- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the works authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journals published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
Analisis Kesesuaian Media Cerita Rakyat Digital dengan Kebutuhan Literasi Emergen
DOI:
https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i5.5000Keywords:
media digital cerita rakyat literasi emergen anak usia diniAbstract
Orang tua dan guru belum mampu memanfaatkan media digital secara maksimal untuk mengembangkan literasi emergen anak karena banyak faktor salah satunya terkait media digital yang digunakan. Penelitian ini berupaya untuk menganalisis data bentuk cerita rakyat dalam media digital dan data kesesuaian media digital tersebut dengan kebutuhan literasi emergen. Untuk mendapatkan data tersebut, penelitian ini menggunakan mix method research (MMR) dengan tipe Exploratory. Data dalam penelitian ini berupa media digital berbasis Android. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa mayoritas cerita rakyat sudah sesuai dengan kebutuhan literasi emergen, namun aspek mendasar dari literasi emergen mengenai penyajian kalimat dalam cerita masih perlu perbaikan. Selain itu, penggolongan level membaca dan usia penting dimunculkan dalam media digital untuk memberikan pesan kepada pengguna agar dapat memilih media digital sesuai dengan level dan usianya. Hasil penelitian ini merekomendasikan pentingnya penyajian cerita rakyat dalam bentuk media digital agar dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh guru dan orang tua dalam membacakan cerita rakyat.
Downloads
References
Asip, M., Muktadir, A., & Koto, I. (2019). Pengembangan Bahan Ajar Bahasa Indonesia Berbasis Cerita Rakyat Untuk Mendukung Gerakan Literasi Sekolah Di Kelas Rendah. Jurnal Pembelajaran Dan Pengajaran Pendidikan Dasar, 2(1), 83–97. https://doi.org/10.33369/dikdas.v2i1.8689
Baker, J. N., Rivera, C., Devine, S., & Mason, L. (2019). Teaching Emergent Literacy Skills to Students With Autism Spectrum Disorder. Intervention in School and Clinic, 54(3), 166–172. https://doi.org/10.1177/1053451218767907
Chaer, A. (2003). Linguistik umum. Rineka Cipta.
Chaer, A. (2012). Folklor Betawi. Masup Jakarta.
Danandjaja, J. (2002). Folklor Indonesia: Ilmu Gosip, Dongeng, dan lain-lain. Pustaka Utama Grafiti.
Darihastining, S., Aini, S. N., Maisaroh, S., & Mayasari, D. (2020). Penggunaan Media Audio Visual Berbasis Kearifan Budaya Lokal pada Anak Usia Dini. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(2), 1594–1602. https://doi.org/10.31004/obsesi.v5i2.923
Dewi, N. K., & Apriliani, E. I. (2019). Pembiasaan Penggunaan Bahasa Jawa pada Anak Usia Dini di PAUD Al-Falah Kecamatan Ungaran Timur Kabupaten Semarang. Indonesian Journal of Early Childhood: Jurnal Dunia Anak Usia Dini, 1(2), 84. https://doi.org/10.35473/ijec.v1i2.368
Dewita, S., & Nasution, M. I. (2019). Struktur dan Fungsi Sosial Cerita Rakyat Batu Baimpik di Nagari Parambahan Solok. Jurnal Bahasa Dan Sastra, 7(3), 258–266. http://ejournal.unp.ac.id/index.php/ibs/article/view/108882
Eutsler, L., Mitchell, C., Stamm, B., & Kogut, A. (2020). The influence of mobile technologies on preschool and elementary children’s literacy achievement: a systematic review spanning 2007–2019. Educational Technology Research and Development, 68(4), 1739–1768. https://doi.org/10.1007/s11423-020-09786-1
Fajriyah, L. (2007). Gambaran perkembangan literasi emergen anak taman kanak- kanak dengan alat ukur adaptasi. Proceeding of The ICECRS, 13. http://ojs.umsida.ac.id/index.php/icecrs/article/view/1394
Haryadi, T., & Ulumuddin, D. I. I. (2018). Penanaman Nilai dan Moral pada Anak Sekolah Dasar dengan Pendekatan Storytelling Melalui Media Komunikasi Visual. ANDHARUPA: Jurnal Desain Komunikasi Visual & Multimedia, 2(01), 56–72. https://doi.org/10.33633/andharupa.v2i01.1018
Heilmann, J. J., Moyle, M. J., & Rueden, A. M. (2018). Using Alphabet Knowledge to Track the Emergent Literacy Skills of Children in Head Start. Topics in Early Childhood Special Education, 38(2), 118–128. https://doi.org/10.1177/0271121418766636
Hidayatullah, S. (2020). Religiositas Masyarakat Betawi Dalam Folklor. Aksara, 32(1), 79–94. https://doi.org/10.29255/aksara.v32i1.478.79-94
Hidayatullah, S., Syihabuddin, S., & Damayanti, V. (2021). Analisis Kebutuhan Media Literasi Berbasis Digital pada Anak Usia Dini. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(3), 1190–1196. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i3.1183
Hillman, M., & Marshall, J. (2009). Evaluation of digital media for emergent literacy. Computers in the Schools, 26(4), 256–270. https://doi.org/10.1080/07380560903360186
Himawan, R., Riefda Arya Kelana, & Satiaji, I. M. (2021). Nilai Pendidikan Karakter Dalam Cerita Rakyat Asal-usul Upacara Bekakak di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Imajeri: Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 3(2), 168–175. https://doi.org/10.22236/imajeri.v3i2.6202
Karima, R., & Kurniawati, F. (2020). Kegiatan Literasi Awal Orang Tua pada Anak Usia Dini. Al-Athfal : Jurnal Pendidikan Anak, 6(1), 69–80. https://doi.org/10.14421/al-athfal.2020.61-06
Kemendikbud. (2010). Peraturan menteri pendidikan nasional republik indonesia nomor 137 tahun 2014 tentang standar nasional pendidikan anak usia dini. Jakarta: In Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.
Kepala Pusat Kurikulum dan Perbukuan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2018). Panduan Perjenjangan Buku Nonteks Pelajaran bagi Pengguna Perbukuan (pp. 12–18). Pusat Kurikulum dan Perbukuan.
Kurniawaty, R. (2020). Membentuk Karakter Anak Usia Dini dengan Mengenalkan Cerita Rakyat. JCE (Journal of Childhood Education), 4(1), 75. https://doi.org/10.30736/jce.v3i2.94
Mahdalena, V., & Handayani, L. (2020). Sosialisasi Gerakan Cuci Tangan dengan Media Audio Visual sebagai Pencegahan Covid-19 di PAUD Srikandi. Jurnal IKRAITH-ABDIMAS, 3(3), 120–129. https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/IKRAITH-ABDIMAS/article/view/772
Mukherjee, A., & Kamarulzaman, N. H. (2016). Mixed Method Research. In Jurnal Kesehatan Masyarakat (Vol. 6, Issue 1, pp. 39–64). https://doi.org/10.4018/978-1-5225-0007-0.ch003
Munthe, A. P., & Halim, D. (2019). Pendidikan Karakter Bagi Anak Usia Dini Melalui Buku Cerita Bergambar. Satya Widya, 35(2), 98–111. https://doi.org/10.24246/j.sw.2019.v35.i2.p98-111
Neumann, M. M., & Neumann, D. L. (2017). The use of touch-screen tablets at home and pre-school to foster emergent literacy. Journal of Early Childhood Literacy, 17(2), 203–220. https://doi.org/10.1177/1468798415619773
Nurgiyantoro, B. (2016a). Sastra Anak: Pengantar Pemahaman Dunia Anak. UGM PRESS.
Nurgiyantoro, B. (2016b). Sastra Anak: Pengantar Pemahaman Dunia Anak. Gadjah Mada University Press.
Parry, B. L., & Taylor, L. (2021). Emergent digital authoring: Playful tinkering with mode, media, and technology. Theory into Practice, 60(2), 148–159. https://doi.org/10.1080/00405841.2020.1857127
Putri, W. D., & Fitria, N. (2021). Pengaruh Video Pembelajaran Cerita dan Lagu terhadap Kemampuan Berbicara Anak. Jurnal Anak Usia Dini Holistik Integratif (AUDHI), 2(2), 102. https://doi.org/10.36722/jaudhi.v2i2.585
Ratnasari, E. M., & Zubaidah, E. (2019). Pengaruh Penggunaan Buku Cerita Bergambar Terhadap Kemampuan Berbicara Anak. Scholaria: Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan, 9(3), 267–275. https://doi.org/10.24246/j.js.2019.v9.i3.p267-275
Roberts, M. J., & Brown, R. (1972). Cognitive Development in Children. British Journal of Educational Studies, 20(2), 238. https://doi.org/10.2307/3120240
Rofi’ah, S., Setyowati, A., & Itha Idhayanti, R. (2018). Media Gambar Flashcard Dalam Menstimulasi Perkembangan Bahasa Anak Usia 3-4 Tahun. Jurnal Jendela Inovasi Daerah, 1(2), 78–92. https://doi.org/10.56354/jendelainovasi.v1i2.19
Rosada, U. D. (2016). Memperkuat Karakter Anak melalui Dongeng berbasis Media Visual. Children Advisory Research and Education), 04(1), 42–49. http://e-journal.unipma.ac.id/index.php/JPAUD/article/view/583
Rowe, D. W., & Miller, M. E. (2016). Designing for diverse classrooms: Using iPads and digital cameras to compose eBooks with emergent bilingual/biliterate four-year-olds. Journal of Early Childhood Literacy, 16(4), 425–472. https://doi.org/10.1177/1468798415593622
Salehudin, M. (2020). Literasi Digital Media Sosial Youtube Anak Usia Dini. Jurnal Ilmiah Potensia, 5(2), 106–115. https://doi.org/10.33369/jip.5.2
Sari, B., Takacs, Z. K., & Bus, A. G. (2019). What are we downloading for our children? Best-selling children’s apps in four European countries. Journal of Early Childhood Literacy, 19(4), 515–532. https://doi.org/10.1177/1468798417744057
Sidik, U. (2020). Kesesuaian Bahan Bacaan Literasi Emergen dengan Pembaca Sasaran. Widyaparwa, 48(2), 257–268. https://doi.org/10.26499/wdprw.v48i2.609
Syuhada, Murtadlo, A., & Rokhmansyah, A. (2018). Nilai Dalam Cerita Rakyat Suku Dayak Tunjung Tulur Aji Jangkat Di Kutai Barat: Kajian Folklor. Ilmu Budaya (Jurnal Bahasa, Sastra, Seni Dan Budaya), 2(2), 188–195. https://e-journals.unmul.ac.id/index.php/JBSSB/article/view/1093
Triaristina, A., & Mukhlis, H. (2019). Implemetasi Pendidikan Karakter Melalui Media Dongeng Berbasis Visual Pada Anak Usia 4-6 Tahun. Journal of Psychological Perspective, 1(1), 35–40. https://doi.org/10.47679/jopp.1162019
Zati, V. D. A. (2018). Upaya Untuk Meningkatkan Minat Literasi Anak Usia Dini. Bunga Rampai Usia Emas, 4(1), 18–21. https://jurnal.unimed.ac.id/2012/index.php/jhp/article/view/11539


