- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the works authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journals published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
Pengembangan Teknologi Digital Cerita Sains Terintegrasi Kearifan lokal untuk Anak Usia Dini
DOI:
https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i6.3640Keywords:
kearifan lokal pembelajaran sains teknologiAbstract
Pembelajaran sains belum terlaksana dengan optimal di TK. Salah satu penyebabnya adalah belum tersedianya media pembelajaran yang dapat memfasilitasi anak untuk belajar sains. Tujuan penelitian ini adalah memperoleh data hasil analisis kebutuhan yang merupakan acuan untuk mengembangkan media pembelajaran sains yaitu cerita sains bergambar terintegrasi kearifan lokal berbasis teknologi untuk anak usia dini.   Penelitian ini merupakan preliminary research yang merupakan bagian dari penelitian Research and Development model ADDIE, yakni fase analisis. Penelitian pada fase analisis ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, yakni dengan melakukan analisis kebutuhan yang menjadi dasar pengembangan produk berupa cerita sains berbasis budaya lokal. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dan analisis dokumen berupa kurikulum.  Subyek penelitian ini adalah anak TK Al-Huffazh. Dari penelitian ini diperoleh hasil analisis peserta didik, analisis kurikulum, dan anilisis pembelajaran sains.
Downloads
References
Abdul, N., Noor, R., Mohd, A., Sopia, Y., & Yassin, M. (2018). Science Process Skills In Pre-Schoolers Through Project Approach. International Journal for Studies on Children, Women, Elderly And Disabled, 5, 104-114. https://www.ijcwed.com/wp-content/uploads/2018/08/IJCWED5_201.pdf
Awaluddin, A., Ramadan, F., Charty, F. A. N., Salsabila, R., & Firmansyah, Mi. (2021). Peran Pengembangan dan Pemanfaatan Teknologi Pendidikan dan Pembelajaran Dalam Meningkatkan Kualitas Mengajar. Jurnal PETISI (Pendidikan Teknologi Informasi), 2(2), 48–59. https://doi.org/10.36232/jurnalpetisi.v2i2.1241
Eliza, D. (2017). Pengembangan Model Pembelajaran Karakter Berbasis Cerita Tradisional Minangkabau Untuk Anak Usia Dini. PEDAGOGI: Jurnal Anak Usia Dini dan Pendidikan Anak Usia Dini, 3(3b), 153-163. http://journal.um-surabaya.ac.id/index.php/Pedagogi/article/view/1072
Fleer, M., Gomes, J., & March, S. (2014). Science learning affordances in preschool environments. Australasian Journal of Early Childhood, 39(1), 38–48. https://doi.org/10.1177/183693911403900106
Izzuddin, A. (2019). Sains dan Pembelajarannya pada Anak Usia Dini. Bintang: Jurnal Pendidikan dan Sains, 1(3), 353–365. https://ejournal.stitpn.ac.id/index.php/bintang/article/view/714
Marni, S., & Eliza, D. (2022). Pengenalan sains dan literasi berbasis budaya alam Minangkabau dalam pembelajaran anak usia dini. Zifatama Jawara.
Mayer, R. E. (2001). Applying the Science of Learning: Evidence-Based Principles for the Design of Multimedia Instruction. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/19014238
Mulyeni, T., Jamaris, M., & Suprjyati, Y. (2019). Improving Basic Science Process Skills Through Inquiry-Based Approach in Learning Science for Early Elementary Students. Journal of Turkish Science Education, 16(2), 187–201. https://www.tused.org/index.php/tused/article/view/89
Pakombwele, A., & Tsakeni, M. (2022). The Teaching of Science Process Skills in Early Childhood Development Classrooms. Universal Journal of Educational Research, 10(4), 273–280. https://doi.org/10.13189/ujer.2022.100402
Salsabila, U. H., Sari, L. I., Lathif, K. H., Lestari, A. P., & Ayuning, A. (2020). Peran Teknologi Dalam Pembelajaran Di Masa Pandemi Covid-19. Al-Mutharahah: Jurnal Penelitian Dan Kajian Sosial Keagamaan, 17(2), 188–198. https://doi.org/10.46781/al-mutharahah.v17i2.138
Sari, M. Z., Fitriyani, Y., & Gunawan, I. (2022). Strategi belajar mengajar. Perkumpulan Rumah Cemerlang Indonesia.
Silay, I., & Çelik, P. (2013). Evaluation of Scientific Process Skills of Teacher Candidates. Procedia - Social and Behavioral Sciences, 106, 1122–1130. https://doi.org/10.1016/j.sbspro.2013.12.126
Susanto, H., & Akmal, H. (2019). Media Pembelajaran Sejarah Era Teknologi Informasi (Konsep Dasar, Prinsi Aplikatif, dan Perancangannya). FKIP Universitas Lambung Mangkurat. http://eprints.ulm.ac.id/8313
Trundle, K., & Saçkes, M. (2015). Research in Early Childhood Science Education. https://doi.org/10.1007/978-94-017-9505-0
Wijaya, K. W. B., & Dewi, P. A. S. (2021). Pembelajaran Sains Anak Usia Dini dengan Model Pembelajaran Children Learning In Science. Jurnal Studi Guru Dan Pembelajaran, 4(1), 142–146. https://doi.org/10.25078/pw.v6i1.2085


