Metode Symbolic Play untuk Meningkatkan Kosakata Reseptif Anak Down Syndrome

Authors

  • Nabilah Tara Sophia Harianja Terapi Wicara dan Bahasa Program Sarjana Terapan Poltekkes Kemenkes Surakarta, Indonesia
  • Nadya Susanti Terapi Wicara dan Bahasa Program Sarjana Terapan Poltekkes Kemenkes Surakarta, Indonesia
  • Anisyah Dewi Syah Fitri Terapi Wicara dan Bahasa Program Sarjana Terapan Poltekkes Kemenkes Surakarta, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.31004/obsesi.v10i1.7993

Keywords:

Down Syndrome, Metode Symbolic Play, Kosakata reseptif

Abstract

Anak dengan Down Syndrome cenderung mengalami keterbatasan kosakata reseptif yang berdampak pada keterlibatan mereka dalam pembelajaran di pendidikan anak usia dini inklusif. Kondisi ini menuntut pendekatan pembelajaran yang sesuai dengan kemampuan kognitif anak Down Syndrome. Metode Symbolic Play merupakan pendekatan bermain pura-pura yang mendorong anak mengaitkan objek, tindakan, dan makna yang berlangsung secara lebih alami dan bermakna. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Symbolic Play terhadap kemampuan kosakata reseptif anak Down Syndrome usia 4–8 tahun di Kota Surakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif pre-eksperimental dengan desain one-group pretest–posttest. Teknik total sampling diterapkan pada 10 anak dalam 10 sesi intervensi. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan kemampuan kosakata reseptif setelah penerapan metode Symbolic Play, yang didukung oleh hasil uji statistik dengan nilai p = 0,028 (p < 0,05). Temuan ini menunjukkan bahwa Symbolic Play layak diterapkan sebagai pendekatan intervensi yang mendukung peningkatan bahasa reseptif, menstimulasi pemahaman makna dan penguatan kosakata, serta berkontribusi pada pratik terapi wicara dan praktik pembelajaran inklusif anak usia dini.

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biographies

Nabilah Tara Sophia Harianja, Terapi Wicara dan Bahasa Program Sarjana Terapan Poltekkes Kemenkes Surakarta

Mahasiswa Program Studi Terapi Wicara dan Bahasa Program Sarjana Terapan Poltekkes Kemenkes Surakarta

Nadya Susanti, Terapi Wicara dan Bahasa Program Sarjana Terapan Poltekkes Kemenkes Surakarta

Dosen Program Studi Terapi Wicara dan Bahasa Program Sarjana Terapan Poltekkes Kemenkes Surakarta

Anisyah Dewi Syah Fitri, Terapi Wicara dan Bahasa Program Sarjana Terapan Poltekkes Kemenkes Surakarta

Dosen Program Studi Terapi Wicara dan Bahasa Program Sarjana Terapan Poltekkes Kemenkes Surakarta

References

Andriani, N., & Zebua, P. (2025). Penerapan metode permainan dalam memfasilitasi gaya belajar kinestetik siswa TK A. Jurnal Obsesi?: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 9(2), 563–572. https://doi.org/10.31004/obsesi.v9i2.6790

Bochud-Fragnière, E., Bittolo, P., Ehrensperger, G., Antonicelli, N., Costanzo, F., Menghini, D., Vicari, S., Banta Lavenex, P., & Lavenex, P. (2024). Conditional learning abilities in Down syndrome and Williams syndrome. Journal of Cognitive Psychology, 36(7), 844–866. https://doi.org/10.1080/20445911.2024.2390538

Creaghe, N., Quinn, S., & Kidd, E. (2021). Symbolic play provides a fertile context for language development. Infancy, 26(6), 980–1010. https://doi.org/10.1111/infa.12422

Dayana, I. P. (2023). Perkembangan Bahasa Anak Down Syndrome. Journal of Special Education Lectura, 1(1), 24–28. https://doi.org/10.31849/jselectura.v1i01.14260

Fitri, A. D. S., & Setyaningsih, W. (2024). Hubungan kejelasan bicara dengan kemampuan bahasa pragmatik pada ABK sekolah dasar inklusi di Surakarta. Jurnal Terapi Wicara Dan Bahasa, 2(2), 763–778. https://doi.org/10.59686/jtwb.v2i2.114

González-Sala, F., Gómez-Marí, I., Tárraga-Mínguez, R., Vicente-Carvajal, A., & Pastor-Cerezuela, G. (2021). Symbolic play among children with autism spectrum disorder: A scoping review. Children, 8(9), 1–18. https://doi.org/10.3390/children8090801

Harahap, R. A. S. (2022). Mengembangkan kreativitas anak usia dini melalui bermain. Jurnal Pendidikan Dan Konseling, 4(5), 628. https://doi.org/10.31004/jpdk.v4i5.6601

Hardani, Auliya, N. H., Andriani, H., Fardani, R. A., Ustiawati, J., Utami, E. F., Sukmana, D. J., & Istiqomah, R. (2020). Metode penelitian kualitatif dan kuantitatif. Pustaka Ilmu.

Hasiana, I. (2020). Studi kasus anak dengan gangguan bahasa reseptif dan ekspresif. Special and Inclusive Education Journal, 1(1), 59–67. https://doi.org/10.36456/special.vol1.no1.a2296

Haya, A. F., & Fitri, A. D. S. (2024). Hubungan antara oral motor skill dengan kejelasan bicara pada anak dengan Down Syndrome di Surakarta. Jurnal Terapi Wicara Dan Bahasa, 3(1), 61–74. https://doi.org/10.59686/jtwb.v3i1.140

Irwanto, Wicaksono, H., Ariefa, A., & Samosir, S. M. (2019). A-Z Sindrome Down (Vol. 11, Issue 1). Airlangga University Press.

Jafar, E. S., Pratiwi, N., Agussalim, A. A., Maulana, U. L., & Rifani, R. (2024). Stimulasi fine motor skills anak Down syndrome melalui media picture puzzle. Jurnal Kebajikan, 2(2), 1–8. https://doi.org/10.26858/jk.v2i2.59504

Kamil, N., Fitr, Z. Z., Nasution, H., & Putro, K. Z. (2023). Memahami anak berkebutuhan khusus?: Down Syndrome. Murhum?: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 4(2), 190–198. https://doi.org/10.37985/murhum.v4i2.179

Khalida, R., Despalantri, E., Imanniyah, A., & Syahadat, Y. M. (2024). Deskripsi kemampuan bahasa anak down syndrome usia 3 tahun dalam mempersiapkan layanan terapi wicara. Jurnal Kesehatan Mercusuar, 7(1), 096–104. https://doi.org/10.36984/jkm.v7i1.458

Luthfiyah, N. (2021). Upaya meningkatkan kemampuan reseptif dan ekspresif bahasa anak kelompok B TK dengan berbagai metode yang menarik. Instruksional, 2(2), 62. https://doi.org/10.24853/instruksional.2.2.62-70

Mailinda, A. T., Setyaningsih, W., & Putra, S. P. (2022). Hubungan antara perkembangan bahasa dengan kemampuan interaksi sosial pada Down Syndrome di Malang. Jurnal Terapi Wicara Dan Bahasa, 1(1), 1–11. https://doi.org/10.59686/jtwb.v1i1.1

Nabilah, R., & Pasaribu, L. (2021). Kajian pola penerimaan bahasa pada anak penderita Down Syndrome. Prosiding Seminar Nasional Linguistik Dan Sastra, 3, 674–681. https://jurnal.uns.ac.id/prosidingsemantiks/article/view/53086

Nisa, I. K., Taulany, H., Prahesti, S. I., & Dewi, N. K. (2025). Analisis Eksperimental Pengaruh Penggunaan Media Fun Fubric terhadap Kemampuan Berpikir Simbolik pada Anak Usia Dini. Jurnal Obsesi?: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 9(5), 1375–1384. https://doi.org/10.31004/obsesi.v9i5.6938

Nurhayati, F., Firmanto, K., Dewi, K., & Khairunnisa, S. Z. (2024). Pemahaman akan peningkatan kualitas hidup penderita Down Syndrome. Jurnal Kesehatan Madani Medika, 15(01), 77–85. https://doi.org/10.36569/jmm.v15i01.368

Orr, E., & Geva, R. (2015). Symbolic play and language development. Infant Behavior and Development, 38, 147–161. https://doi.org/10.1016/j.infbeh.2015.01.002

Patricia, D., Mangunsong, R. R. D., & Fitri, A. D. S. (2025). Pengaruh penggunaan PECS terhadap kemampuan bahasa ekspresif tingkat kalimat pada anak. Jurnal Ilmu Kedokteran Dan Kesehatan, 11(7), 1436–1443. https://doi.org/10.33024/jikk.v11i7

Pramesti, A., & Qamaria, R. S. (2022). Penerapan komunikasi terapeutik dengan media Flash Card pada anak yang mengalami Down Syndrome. Jurnal Tindakan Kelas, 2(2), 159–169. https://doi.org/10.53624/ptk.v2i2.92

Quinn, S., Donnelly, S., & Kidd, E. (2018). The relationship between symbolic play and language acquisition: A meta-analytic review. Developmental Review, 49(May), 121–135. https://doi.org/10.1016/j.dr.2018.05.005

Setyawan, D. A. (2022). Buku ajar statistika kesehatan: Analisis bivariat pada hipotesis penelitian. In A. B. Astuti & W. Setyaningsih (Eds.), Tahta Media Group.

Shipley, K. G., & McAfee, J. G. (2021). Assessment in speech-language pathology: A resource manual (6th ed.). Plural Publishing, Inc.

Singh, J. S., Gan, B., & Chu, S. Y. (2021). Association between symbolic play and language: A comparison between typically developing children and children with Down Syndrome. Journal of Developmental & Behavioral Pediatrics, 42(2), 146–151. https://doi.org/10.1097/DBP.0000000000000873

Sulistiyani, Herawati, & Sudarti. (2023). Peningkatan kemampuan interaksi sosial anak melalui metode bermain peran. Journal of Early Childhood and Character Education, 10(10), 1–14. https://doi.org/10.21580/joecce.v3i2.17530

Sunarti. (2024). Peningkatan kemampuan bahasa ekspresif anak melalui kegiatan bermain peran. Ihya Ulum: Early Childhood Education Journal, 2(3), 374–382. https://doi.org/10.59638/ihyaulum.v2i3.392

Tika, D. Dela. (2021). Permainan bahasa untuk stimulasi kemampuan bahasa reseptif anak usia dini. Tematik?: Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Pendidikan Anak Usia Dini, 7(1), 1–7. https://doi.org/10.26858/tematik.v7i1.15355

Zam, N. A. (2019). Kemampuan visual-spasial pada anak dengan Down Syndrome di klinik A. Inquiry?: Jurnal Ilmiah Psikologi, 10(2), 118–139. https://doi.org/10.51353/inquiry.v10i2.270

Downloads

Published

31-01-2026

How to Cite

Harianja, N. T. S., Susanti, N., & Fitri, A. D. S. (2026). Metode Symbolic Play untuk Meningkatkan Kosakata Reseptif Anak Down Syndrome . Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 10(1), 307–316. https://doi.org/10.31004/obsesi.v10i1.7993

Issue

Section

Articles