- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the works authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journals published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
Tantangan Implementasi SOP Keamanan Lingkungan Pembelajaran di PAUD
DOI:
https://doi.org/10.31004/obsesi.v10i2.7850Keywords:
implementasi SOP, lingkungan belajar aman, PAUD, Pembinaan pemerintah, SOP KeamananAbstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis dan mengeksplorasi Standar Operasional Prosedur (SOP) Keamanan Lingkungan Pembelajaran di satuan PAUD Kota dan Kabupaten Cirebon, hambatan pelaksanaannya, serta peran pemerintah dalam mendukung penerapan SOP. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus, melibatkan lima lembaga PAUD yang dipilih sesuai dengan kriteria. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan angket kepada kepala sekolah dan guru PAUD, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi SOP keamanan telah dilaksanakan, namun belum berjalan optimal, khususnya terkait dengan prosedur kedatangan, pembelajaran, penjemutan serta penanganan kondisi darurat. Hambatan utama meliputi keterbatasan sumber daya manusia, karakteristik dan perilaku anak, rendahnya kedisiplinan orang tua, keterbatasan sarana dan prasarana serta lemahnya manajemen dan monitoring. Selain itu, dukungan pemerintah daerah masih cenderung administratif dan belum menyentuh aspek pelatihan teknis keamanan secara berkelanjutan. Temuan ini menunjukkan bahwa keamanan lingkungan PAUD merupakan sistem yang berlapis yang mencakup aspek fisik, prosedural, perilaku dan struktural. Oleh karena itu, penguatan kebijakan, peningkatan kapasitas pendidik, serta kolaborasi antarlembaga, lembaga, orang tua dan pemerintah menjadi kunci untuk mewujudkan lingkungan belajar anak yang aman dan nyaman.
Downloads
References
Al Adawiah, R. (2019). Child abuse dan keamanan lingkungan anak dalam menyongsong bonus demografi 2025-2030. Krtha Bhayangkara, 13(1), 17–43.
Delly, S., Zulminiarti, Z., & Hartati, S. (2018). Pelaksanaan Standar Operasional Prosedur di Taman Penitipan Anak Hikari Kids Club Padang. Pesona PAUD, 5(2), Artikel 522062.
Dike, I. C., & Otu, M. S. (2024). Safety and protection practices in the early childhood education centres. International Journal of Home Economics, Hospitality and Allied Research, 3(1), 294–305.
Direktorat Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini. (2015). Petunjuk teknis penyelenggaraan PAUD holistik integratif di satuan PAUD. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Fitri, D. S., et al. (2023). Problematika pengadaan Standar Operasional Prosedur (SOP) di Kelompok Bermain (KB) AL-IZZAH Kecamatan Sukolilo Kabupaten Pati-Jawa Tengah. Juraliansi, 4(1), 68–76.
Hasbi, M. (2021a). Panduan praktis penyusunan Prosedur Operasional Standar (POS) program Satuan Pendidikan Aman Bencana. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi.
Hasbi, M. (2021b). Pedoman identifikasi hambatan tumbuh kembang anak dan penanganan di satuan PAUD. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi.
Hsb, A. A. (2018). Kontribusi lingkungan belajar dan proses pembelajaran terhadap prestasi belajar siswa di sekolah. Jurnal Tarbiyah, 25(2), 112–125.
Ismail, W., Rauhun, R., Mutmainnah, M., Nurwahilda, N., Misbawati, M., & Hasanah, U. (2019). Pengelolaan lingkungan pembelajaran di PAUD Kemala Bhayangkari. NANAEKE: Indonesian Journal of Early Childhood Education, 2(2), 121–128. https://doi.org/10.24252/nanake.v2i2.10325
Kemendikbud. (2020). Panduan penguatan profil pelajar Pancasila. Direktorat Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah.
Kemendikbudristek. (2022a). Lingkungan belajar partisipatif. Direktorat Pendidikan Anak Usia Dini.
Kemendikbudristek. (2022b). Panduan penyelenggaraan PAUD berkualitas: Lingkungan belajar aman. Direktorat Pendidikan Anak Usia Dini.
Kemendikbudristek. (2022c). Seri 6: Lingkungan belajar aman dan nyaman. Direktorat Pendidikan Anak Usia Dini.
McFarland, L., Baker, L. M., Lee-Pang, L., & Mulcahy, R. (2025). Implementing child safe standards in early education settings: Understanding the ecology of policy and practices. Australasian Journal of Early Childhood, 50(4), 349–363.
Nasution, F. K. W., & Ritonga, R. S. (2023). Penerapan edukasi seks pada anak usia 4-5 tahun dalam meminimalisir kasus sexual abuse. PeTeKa: Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengembangan Pembelajaran, 6(3), 587–594.
Nurhasanah, N. (2022). Panduan penyelenggaraan PAUD berkualitas: Proses pembelajaran berkualitas (I). Direktorat Pendidikan Anak Usia Dini.
Nurulhuda, D., Nirawati, M. A., & Mustaqimah, U. (2019). Desain arsitektur ramah anak pada bangunan PAUD untuk merespon perilaku anak usia dini. Senthong, 2(1), 11–22.
Pramudari, F. S., Suarta, I. N., & Buahana, B. N. (2025). Pengembangan SOP pelaksanaan pembelajaran untuk meningkat sosial emosional anak usia 5-6 tahun di PAUD Permata Bangsa. Jurnal Mutiara Pendidikan, 5(1), 292–296.
Purnama, S., Jannah, R. R., & Sabi’ati, A. (2020). Desain interior dan eksterior pendidikan anak usia dini. Pustaka Egaliter.
Putri, H. A. (2024). Menciptakan lingkungan belajar aman dan nyaman di lembaga Pendidikan Anak Usia Dini. Kiddo: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 5(2), 754–767.
Rachman, S. A. (2020). Pentingnya penyediaan lingkungan belajar yang kondusif bagi anak usia dini berbasis kunjungan belajar di masa new normal. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 6(3), 480–487.
Rismayani, R., Afiif, A., Alwi, B. M., & Ismail, I. (2021). Pencapaian indikator sekolah ramah anak pada PAUD di Kecamatan Majauleng Kabupaten Wajo. NANAEKE: Indonesian Journal of Early Childhood Education, 4(1), 26–41.
Rusmilawati, & Windari, S. H. (2022). Kebijakan formulasi larangan hukuman fisik (corporal punishment) pada anak dalam lingkup pengasuhan dan pendidikan. Scopindo Media Pustaka.
Safitri, T. R., & Kariim, A. T. (2023). Penerapan standar operasional prosedur dalam menentukan kurikulum bagi anak usia dini. Asghar: Journal of Children Studies, 3(1), 70–77.
Sholihah, I. P., Permatasari, D. I., & Rahayu, Y. (2023). Peranan guru dalam mengatasi anak pemalu di RA Darussalam Pangandaran. Edu Happiness: Jurnal Ilmiah Perkembangan Anak Usia Dini, 2(1), 17–24.
Siregar, L. S. (2023). Menumbuhkan sikap disiplin anak melalui standar operasional prosedur. Kumarottama: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(1), 74–83.
Tabun, N. L. (2025). Pendidikan anak usia dini: Konsep, pendekatan, dan praktik holistik. Global Eksekutif Teknologi.
Ulfadhilah, K. (2024). Manajemen desain lingkungan pada program kegiatan PAUD ramah anak. JIEM (Journal of Islamic Education Management), 8(1), 63–73.
Wulandari, H., & Salsabila, S. S. (2023). Analisis standarisasi sarana dan prasarana sekolah PAUD dalam memfasilitasi kegiatan anak. JECIE (Journal of Early Childhood and Inclusive Education), 7(1), 22–31.
Yunus, D., Soendjodjo, R. P., & Indrati, Y. (2018). Pedoman penyusunan standar operasional prosedur satuan Pendidikan Anak Usia Dini. Direktorat Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Libri Rizka Puri Windarta, Siti Fadhilah Azzahra

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:

