- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the works authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journals published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
Problematika Linieritas dan Pemenuhan Kualifikasi Akademik Guru dalam Lembaga PAUD
DOI:
https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i3.1373Keywords:
teachers, qualification, linearity, institution, early childhood education.Abstract
PAUD’s teachers are the second basic laying figures of education after parents. PAUD’s teachers must have expertise in this field. But in reality there are still many teachers who have not met national standards. The purpose of this research is to discuss the problems of teachers in PAUD’s institutions which include academic qualifications and linearity of graduates. This research uses qualitative method of descriptive approach, techniques used is observation, interview, and documentation, data analysis is done from data collection to conclusion. The results showed that the teachers at RA Bakti 7 Wonorejo did not meet the national standards as PAUD’s teachers, it is known from the graduates of every teacher that nothing is relevant to the field of PAUD. There are 4 teachers with 2 S1 public education and 2 S1 Islamic education. The problem is the lack of human resources of PAUD’s teachers in accordance with national standards.Downloads
References
Andriana, J., Sumarsih, & D, D. (2018). Kinerja Guru PAUD Ditinjau dari Kualifikasi Pendidik, Pengalaman Mengajar, dan Pelatihan. 3(2), 18–23.
Dianita, E. R. (2020). Stereotip Gender dalam Profesi Guru Pendidikan Anak Usia Dini. 1(2), 87–105.
Esterina, L. (2020). Peran kepala sekolah dalam meningkatkan kualifikasi akademik guru PAUD di Gugus Mengkudu Kecamatan Karang Tinggi Kabupaten Bengkulu Tengah. 1(1), 55–60.
Masruri, A. (2019). ANDRAGOGI JURNAL PENDIDIKAN ISLAM, VOL 1, NO. 2 TAHUN 2019 Magister Manajemen Pendidikan Islam Institut PTIQ Jakarta. 1(2), 243–253.
Maulana, R. A., Kurniati, E., & Yulindrasari, H. (2020). APA YANG MENYEBABKAN RENDAHNYA KEBERADAAN GURU LAKI-LAKI DI PAUD ? WHAT CAUSES THE LOW EXISTENCE OF MALE TEACHERS. 15(1), 23–32.
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI. (2014). Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia No. 137 tahun 2014 tentang Standar Nasional Pendidikan Anak Usia Dini. 1–76.
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI. (2016). Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Nomor 46 tahun 2016 tentang Penataan Linieritas Guru Bersertifikat Pendidik. 1–4.
Moleong, L. J. (2005). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Mukhlis, A. (2019). Dominasi Guru Perempuan dalam Pendidikan Anak Usia Dini : Persepsi Stakeholder. 5(2014), 117–134.
Nusa, P. R., & Irawan, E. (2020). Dampak Sertifikasi dan Pendidikan Terakhir terhadap Kinerja Guru PAUD di Kabupaten Ponorogo. 01(01), 27–40.
Pratiwi, F. (2015). Kompetensi Pedagogik Guru TK Ditinjau dari Tingkat Pendidikan Guru di Gugus 1 Anggrek Karanganyar.
Presiden RI. (2005). Undang-undang Nomor 14 tahun 2005 tentang Guru dan Dosen (pp. 1–50).
Ratnawati, S. (2020). PROBLEMATIKA LINIERITAS PENDIDIKAN GURU ANAK USIA DINI ( Studi Kasus di Kelompok Bermain Islam Terpadu ( KBIT ) Al-Ihsaniyah Desa Bangun Galih Kecamatan Kramat Kebupaten Tegal ). 02(02).
Rijali, A. (2018). Analisis Data Kualitatif Ahmad Rijali UIN Antasari Banjarmasin. 17(33), 81–95.
Sarnoto, A. Z. (2012). Profesionalisme guru anak usia dini.
Sugini, H. (2011). Hubungan antara Kualifikasi Akademik Guru dengan Pola Manajemen Kesiswaan di Taman Kanak-kanak se-Kecamatan Paguyangan.
Surahman, B., Agusmiati, S., & Andani, F. (2018). Kualifikasi dan Kuantitas Guru PAUD di Provinsi Bengkulu. 17(1), 29–40.
Tedjawati, J. M. (2011). Peran HIMPAUDI Dalam Pengembangan PAUD. 17(1).
Zulkarnain, A. I., & Supriadi, G. (2021). Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Problematika Lembaga PAUD dalam Memenuhi Kebutuhan Tenaga Pendidik Sesuai Kualifikasi Abstrak. 5(1), 14–25. https://doi.org/10.31004/obsesi.v5i1.491

