Pengembangan Media Boardgame Multikultural AUD Ethnic Enclave Kota Lama melalui Desain Iteratif

Authors

  • Roostrianawahti Soekmono Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Universitas Trilogi
  • Erik Armayuda Desain Komunikasi Visual, Universitas Trilogi
  • Duana Fera Risina Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Universitas Trilogi

DOI:

https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i3.1904

Keywords:

boardgame multikultural, ethnic enclave kota lama, kesadaran keberagaman, desain iteratif.

Abstract

Bangsa Indonesia merupakan masyarakat multikultural sehingga sikap toleransi sangat penting. Tema multikultural Ethnic Enclave Kota Lama pada penelitian sebelumnya dapat meningkatkan kesadaran tentang keberagaman Anak Usia Dini (AUD), sebagai pondasi sikap toleransi. Keterbatasan media pembelajaran Pendidikan multikultural, mendorong penelitian ini dilakukan untuk mengembangkan Board Game multikultural Etnic Enclave Kota Lama. Pendekatan penelitiannya menggunakan Penelitian dan Pengembangan dengan tiga langkah yaitu: (1) Penelitian pendahuluan, (2) pengembangan Board Game melalui proses Iteration Design yaitu desain prototipe, tes bermain pada uji coba prototipe 2 anak dan uji coba kelompok kecil pada 8 anak usia 5-6 tahun dan umpan balik berdasarkan intrumen observasi kesadaran tentang keberagaman,  (3) tes validasi Board Game menggunakan intrumen validasi elemen dan mekanik boardgame. Hasil penelitian berupa media boardgame multikultural ethnic enclave Kota Lama yang dapat meningkatkan kesadaran tentang keberagaman berupa identifikasi nama dan ciri-ciri suku serta budaya melalui benda budaya di dalam bangunan di Kota Lama.  

Downloads

Download data is not yet available.

References

Akmal, H. A., & Coulton, P. (2019). Research Through Board Game Design. Proceedings of RTD 2019, (March). https://doi.org/10.6084/m9.figshare.7855808.v1

Banks, J. A. C. A. M. G. B. (2015). Multicultural Education: Issues and Perspectives, 9th Edition 9th Edition, Kindle Edition. In New Jersey: John Wiley and Sons.

Chatfield, T. (2011). Fun Inc.: Why Games Are the 21st Century's Most Serious Business (Internatio). Retrieved from http://www.mindnote.nl/tag/tom-chatfield/

Chiong, M. C., Artawan, C. A., Wahyudi, A. T., Studi, P., Komunikasi, D., Seni, F., … Siwalankerto, J. (2018). Perancangan Board Game Pembelajaran Bagi Perkembangan Karakter Anak Usia 4-6 Tahun. Jurnal DKV Adiwarna, 1(12), 1-9. Retrieved from http://publication.petra.ac.id/index.php/dkv/article/view/7368/6682

Hendro, E. P. (2015). Pelestarian Kawasan Konservasi di Kota Semarang. Jurnal Konservasi Cagar Budaya, 9(1), 17-28. https://doi.org/10.33374/jurnalkonservasicagarbudaya.v9i1.159

Hunsucker, A. J. (2016). Board Games as a Platform For Collaborative Learning. Meaningful Play 2016 Conference, (October), 1-31. Retrieved from https://www.researchgate.net/ publication/309385174

Kosa, M., & Yilmaz, M. (2017). The Design Process of a Board Game for Exploring the Territories of the United States. Press Start, 4(1), 36-52. Retrieved from http://press-start.gla.ac.uk/index.php/press-start/article/view/67

Lassi A. Liikkanen. (2010). Designing a board game as a vehicle for multicultural education. 2010. Retrieved from https://l.kryptoniitti.com/lassial/files/publications/100609Designing_ board_game.pdf

Livikacansera, S. (2012). Permainan Tertua di Dunia Ternyata Bagian dari Peradaban Islam.

Mahfud. (2013). Pendidikan Multikultural. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Mubah, A. S. (2011). Revitalisasi Identitas Kultural Indonesia di Tengah Upaya Homogenisasi Global. Jurnal Global Dan Strategis, Vol 5(No 3), 251-260. https://doi.org/10.1108/ 20466091211287128

Murtiningsih, S. (2012). Pendidikan Multikultural melalui Dolanan Anak : Studi tentang Dolanan Anak "Sundamanda." 12-13.

Nahak, H. M. . (2019). Upaya Melestarikan Budaya Indonesia Di Era Globalisasi. Jurnal Sosiologi Nusantara, 5(1), 65-76. https://doi.org/10.33369/jsn.5.1.65-76

Rajkovic, A. I., Ruzic, M. S., & Ljujic, B. (2019). Board Games as Educational Media: Creating and Playing Board Games for Acquiring Knowledge of History. Iartem E-Journal, 11(2), 27-29. https://doi.org/10.21344/iartem.v11i2.582

Ramani, G. B., Siegler, R. S., & Hitti, A. (2012). Taking it to the classroom: Number board games as a small group learning activity. Journal of Educational Psychology, 104(3), 661-672. https://doi.org/10.1037/a0028995

Risa Nur Sa'adah. (2020). Metode Penelitian R&D (Research and Development) Kajian Teoritis dan Aplikatif. In Literasi Nusantara (Vol. 1). Literasi Nusantara.

Schell, J. (2015). The Art of Game design: A Book of Lenses (Second). New York: CRC Press Taylor & Francis Group.

Siregar, S. M., & Nadiroh, N. (2017). Peran Keluarga Dalam Menerapkan Nilai Budaya Suku Sasak Dalam Memelihara Lingkungan. Jurnal Green Growth Dan Manajemen Lingkungan, 5(2), 28. https://doi.org/10.21009/jgg.052.04

Soekmono, R. (2017). Program Bahasa Holistik ( Penelitian Pengembangan di Kelompok B Taman Kanak-Kanak Nasima Semarang). Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 11(2), 308-322. https://doi.org/10.21009/JPUD.112.09

Treher, E. N. (2010). Learning with Board Games Tools for Learning and Retention Learning with Board Games.

Usman, A. (2018). Pendidikan Berparadigma Multikultural. Media Indonesia.

Utari. (2017). Meningkatkan Sikap Semangat Nasionalisme Kepada Anak-anak Usia Dini Dengan Mengajarkan Permainan Tradisional di Era Globalisasi. Retrieved from http://semnastafis.unimed.ac.id/wp-content/uploads/2017/11/10.-Utari-ok-Pak-Ridho-namanya-apa-hanya-Utari...pdf

Yoga Agustin, D. S. (2011). Penurunan Rasa Cinta Budaya Dan Nasionalisme Generasi Muda Akibat Globalisasi. Jurnal Sosial Humaniora, 4(2), 177-185. https://doi.org/10.12962/ j24433527.v4i2.632 https://doi.org/10.12962/j24433527.v4i2.632

Downloads

Published

23-11-2021

How to Cite

Soekmono, R., Armayuda, E., & Risina, D. F. (2021). Pengembangan Media Boardgame Multikultural AUD Ethnic Enclave Kota Lama melalui Desain Iteratif. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(3), 1938–1954. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i3.1904

Issue

Section

Articles