- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the works authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journals published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
Pengembangan Lembar Kerja Anak Menggunakan QR Code Pada Materi Sains Anak Usia Dini
DOI:
https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i3.1882Keywords:
lembar kerja anak, QR code, materi sains anak usia diniAbstract
Pelaksanaan pembelajaran dari rumah yang diterapkan pada masa pandemi covid-19 saat ini didominasi dengan penggunaan lembar kerja, namun lembar kerja yang digunakan belum memuat penjelasan singkat terkait materi sains yang akan diajarkan. Untuk itu, peneliti tertarik untuk mengembangkan lembar kerja anak dengan menggunakan teknologi QR code pada materi sains untuk anak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk berupa lembar kerja anak dengan menggunakan teknologi QR code yang valid dan efektif. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan penelitian pengembangan Research & Development (R&D) dari Borg and Gall. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, angket, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data hasil penelitian menggunakan analisis data kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan produk lembar kerja anak menggunakan QR Code dinyatakan valid berdasarkan uji produk awal, produk dinyatakan praktis berdasarkan uji lapangan terbatas dan produk dinyatakan efektif digunakan pada anak kelompok B di PAUD IT Fathiyyah berdasarkan uji lapangan operasional.
Downloads
References
Akbar, S. (2013). Instrumen Perangkat Pembelajaran. PT Remaja Rosdakarya.
Bakri, M. A. (2018). Studi Awal Implementasi Internet Of Things Pada Bidang Pendidikan. JREC (Journal of Electrical and Electronics), 4(1), 18-23. https://doi.org/10.33558/jrec.v4i1.565
Crompton, H., LaFrance, J., & van 't Hooft, M. (2011). QR Codes 101. Learning & Leading with Technology, 39(8), 22-25. http://eric.ed.gov/?id=EJ982842
De Pietro, O. (2013). Authentic and Situated Learning with the Use of an Adaptive Search Engine and a QR-Code in Mobile Mode International. Journal of Digital Literacy and Digital Competenc, 4(3), 19-30. https://doi.org/10.4018/ijdldc.2013070103
Depdiknas. (2008). Panduan Pengembangan Bahan Ajar. Depdiknas.
Emzir. (2017). Metodologi penelitian pendidikan kuantitatif & kualitatif. In Metodologi penelitian pendidikan kuantitatif & kualitatif.
Fatimah, S., Hamdu, G., & Nugraha, A. (2019). Pengembangan Lembar Kerja Siswa Pada Pembelajaran Outdoor Berbasis STEM di Sekolah Dasar. PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 6(1), 101-107.
Hance, T. (2014). A SeQRet Treasure Hunt. Science and Children,. 52(2), 36-41.
https://doi.org/10.2505/4/sc14_052_02_36
Harahap, S. A., Dimyati, D., & Purwanta, E. (2021). Problematika Pembelajaran Daring dan Luring Anak Usia Dini bagi Guru dan Orang tua di Masa Pandemi Covid 19. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(2), 1825-1836. https://doi.org/10.31004/obsesi.v5i2.1013
Hindarti, S. (2021). Pelaksanaan Pembelajaran Pada Program Pendidikan Anak Usia Dini. Universitas Jambi.
Imaduddin, M., Nihayati, L., Nugroho, T. W., Murti, W. B., Sa'adah, L., & Kurniasari, D. (2021). Pendampingan pembuatan alat permainan edukatif topik ekologi berbasis STEAM pada kelompok guru PAUD Kecamatan Temayang Kabupaten Bojonegoro. Transformasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 17(1), 27-37. https://doi.org/10.20414/transformasi.v17i1.2702
Lee, J. K., Lee, I. S., & Kwon, Y. J. (2011). Scan & Learn! Use of quick response codes & smartphones in a biology field study. American Biology Teacher, 73(8), 485-492. https://doi.org/10.1525/abt.2011.73.8.11
Mahoney, J., & Hall, C. (2017). Using technology to differentiate and accommodate students with disabilities. E-Learning and Digital Media, 14(5), 291-303. https://doi.org/10.1177/2042753017751517
Mesiono, M., Vanni, S. O., & Zairina, N. (2020). Pengaruh Penggunaan Media Audio Visual Terhadap Perkembangan Kognitif Anak Usia 5-6 Tahun di TK Dwi Utama Deli Serdang. Jurnal Raudhah, 8(1), 58-68. http://jurnaltarbiyah.uinsu.ac.id/index.php/raudhah/article/view/586
Mousa, A. A., & El-salam, M. A. (2016). Employing QR Code as an Effective Educational Tool for Quick Access to Sources of Kindergarten Concepts. International Journal of Social, Behavioral, Educational, Economic, Business and Industrial Engineering, 10(7), 2162-2165.
Mowafi, Y., Abumuhfouz, I., & Redifer, J. (2019). A Play-Based Interactive Learning Approach for Fostering Counting and Numbers Learning Skills for Early Childhood Education Using QR Codes Mobile Technologies. In Mobile Web and Intelligent Information Systems (pp. 16-26). Springer, Cham. https://doi.org/10.1007/978-3-030-27192-3_2
Mujid, A. (2014). Penilaian Autentik, Proses dan Hasil Belajar. PT Remaja Rosdakarya.
Naibaho, D. P., & Fitriyah, L. (2019). Media Monopoli Tematik Berbasis Qr Code Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Tema Organ Gerak Hewan Dan Tumbuhan Kelas Iv Sd N Bringin 2. Prosiding Seminar Nasional Pagelaran Pendidikan Dasar Nasional (Ppdn) 2019, 1(1), 86-92.
Oh-Young, C. (2021). Utilizing Quick Response Codes to Extend Instruction in Early Childhood Contexts. Young Exceptional Children, 1-12. https://doi.org/10.1177/10962506211006077
Pérez-SanagustÃn, M., Verdugo, R., GarcÃa-Galleguillos, G., & Nussbaum, M. (2016). Using QR codes to increase user engagement in museum-like spaces. Computers in Human Behavior, 60, 73-85. https://doi.org/10.1016/j.chb.2016.02.012
Prastowo, A. (2015). Panduan Kreatif Membuat Bahan Ajar Inovatif. Diva Press.
Purnamasari, R. (2017). Analisis lembar kerja untuk anak usia dini di taman kanak - kanak wilayah banjarejo, boja, kendal skripsi.
Rahmad Putra, Aan Erlansari, D. A. (2020). Rancang Bangun Aplikasi Augmented Reality Media Pembelajaran Rambu Lalu Lintas Pada Anak Usia Dini Dengan Metode Marker Based. Rekursif, 8(1), 71-80.
Ramadhan, S. F., & Setiadarma, W. (2014). Pengembangan Media Lembar Kerja Siswa (LKS) Edukatif untuk Siswa Kelas-B TK Negeri Pembina Prigen. Jurnal Pendidikan Seni Rupa, 2(3), 127-133. https://media.neliti.com/media/publications/247801-pengembangan-media-lembar-kerja-siswa-lk-3e4bcb87.pdf
https://doi.org/10.20527/bipf.v2i2.861
Ransom, M., & Manning, M. (2013). Teaching Strategies: Worksheets, Worksheets, Worksheets. Childhood Education, 89(3), 188-190. https://doi.org/10.1080/00094056.2013.792707
Rikala, J., & Kankaanranta, M. (2012). The use of Quick Response codes in the classroom. CEUR Workshop Proceedings, 955, 148-155.
Roza, M. M. (2012). Pelaksanaan Pembelajaran Sains Anak Taman Kanak-Kanak Aisyiyah Bustanul Athfal 29 Padang. Pesona Paud, 1(1), 1-11.
Shin, D. H., Jung, J., & Chang, B. H. (2012). The psychology behind QR codes: User experience perspective. Computers in Human Behavior, 28(4), 1417-1426. https://doi.org/10.1016/j.chb.2012.03.004
Smith, B. L. (2016). Qr Codes. Adult Education, Museums and Art Galleries, 243-255. https://doi.org/10.1007/978-94-6300-687-3_20
So, S. (2011). Beyond the simple codes: QR codes in education. ASCILITE 2011 - The Australasian Society for Computers in Learning in Tertiary Education, 2010, 1157-1161.
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Pendidikan: Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. CV Alfabeta.
Sukmadinata, N. S. (2015). Metode Penelitian Pendidikan. Rosdakarya.
Sumarni, S., & Pd., M. (2013). The Role of Educators in Introduce Technology in Early Childhood through Science Activities. Procedia - Social and Behavioral Sciences, 103, 1161-1170. https://doi.org/10.1016/j.sbspro.2013.10.443
Tegeh, I. M., Jampel, I. N., & Pudjawan, K. (2014). Model Penelitian Pengembangan. Graha Ilmu.
Tiwari, S. (2017). An introduction to QR code technology. Proceedings - 2016 15th International Conference on Information Technology, ICIT 2016, 1, 39-44. https://doi.org/10.1109/ICIT.2016.021
Trundle, K. C. (2015). The Inclusion of Science in Early Childhood Classrooms. In Research in Early Childhood Science Education (pp. 1-6). Springer, Dordrecht. https://doi.org/10.1007/978-94-017-9505-0_1
Trundle, K. C., & Saçkes, M. (2015). Research in early childhood science education. Research in Early Childhood Science Education, 1-390. https://doi.org/10.1007/978-94-017-9505-0
Utami, F., & Andika, W. D. (2021). Pengembangan Media Flashcard Berbasis Augmented Reality pada Materi Mengenal Binatang Laut. 5(2), 1718-1728. https://doi.org/10.31004/obsesi.v5i2.933
Watini, S. (2019). Pendekatan Kontekstual dalam Meningkatkan Hasil Belajar Sains pada Anak Usia Dini. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(1), 82. https://doi.org/10.31004/obsesi.v3i1.111
Zulaiha, D., & Rohman, A. (2020). Strategi Guru dan Keterlibatan Orangtua dalam Pemahaman Konsep Sains Anak Selama Covid-19. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(2), 1248-1260. https://doi.org/10.31004/obsesi.v5i2.816

