.unila.ac.id/index.php/agro/article/view/1350

Romadhan, A., Hakim, L., Selia, A., & Ekasani, K. (2022). Pengantar linguistik umum. Intelektual Manifes Media. http://digilib.iain-palangkaraya.ac.id/2618/1/Pengantar%20Linguistik.pdf

Sandbank, M., Bottema-Beutel, K., Crowley, S., Cassidy, M., Feldman, J. I., Canihuante, M., & Woynaroski, T. (2020). Intervention effects on language in children with autism: A project AIM meta-analysis. Journal of Speech, Language, and Hearing Research, 63(5), 1537–1560. https://doi.org/10.1044/2020_JSLHR-19-00167

Saputri, W., & Mubarok, Y. (2023). Pemerolehan bahasa pada anak dengan autism spectrum disorder. Semantik, 12(1), 49–60. https://doi.org/10.22460/semantik.v12i1.p49-60

Sarwono, A. E., & Handayani, A. (2021). Metode kuantitatif. UNISRI Press.

Setiawan, J., Budiasningrum, R. S., & Efendi, A. S. (2024). Kajian terhadap unsur kalimat subjek, objek, predikat, dan keterangan. Jurnal Multidisiplin Ilmu Akademik, 1(6), 267–274. https://doi.org/10.61722/jmia.v1i6.2976

Setyawan, D. A. (2022). Statistika kesehatan: Analisis bivariat pada hipotesis penelitian. Tahta Media Group.

Shipley, K. G., & McAfee, J. G. (2021). Assessment in speech-language pathology (6th ed.). Plural Publishing.

Siroj, M. B., & Arianti, D. (2022). Produksi satuan sintaksis anak autis SLB C Yayasan Autisma Semarang. Transformatika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya, 6(2), 123–133. https://doi.org/10.31002/transformatika.v6i2.2388

Sugiyono. (2023). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D (2nd ed.). Alfabeta.

Supartini, D., Solihah, S., & Isnaini, H. (2023). Problematika kesalahan bahasa Indonesia dalam tataran sintaksis. Jurnal Kajian dan Penelitian Umum, 1(2), 40–54. https://doi.org/10.47861/jkpu-nalanda.v1i2.152

Tarigan, R. M. (2019). Pemerolehan sintaksis pada anak autisme. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 3(2), 151–156.

Twistiandayani, R., & Umah, K. (2019). Terapi wicara dan social stories pada interaksi sosial anak autis. [Lengkapi penerbit/URL]

Venita, Y., & Devina, A. (2024). Impact of speech therapy on communication skills and social interaction in children with autism spectrum disorder. Journal of Special Education Research, 2(3), 96–103. [Tambahkan DOI/URL jika tersedia]

Wati, R. R., & Putra, S. P. (2025). Effectiveness of using extension method on syntax ability of children with language disorders. JUPE: Jurnal Pendidikan Mandala, 10(1), 110–114.

Widyantari, N. W. T., & Nugroho, S. (2024). Hubungan antara short-term memory dengan kemampuan sintaksis pada anak prasekolah usia 3–5 tahun. Jurnal Terapi Wicara dan Bahasa, 2(2), 822–829. https://doi.org/10.59686/jtwb.v2i2.120

Widyawati, C. O. (2023). Aktivitas menyikat gigi pada anak dengan kondisi autism spectrum disorder

Downloads

Published

06-03-2026

How to Cite

Hanifah , D. T., Sudarman , S., & Wibawati , R. W. (2026). Pengaruh Metode Extension terhadap Peningkatan Kemampuan Sintaksis Anak dengan Autism Spectrum Disorder: Studi Pra-Eksperimental. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 10(2), 792–799. https://doi.org/10.31004/obsesi.v10i2.8113