- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the works authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journals published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
Eksplorasi Limbah Plastik sebagai Media Edukasi Kreatif pada Anak Usia Dini
DOI:
https://doi.org/10.31004/obsesi.v10i2.7707Keywords:
Anak Usia Dini, Kreativitas, Limbah Plastik, Media EdukasiAbstract
Kreativitas anak usia dini penting untuk perkembangan kognitif, sosial, emosional, dan kemampuan memecahkan masalah. Namun, praktik pembelajaran PAUD masih kurang optimal karena minimnya media inovatif. Pada saat yang sama, meningkatnya limbah plastik membuka peluang pemanfaatannya sebagai media edukatif ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan meningkatkan kreativitas anak usia 4–5 tahun di KB Al Huda Pracimantoro melalui pemanfaatan limbah plastik. Menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus, data diperoleh dari observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap 30 anak, kepala sekolah, dua guru, dan dua orang tua selama enam bulan (April–Oktober 2025). Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada empat aspek kreativitas: kelancaran ide (anak mampu menghasilkan rata-rata 3–5 ide karya berbeda dalam satu sesi), fleksibilitas (80% anak mampu mengombinasikan minimal tiga jenis bahan limbah), orisinalitas (karya unik seperti robot bergerak dan taman mini), serta elaborasi (anak menjelaskan karya dengan narasi imajinatif yang terstruktur). Anak menunjukkan antusiasme tinggi, percaya diri saat presentasi, dan kemampuan kolaboratif dalam kelompok. Kolaborasi guru dan orang tua turut mendukung keberhasilan kegiatan berbasis daur ulang ini. Secara praktis, temuan ini merekomendasikan integrasi limbah plastik sebagai media permanen dalam kurikulum PAUD untuk menstimulasi kreativitas sekaligus menumbuhkan kesadaran lingkungan. Penelitian lanjutan disarankan untuk mengkaji efektivitas jangka panjang dan penerapan di konteks PAUD dengan karakteristik sosial-ekonomi berbeda.
Downloads
References
Agustis, L. (2022). Inovasi pembelajaran kreatif dengan pemanfaatan limbah plastik. Jurnal Pendidikan dan Lingkungan, 7(2), 113–120.
Ambarita, J., & Purnamasari, I. (2020). Kreativitas guru PAUD dalam pembuatan media pembelajaran berbasis game edukasi dari bahan alam dan limbah. Didaxei, 1(1), 1–12. https://e-journal.iaknambon.ac.id/index.php/DX/article/view/171
Arslan, N., & Sisman, F. N. (2025). The effects of ‘The Don’t Waste! – Recycle Programme’ on waste management among preschool children: A cluster randomised controlled trial. Health Education Journal, 84(2), 159–173. https://doi.org/10.1177/00178969251314312
Asmawulan, T., Wardhani, J. D., & Katoningsih, S. (2025). Kesiapan guru dalam menghadapi transformasi Kurikulum Merdeka di PAUD. Jurnal Mutiara Pendidikan, 5(1), 114–123. https://doi.org/10.29303/jmp.v5i1.8686
Badan Pusat Statistik. (2022). Statistik pendidikan anak usia dini. BPS.
Boldrini, J. C., Chini, M., Gómez-Álvarez, P., López-González, E., Martín-Sánchez, A. M., & Olmo-García, J. C. (2019). Creating the habit of recycling in early childhood: A sustainable practice in Spain. Sustainability, 11(22), Artikel 6393. https://doi.org/10.3390/su11226393
Boonmee, S., Tupsai, J., Khamma, B., & Ounjantee, S. (2025). Fostering environmental awareness and sustainable problem-solving in early childhood: Design thinking approaches to plastic waste education. Asia Research Network Journal of Education, 5(1), 40–52.
Budianto, H. (2021). Prinsip-prinsip pembelajaran berbasis lingkungan dalam pendidikan. Jurnal Pendidikan Lingkungan, 7(3), 45–54.
Fitriyani, S., Muslim, A. B., Romlah, R., Meriyanti, M., & Kiswanto, A. V. (2024). Developing early childhood creativity through used goods at Bina Balita Islamic Kindergarten Bandar Lampung. E3S Web of Conferences, 482, Artikel 04010. https://doi.org/10.1051/e3sconf/202448204010
Hidayati, F. (2023). Kolaborasi antara sekolah dan orang tua dalam meningkatkan kreativitas anak. Jurnal Pendidikan Keluarga, 7(2), 45–54.
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. (2021). Laporan tahunan pengelolaan limbah plastik di Indonesia. KLHK.
Khoirunnisa’, H., Khasanah, I., & Rakhmawati, E. (2023). Penanaman karakter peduli lingkungan melalui ecobrick pada anak usia dini. Jurnal PAUD Agapedia, 7(1), 22–31.
Kusumawati, D. (2020). Tantangan dan solusi dalam pendidikan sains di sekolah dasar. Unnes Press.
Marwati, M., Nurhayati, S., & Windarsih, C. A. (2020). Pemanfaatan limbah botol untuk meningkatkan kreativitas anak. CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif), 3(2), 151–159. https://doi.org/10.22460/ceria.v3i2.p151-159
Nurjanah, N. E. (2020). Pembelajaran STEM berbasis loose parts untuk meningkatkan kreativitas anak usia dini. Jurnal Audi: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Anak dan Media Informasi PAUD, 5(1), 19–31. https://doi.org/10.33061/jai.v5i1.3672
Nurlaila, N. (2018). Mengembangkan kreativitas anak usia dini melalui media bahan bekas botol plastik dan stik ice cream pada TK Poteumeureuhom Kota Banda Aceh. Serambi Akademica, 6(2), 112–125.
Slamet, S., Adityarini, H., Katoningsih, S., Widyasari, C., & Fatmawati, R. (2025). Boostering children’s vocabulary by using integrated thematical textbook in early childhood education (ECE). Educational Process: International Journal, 16(1), 45–58. https://doi.org/10.22521/edupij.2025.16.217
Sugiyono. (2020). Metode penelitian kualitatif: Untuk penelitian yang bersifat eksploratif, enterpretif, interaktif dan konstruktif. Alfabeta.
Wati, A. N. L., & Ary, D. D. (2025). Analysis of students’ creativity level through upcycling crafts from used plastic in class IV elementary school. Sekolah Dasar: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan, 34(1), 113–128. https://doi.org/10.17977/um009v34i12025p113-128
Wijayati, L. D., & Katoningsih, S. (2024). Analisis tingkat efektivitas penggunaan media audio visual dalam meningkatkan daya ingat anak TK Yaa Bunayya Madiun. Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti, 11(2), 234–245.
Yuningsih, S. H., & Jaizul, A. (2025). Increasing students’ creativity and environmental awareness through recycling craft training at Tanjungjaya village elementary school. International Journal of Research in Community Services, 6(2), 102–106. https://doi.org/10.46336/ijrcs.v6i2.941
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Rina Lisnawati, Sri Katoningsih, Syed Lamsah Syed Chear

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:

