- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the works authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journals published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
Meningkatkan Percaya Diri Anak dengan Permainan Ular Tangga Edukasi
DOI:
https://doi.org/10.31004/obsesi.v4i2.405Keywords:
percaya diri permainan ular tangga anak usia diniAbstract
Percaya diri sangat penting bagi seorang individu terkhusus untuk anak usia dini, seorang anak yang memiliki rasa percaya diri tinggi akan memiliki rasa optimis yang tinggi dalam mencapai sesuatu keinginan sehingga akan mendapatkan hasil yang sesuai dengan yang diharapkan. Salah satu solusi yang tepat bagi anak kurang percaya diri adalah dengan memberikan suatu permainan. Ketika melakukan observasi di TK Aisyiyah ditemui beberapa anak yang kurang percaya diri, malu ketika maju ke depan kelas, dan jarang bergaul dengan teman sebaya. Dengan demikian memberikan atau mengaplikasikan permainan ular tangga dapat melatih dan mengajak anak untuk mengembangkan percaya diri anak. Terbukti dengan hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan menggunakan metode permainan ular tangga edukasi dapat meningkatkan percaya diri anak. Pada saat dilakukan observasi pratindakan, kepercayaan diri anak sebesar 39,50%. Pada Siklus I sebesar 51,08% meningkat 11,75%, dan pada Siklus II sebesar 80,16% meningkat 29,08%. Perolehan persentase tersebut menunjukkan bahwa percaya diri anak Kelompok A TK Aisyiyah Bustanul Athfal Provinsi Bengkulu dengan kriteria baik telah mencapai indikator keberhasilan sebesar 75% dan rata-rata kelas mencapai 80%. Dari hasil yang ditemukan implikasi penelitian ini adalah kegiatan bermian ular tangga edukasi dapat dijadikan salah satu alternatif pendekatan untuk meningkatkan percaya diri anak.
Downloads
References
Crain, W. (2015). Theories of Development: Concepts and Applications. https://doi.org/10.4324/9781315662473
Dorak, F. (2011). Self-esteem and Body Image of Turkish Adolescent Girls. Social Behavior and Personality: An International Journal, 39(4), 553–561. https://doi.org/10.2224/sbp.2011.39.4.553
Federičová, M., Pertold, F., Smith, M. L., Federičová, M., Pertold, F., & Children, M. L. S. (2017). Children left behind : self-confidence of pupils in competitive environments environments. 5292(October). https://doi.org/10.1080/09645292.2017.1395811
Goel, M., & Aggarwal, P. (2012). A comparative study of self confidence of single child and child with sibling. International Journal of Research in Social Sciences, 2(3), 89.
Goleniowska, H. (2014). The importance of developing confidence and self-esteem in children with a learning disability. Advances in Mental Health and Intellectual Disabilities, 8(3), 188–191. https://doi.org/10.1108/AMHID-09-2013-0059
Kadek Suhardita. (2011). Efektivitas Penggunaan Teknik Permainan dalam Bimbingan Kelompok untuk Meningkatkan Kepercayaan Diri Siswa. Edisi Khusus, (1), 127–138.
Li, L. (2018). Using game-based training to improve students ’ assessment skills and intrinsic motivation in peer assessment. Innovations in Education and Teaching International, 00(00), 1–11. https://doi.org/10.1080/14703297.2018.1511444
Mayesky, M. (2015). Creative Activities and Curriculum For Young Children (11th ed.). USA: CENGAGE learning.
Ningtyas, D. P. (2018). Peningkatan Kemampuan Memori Anak pada Konsep Angka Melalui Permainan Ular Tangga. AWLADY : Jurnal Pendidikan Anak, 4(2), 180. https://doi.org/10.24235/awlady.v4i2.2949
Olivantina, R. A., Olivantina, O., & Suparno, S. (2018). Peningkatan Kepercayaan Diri Anak melalui Metode Talking Stick. JPUD - Jurnal Pendidikan Usia Dini, 12(2), 331–340. https://doi.org/10.21009/JPUD.122.14
Sheth, J. R. (2014). Snake and ladder based algorithm for steganographic application of specific streamline bits on prime gap method. 2014 International Conference on Control, Instrumentation, Communication and Computational Technologies (ICCICCT), 12–16. https://doi.org/10.1109/ICCICCT.2014.6992921
Tarwiyah, T., & Musik, J. (2014). CICI PUTRI DAN ULABANG / WAK WAK GUNG :
Usta, H. G. (2017). Examination of the Relationship between TEOG Score Transition (from Basic to Secondary Education), Self-Confidence, Self-Efficacy and Motivation Level. Journal of Education and Practice, 8(6), 36–47.
Warburton, J., & Madge, C. (1994). The snakes and ladders of research: using a board game to teach the pitfalls of undergraduate research design. Journal of Geography in Higher Education, 18(2), 237–244. https://doi.org/10.1080/03098269408709263
Warman, D. (2013). Hubungan Percaya Diri Siswa dengan Hasil Belajar Geografi Kelas XI IPS di SMA Negeri 1 Bayang Kabupaten Pesisir Selatan. Jurnal Pendidikan,(Online), 4(1).
Wulan, S. (2015). Alat Permainan Edukatif Anak Usia Dini. Depok: CV. Arya Duta.


