- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the works authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journals published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
Kemandirian dan Kedisplinan Anak yang Diasuh oleh Orangtua Pengganti
DOI:
https://doi.org/10.31004/obsesi.v3i2.245Keywords:
kemandirian kedisplinan anak usia dini parenting orangtua penggantiAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mencermati kemandirian dan kedisplinan anak usia 4-6 tahun yang diasuh oleh orangtua pengganti. Subyek penelitian adalah kakek dan nenek yang berperan sebagai orangtua pengganti. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dokumentasi dan hasil catatan lapangan. Teknik analisis data yang digunakan adalah model Campbell. Pemeriksaan keabsahan data dilakukan dengan perpanjangan keikutsertaan, ketekunan pengamatan dan triangulasi. Temuan hasil penelitian menunjukkan bahwa kemandirian dan kedisplinan pada anak usia 4-6 tahun di dibentuk oleh pola pengasuhan orangtua pengganti. Orangtua pengganti menanamkan sikap mandiri kepada anak membiarkan anak melakukan aktivitas sehari-harinya sendiri seperti makan, mandi, me rapihkan tempat tidur, memakai seragam, memakai sepatu dan kesekolahpun sendiri. Kesimpulannya bahwa anak yang mandiri dan disiplin tidak bisa terbentuk sendiri atau tidak terjadi begitu saja tanpa adanya stimulasi dari orangtua.
Downloads
References
Alberto, A., Cuervo, V., & Nieblas, C. A. (2018). CR. Children and Youth Services Review, #pagerange#. https://doi.org/10.1016/j.childyouth.2018.10.015
Beazley, H., Butt, L., & Ball, J. (2018). “Like it, don”t like it, you have to like it’: children’s emotional responses to the absence of transnational migrant parents in Lombok, Indonesia. Children’s Geographies, 16(6), 591–603. https://doi.org/10.1080/14733285.2017.1407405
Belleau, L. (2013). The Impact of Parental Separation on Young Children ’ s Mental Health, 6(September).
Breheny, M., Stephens, C., & Spilsbury, L. (2013). Involvement without interference: How grandparents negotiate intergenerational expectations in relationships with grandchildren. Journal of Family Studies, 19(2), 174–184. https://doi.org/10.5172/jfs.2013.19.2.174
Coore Desai, C., Reece, J. A., & Shakespeare-Pellington, S. (2017). The prevention of violence in childhood through parenting programmes: a global review. Psychology, Health and Medicine, 22, 166–186. https://doi.org/10.1080/13548506.2016.1271952
Edwards, O. W. (2018). School perceptions of children raised by grandparents. Journal of Applied School Psychology, 34(1), 86–100. https://doi.org/10.1080/15377903.2017.1403401
Fitria, N. (2016). Pola Asuh Orang Tua Dalam Mendidik Anak Usia Prasekolah Ditinjau Dari Aspek Budaya Lampung. Jurnal Fokus Konseling, 2(2), 99–115. https://doi.org/32536457784
Froiland, J. M. (2013). Parents ’ Weekly Descriptions of Autonomy Supportive Communication : Promoting Children ’ s Motivation to Learn and Positive Emotions. https://doi.org/10.1007/s10826-013-9819-x
Gottzén, L., & Sandberg, L. (2017). Creating safe atmospheres? Children’s experiences of grandparents’ affective and spatial responses to domestic violence. Children’s Geographies, 3285, 1–13. https://doi.org/10.1080/14733285.2017.1406896
Hasbullah. (2012). dasar-dasar ilmu pendidikan. Jakarta: PT.RajaGrfindo Persada.
Hasnida. (2015). Analisis Kebutuhan Anak Usia Dini. Jakarta: Luxima.
John W.Santrock. (2011). Perkembangan Anak. (T. S. G. B, Ed.) (7 Jilid 2). Jakarta: Erlangga.
Kasmadi. (2013). Membangun Soft Skill Anak-anak Hebat. Bandung: Alfabeta.
Margaretha, L., Kurniah, N., Dharmayana, I. W., Sasongko, R. N., & Lutfi, M. (2018). The Influence of Parents ’ Parenting Style towards the Independence of Preschool Children, 11(August). https://doi.org/10.17485/ijst/2018/v11i29/128245
Nova Ardy Wiyani. (2012). Bina Karakter Anak Usia Dini: Panduan Orang Tua dan Guru dalam Membentuk Kemandirian dan Kedisiplinan Anak Usia Dini. Yogyakarta: AR-RUZZ MEDIA.
Shakya, H. B., Usita, P. M., Eisenberg, C., Weston, J., & Liles, S. (2011). Journal of Gerontological Social Work Family Well-Being Concerns of Grandparents in Skipped Generation Families Family Well-Being Concerns of Grandparents, (August 2013), 37–41. https://doi.org/10.1080/01634372.2011.620072
Sherr, L., Roberts, K. J., Hothi, S., & Balchin, N. (2018). Never too old to learn - Parenting interventions for grandparents–A systematic review. Cogent Social Sciences, 4(1), 1–22. https://doi.org/10.1080/23311886.2018.1508627
Statham, J. (2011). Grandparents providing child care Briefing Paper, (10).
Suparmi, S., Ekowarni, E., Adiyanti, M., & Helmi, A. F. (2018). Pengasuhan sebagai Mediator Nilai Anak dalam memengaruhi Kemandirian Anak dengan Down Syndrom. Jurnal Psikologi, 45(2), 141. https://doi.org/10.22146/jpsi.34716
Tan, J., Buchanan, A., & Griggs, J. (2009). Grandparenting and Adolescent Adjustment in Two-Parent Biological , 23(1), 67–75. https://doi.org/10.1037/a0014383
Tegariyani, S., & Santoso, P. (2018). Mom Worked : Patterns of Parenting and Attachment by Children, 244(Ecpe), 189–192.
Yuliani Nurani Sujiono. (2009). Konsep Dasar Pendidikan Anak Usia Dini. Jakarta: PT Macana Jaya Cermelang,.


