- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the works authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journals published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
Storytelling Berbasis Gurindam 12: Penguatan Dimensi Keimanan dan Kemandirian Anak Usia Dini
DOI:
https://doi.org/10.31004/obsesi.v10i4.8325Keywords:
Gurindam Dua Belas keimanan kemandirian storytelling pendidikan karakterAbstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan metode storytelling berbasis Gurindam Dua Belas dalam penguatan dimensi keimanan dan kemandirian anak usia dini. Penelitian dilatarbelakangi oleh implementasi pendidikan karakter yang masih bersifat normatif dan belum optimal memanfaatkan kearifan lokal sebagai sumber pembelajaran kontekstual. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan partisipan anak usia 5–6 tahun sebanyak dua puluh satu anak sebagai sampel partisipan. Teknik pengumpulan data mencakup observasi terstruktur, wawancara semi-terstruktur, serta dokumentasi. Selanjutnya, data yang diperoleh dianalisis melalui model analisis interaktif yang mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa storytelling berbasis Gurindam Dua Belas mampu menginternalisasikan nilai religius melalui pembiasaan doa, rasa syukur, dan kesadaran ketuhanan. Selain itu, kegiatan ini meningkatkan regulasi diri, tanggung jawab, serta keberanian anak dalam mengambil keputusan sederhana. Integrasi kearifan lokal melalui storytelling terbukti menjadi strategi pedagogis kontekstual dan reflektif yang efektif dalam memperkuat pembentukan karakter sesuai Profil Lulusan PAUD.
Downloads
References
Ansori, Y. Z. (2022). Strategi pendidik dalam menumbuhkan karakter jujur pada anak usia dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(1), 261–270. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i1.1208
Creswell, J. W., & Hirose, M. (2019). Mixed methods and survey research in family medicine and community health. Family Medicine and Community Health, 7(2), Article e000086. https://doi.org/10.1136/fmch-2018-000086
Dewi, I. K., Haryati, E., & Chandra, A. (2023). Storytelling dan pembentukan karakter anak usia dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(5), 5531–5538. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i5.5162
Fani, A. A., Kallabe, N., & Fauzi, M. (2025). Relevansi Gurindam Dua Belas dalam pendidikan agama Islam: Pemikiran Raja Ali Haji untuk generasi Alpha. PENDAS: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(4). https://doi.org/10.23969/jp.v10i04.37835
Fitrah, Y. (2017). Keberadaan Raja Ali Haji pada karya Gurindam Dua Belas dalam menjaga kepribadian melalui penanaman nilai-nilai moral. Titian: Jurnal Ilmu Humaniora, 1(1), 1–14. https://doi.org/10.22437/titian.v1i1.3966
Halkis, M. (2022). The concept of ukhuwah wathoniah in the Gurindam 12 poems by Raja Ali Haji. Ibda: Jurnal Kajian Islam dan Budaya, 20(1), 85–99. https://doi.org/10.24090/ibda.v20i1.6668
Illahi, S. R., & Zulkifli, H. N. (2022). Analyze of independence of children aged 5–6 years in early childhood education. International Journal of Early Childhood Studies, 5(2), 115–124. https://doi.org/10.31004/ijecs.v5i2.2145
Isbell, R., Sobol, J., Lindauer, L., & Lowrance, A. (2004). The effects of storytelling and story reading on the oral language complexity and story comprehension of young children. Early Childhood Education Journal, 32(3), 157–163. https://doi.org/10.1023/B:ECEJ.0000048967.94189.a3
Islamiah, F., Fridani, L., & Supena, A. (2019). Konsep pendidikan hafidz Qur’an pada anak usia dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(1), 30–38. https://doi.org/10.31004/obsesi.v3i1.132
Kamaruddin, M. Y., HF, A. D., & Lesbatta, D. (2025). Enhancing children’s storytelling skills through a picture story approach. Journal of Islamic Education Students (JIES), 5(2), 300–308. https://doi.org/10.31958/jies.v5i2.15445
Lestari, S., & Fathiyah, K. N. (2023). Analisis pembelajaran dalam meningkatkan kemandirian pada anak usia 5–6 tahun. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(1), 398–405. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i1.3693
Malik, A., Shanty, I. L., Testy, F., & Loren, A. (2022). Religious character values in the works of Raja Ali Haji. EAI Proceedings. https://doi.org/10.4108/eai.3-11-2021.2314789
Mayar, F., Natari, R., Cendana, H., Sativa, B. R., & Aprilia, S. (2022). Peran dongeng dalam meningkatkan kreativitas anak usia dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(5), 4600–4607. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i5.2615
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.
Mujtahidin, S., & Fitriani, L. (2024). Implementasi storytelling digital berbasis kearifan lokal untuk menanamkan nilai karakter pada anak usia dini. Early Childhood Education and Development Journal, 20(3), 210–220. https://doi.org/10.29408/edc.v20i3.32422
Nada, A. Q., & Karyawati, L. Q. (2025). Storytelling to increase early childhood responsibility in RA Ar-Raihan. Al-Ulum: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Islam, 12(4), 407–412. https://doi.org/10.31102/alulum.12.4.2025.407-412
Nurfadilah. (2023). Pendidikan karakter integritas subnilai kejujuran dalam Gurindam Dua Belas. Pena: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra, 13(2). https://doi.org/10.22437/pena.v13i2.31575
Nurmiyanti, N., Faizah, H., & Auzar, A. (2023). Pembentukan karakter siswa melalui pembelajaran Gurindam 12 Raja Ali Haji. Jurnal Pendidikan dan Konseling, 5(1), 2373–2379. https://doi.org/10.31004/jpdk.v5i1.11330
Rahiem, M. D. H., Abdullah, N. S. M., & Rahim, H. (2020). Stories and storytelling for moral education: Kindergarten teachers’ best practices. Journal of Early Childhood Education, 2(1), 1–15. https://doi.org/10.15408/jece.v2i1.15511
Rakhmawati, S., Baehaqi, S., & Abidin, Z. (2024). Improving early childhood character through strengthening the implementation of character education. Bulletin of Science Education, 4(3), 403–411. https://doi.org/10.51278/bse.v4i3.1658
Rasmini, N. W., & Karta, I. W. (2022). Analysis of the impact of storytelling methods on early childhood religion and moral development. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(3), 1147–1157. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i3.1719
Rohmat, J. (2023). The role of folklore in building character and early childhood language skills. Childhood Education Journal, 2(2), 85–93. https://doi.org/10.53961/childom.v2i2.190
Sari, D. M., & Muthohar, S. (2025). Implementasi metode bercerita interaktif untuk mengembangkan kemampuan berbicara anak usia dini. Paudia, 14(2), 226–241. https://doi.org/10.26877/paudia.v14i2.1573
Sasimarni, D., Elfitra, L., Loren, F. T. A., Suhardi, & Zaitun. (2023). Nilai pendidikan karakter dalam kumpulan cerita rakyat dari Bintan Kepulauan Riau. Jurnal Idiomatik, 7(2), 85–96. https://doi.org/10.46918/idiomatik.v7i2.2325
Siregar, H., Pertiwi, F., & Maysara, S. R. (2024). The meaning of local wisdom in early childhood teachers’ experiences. Al-Athfaal: Jurnal Ilmiah Pendidikan Anak Usia Dini, 8(2), 123–134. https://doi.org/10.24042/al-athfaal.v8i2.29127
Ulfah, S. M., Asdar, A., & Nurdiyah, N. (2023). Penggunaan metode bercerita berbasis kearifan lokal untuk meningkatkan karakter tanggung jawab anak. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(5), 5351–5358. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i5.3737
Zhou, X. (2024). Sociocultural theory in early childhood education. Advances in Social Science and Education Research, 51, 190–196. https://doi.org/10.54254/2753-7048/51/20240981
Zulya, G. S., Jayadinata, A. K., & Ardiyanti, D. (2026). Integrasi pendidikan karakter dalam pembelajaran PAUD untuk mengembangkan emosi positif anak. Ganaya: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 9(1), 19–27. https://doi.org/10.37329/ganaya.v9i1.5039
Downloads
Published
Indexing Check
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Maria Safriana (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:


