Integrasi Standar Proses di Pendidikan Teologi Menengah: Implikasi untuk Mutu PAUD

Authors

  • Yemima El-roi Pasulu Administrasi Pendidikan, Universitas Kristen Indonesia, Indonesia
  • Hotmaulina Sihotang Administrasi Pendidikan, Universitas Kristen Indonesia, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.31004/obsesi.v10i2.8054

Keywords:

Standar Proses, Standar Pendidikan Nasional, SMTK Bethel Jakarta

Abstract

Penelitian ini membahas hubungan antara regulasi dan implementasi Standar Proses dalam Standar Nasional Pendidikan (SNP) di Sekolah SMTK Bethel Jakarta. Standar Proses berperan penting sebagai pedoman untuk menjamin keberlangsungan pembelajaran yang efektif, efisien, dan berpusat pada peserta didik dengan mengintegrasikan aspek akademik dan pembentukan karakter. Berdasarkan Permendikbudristek Nomor 16 Tahun 2022, implementasi dilakukan melalui tiga komponen utama, yaitu perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, dan penilaian proses pembelajaran. SMTK Bethel Jakarta telah mengikuti ketentuan tersebut secara sistematis dengan mengadaptasi silabus dan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang mengakomodasi nilai-nilai teologi Kristen serta karakteristik peserta didik. Pelaksanaan pembelajaran mengedepankan pendekatan aktif, partisipatif, dan kontekstual, termasuk praktik diskusi Alkitab, refleksi iman, renungan, doa, dan pelayanan. Penilaian dilakukan bukan secara kognitif saja, melainkan juga pada perkembangan sikap, tanggung jawab, dan spiritualitas peserta didik. Studi ini juga mengidentifikasi hambatan dalam pelaksanaan standar proses, seperti keterbatasan waktu pembelajaran, beban administrasi yang tinggi, dan variasi kemampuan siswa, serta pentingnya dukungan yayasan, pimpinan sekolah, dan pelatihan guru. Kesimpulannya, SMTK Bethel Jakarta berhasil mengintegrasikan standar proses nasional dengan kekhasan pendidikan teologi secara holistik sehingga menghasilkan pembelajaran yang bermutu dan berkarakter, mendukung pembentukan lulusan yang kompeten dan memiliki iman kuat sebagai bekal pelayanan masa depan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

A. Gani, R. H., Supratmi, N., Ernawati, T., & Wijaya, H. (2024). Pembinaan guru inspiratif: Pelatihan supervisi akademik berorientasi coaching dalam program pendidikan guru penggerak di Lombok Timur. Jurnal Pengabdian Masyarakat Sultan Indonesia, 1(1), 45–56. https://doi.org/10.58291/abdisultan.v1i1.207

Alfina, A., & Anwar, R. N. (2020). Manajemen sekolah ramah anak PAUD inklusi. AL-TANZIM: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 4(1), 36–47. https://doi.org/10.33650/al-tanzim.v4i1.975

Anwari, A. M., Kholik, N., Mainuddin, Putri, R., & Rahayu, R. (2021). Strategi pembelajaran: Orientasi standar proses pendidikan. Edu Publisher.

Arikunto, S. (2013). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktis. Rineka Cipta.

Asmara, Q. (2021). Implementasi kebijakan dan mutu pendidikan (penerapan delapan standar pendidikan nasional di SMA Mutiara Bunda Kecamatan Arcamanik Kota Bandung). KAIS: Kajian Ilmu Sosial, 2(1).

Creswell, J. W. (2014). Research design: Pendekatan kualitatif, kuantitatif, dan mixed. Pustaka Belajar.

Diplan, D., & Alkindi, Z. R. (2020). Analisis penerapan media pembelajaran berbasis e-learning (Google Classroom). Neraca: Jurnal Pendidikan Ekonomi, 5(2), 27–32. https://doi.org/10.33084/neraca.v5i2.1422

Fahmi, F. (2021). Standar proses dalam meningkatkan mutu pembelajaran di sekolah. Pendalas: Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengabdian Masyarakatan, 1(1).

Hasanah, U., & Deiniatur, M. (2018). Character education in early childhood based on family. Early Childhood Research Journal (ECRJ), 1(1), 50–62. https://doi.org/10.23917/ecrj.v1i1.6578

Ishimine, K., & Tayler, C. (2014). Assessing quality in early childhood education and care. European Journal of Education, 49(2), 272–290. https://doi.org/10.1111/ejed.12043

Mataputun, Y. (2020). Analisis pemenuhan standar nasional pendidikan dan permasalahannya. Jurnal Konseling dan Pendidikan, 8(3).

Moleong, L. J. (2015). Metodologi penelitian kualitatif. PT Remaja Rosdakarya.

Mustaghfiroh, S. (2020). Konsep “Merdeka Belajar” perspektif aliran progresivisme John Dewey. Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran, 3(1).

Neneng, N., Qomariyah, S., Rizki, N. J., & Erviana, R. (2024). Implementasi supervisi manajerial dalam meningkatkan mutu pendidikan PAUD Almanshuriyah Kota Sukabumi. Khirani: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 2(3), 102–120. https://doi.org/10.47861/khirani.v2i3.1274

Nurjanah, S., & Muntaqo, R. (2018). Manajemen pembelajaran berbasis standar proses pendidikan anak usia dini. Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSIQ, 5(3), 247–258. https://doi.org/10.32699/ppkm.v5i3.472

Permendikbudristek. (2022). Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 16 Tahun 2022 tentang Standar Proses pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

Pratama, H., & Yusro, A. C. (2016). Implementasi WhatsApp mobile learning untuk meningkatkan hasil belajar mahasiswa pokok bahasan pengenalan komponen elektronika. Jurnal Pendidikan Fisika dan Keilmuan (JPFK), 2(2), 65–69. https://doi.org/10.25273/jpfk.v2i2.696

Sakdiah, H., & Syahrani. (2022). Pengembangan standar isi dan standar proses dalam pendidikan guna meningkatkan mutu pembelajaran di sekolah. Cross-Border, 5(1).

Santika, T., Rahmawati, A. N., Hassya, S. W., Afifah, S., & Ageng, R. (2023). Pola manajemen pendidikan anak usia dini untuk meningkatkan mutu pendidikan pada anak usia dini. Jurnal Manajemen Pendidikan.

Tari, E., & Hutapea, R. H. (2020). Peran guru dalam pengembangan peserta didik di era digital. Kharisma: Jurnal Ilmiah Teologi, 1(1), 1–13. https://doi.org/10.54553/kharisma.v1i1.1

Utami, N. (2025). Kualitas pendidikan di Indonesia: Penyebab, peluang dan tantangan ke depan. Mahasiswaindonesia.id.

Downloads

Published

04-03-2026

How to Cite

Pasulu, Y. E.- roi, & Sihotang, H. (2026). Integrasi Standar Proses di Pendidikan Teologi Menengah: Implikasi untuk Mutu PAUD. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 10(2), 744–751. https://doi.org/10.31004/obsesi.v10i2.8054