Strategi Penanganan Guru Kepada Anak dengan Gangguan Emosi: Studi Kasus Lembaga PAUD Kota Samarinda

Authors

  • Nur Azizah Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Universitas Mulawarman
  • Henda Febriyani Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Universitas Mulawarman
  • Gita Fannia Nadillah Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Universitas Mulawarman
  • Hasniah Hasniah Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Universitas Mulawarman
  • Ulfah Maulidhya Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Universitas Mulawarman
  • Wilda Isna Kartika Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Universitas Mulawarman

DOI:

https://doi.org/10.31004/obsesi.v10i2.7982

Keywords:

Anak Usia Dini, Gangguan Emosi, Strategi Guru, pendidikan inklusif

Abstract

Gangguan emosi pada anak berdampak langsung pada keberlangsungan proses pembelajaran, sehingga memerlukan strategi penanganan yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis  strategi penanganan guru kepada anak yang mengalami gangguan emosi di Kota Samarinda. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus pada tiga Taman Kanak-Kanak dan satu Sekolah Luar Biasa. Data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara mendalam dengan guru kelas atau kepala sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menggunakan pendekatan humanis dan empatik melalui komunikasi, penguatan positif, konsisten, dan pengelolaan lingkungan belajar yang responsif. Namun, penanganan belum optimal karena keterbatasan tenaga pendamping, fasilitas pendukung, dan rasio siswa yang tinggi. Penelitian ini menegaskan pentingnya kerja sama yang berkelanjutan antara guru, orang tua, sekolah, dan dukungan kebijakan untuk penanganan gangguan emosi anak secara berkelanjutan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Anggraeni, D., & Putro, K. Z. (2021). Strategi penanganan hambatan perilaku dan emosi pada anak hiperaktif dan tunalaras. Jurnal Pendidikan Raudhatul Athfal (JAPRA), 4(2), 1–15. https://journal.uinsgd.ac.id/index.php/japra/article/view/13024

Ariani, A., & Karyati, F. (2023). Pengenalan anak berkebutuhan khusus. Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia.

Baker-Henningham, H., Bowers, M., Francis, T., Vera-Hernández, M., & Walker, S. P. (2021). The Irie Classroom Toolbox, a universal violence-prevention teacher-training programme, in Jamaican preschools: A single-blind, cluster-randomised controlled trial. The Lancet Global Health, 9(4), e456–e468. https://doi.org/10.1016/S2214-109X(21)00002-4

Dewi, D. K. (2025). Pendidikan anak berkebutuhan khusus. Pustaka Baru Press.

Dewi, N., Supena, A., Bintoro, T., Edwita, E., & Yatimah, D. (2025). Exploring teachers’ challenges and needs in supporting inclusive education for students with emotional or behavioral disorders. Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Guru Sekolah Dasar (JPPGuseda), 8(1), 33–42. https://doi.org/10.55215/jppguseda.v8i1.11003

Durlak, J. A., Weissberg, R. P., Dymnicki, A. B., Taylor, R. D., & Schellinger, K. B. (2011). The impact of enhancing students’ social and emotional learning: A meta-analysis of school-based universal interventions. Child Development, 82(1), 405–432. https://doi.org/10.1111/j.1467-8624.2010.01564.x

Elisabeth, A. (2020). Pendidikan inklusif bagi anak berkebutuhan khusus dengan gangguan emosi dan perilaku (emotional and behavioral disorders). Deepublish.

Faizah, N., Nur, D., Auliana, S., Kartika, I., Cahyani, I., & Setiyatna, H. (2024). Gangguan perilaku dan emosi pada anak berkebutuhan khusus. Lentera Anak, 5(1), 39–46. https://doi.org/10.34001/jla.v5i1.7586

Gita, O., Rahayu, P. K. S., Pretiwi, A. D., & Sjamsir, H. (2022). Analisis pola asuh permisif pada perkembangan sosial emosional anak. ECJ: Early Childhood Journal, 3(1), 16–31. https://doi.org/10.30872/ecj.v3i1.4849

Hayyu, A. N., Amanda, D., Septiani, N. A., Nugraheni, O. D., Pertiwi, A. D., & Sjamsir, H. (2022). Pola asuh orang tua strict parents terhadap perkembangan sosial-emosional anak usia dini. ECJ: Early Childhood Journal, 3(1), 56–64. https://doi.org/10.30872/ecj.v3i1.4854

Irmawati, & Mahabbati, A. (2023). Profil siswa berisiko gangguan emosi dan perilaku di sekolah inklusi kota Yogyakarta. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(2), 2123–2136. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i2.4251

Jennings, P. A., Alamos, P., Baelen, R. N., Jeon, L., & Nicholas-Hoff, P. Y. (2024). Emotional schemas in relation to educators’ social and emotional competencies to promote student SEL. Social and Emotional Learning: Research, Practice, and Policy, 4, Artikel 100064. https://doi.org/10.1016/j.sel.2024.100064

Öngören, S. (2023). Supporting self-regulation in the preschool period: A case study of teachers’ practices. Turkish Journal of Education, 12(4), 182–200. https://doi.org/10.19128/turje.1228285

Paulus, F. W., Hübler, K., Mink, F., & Möhler, E. (2021). Emotional dysregulation in preschool age predicts later media use and gaming disorder symptoms in childhood. Frontiers in Psychiatry, 12, Artikel 626387. https://doi.org/10.3389/fpsyt.2021.626387

Rachman, A., Yochanan, Samanlangi, A. I., & Purnomo, H. (2024). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif dan R&D. Saba Jaya Publisher.

Rejeki, D. S., Supratiwi, M., Widyastono, H., Gunarhadi, Hermawan, Yuwono, J., & Cahyani, L. A. (2025). Parental involvement of children with special needs: Insights from Epstein’s six domains framework. Jurnal Pendidikan Progresif, 15(1), 31–42. https://doi.org/10.23960/jpp.v15i1.pp31-42

Sari, A. P., & Susanti, L. (2024). Pendidikan berkebutuhan khusus pada anak tunalaras (gangguan sosial-emosi). Educational Journal of Innovation and Publication (EJIP), 3(1), 17–36.

Widiastuti, N. L. G. K. (2020). Layanan pendidikan anak berkebutuhan khusus dengan gangguan emosi dan perilaku. Indonesian Journal of Educational Research and Review, 3(2), 11–20. https://doi.org/10.23887/ijerr.v3i2.25067

Downloads

Published

05-04-2026

How to Cite

Azizah, N., Febriyani, H., Nadillah, G. F., Hasniah , H., Maulidhya, U., & Kartika, W. I. (2026). Strategi Penanganan Guru Kepada Anak dengan Gangguan Emosi: Studi Kasus Lembaga PAUD Kota Samarinda. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 10(2), 1212–1217. https://doi.org/10.31004/obsesi.v10i2.7982