- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the works authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journals published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
Pengaruh Kegiatan Kolase terhadap Kreativitas Anak Usia Dini
DOI:
https://doi.org/10.31004/obsesi.v10i2.8186Keywords:
kegiatan kolase, kemampuan anak, kreativitas, anak PAUDAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kegiatan kolase terhadap kreativitas anak usia dini. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif deskriptif. Adapun subjek penelitian ini berjumlah 10 anak, terdiri dari 2 anak laki-laki dan 8 anak perempuan pada semester ganjil tahun ajaran 2025/2026. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Pengolahan data dilakukan dengan menggunakan rumus persentase. Berdasarkan hasil pengamatan sebelum maupun sesudah diberikan perlakuan, kemampuan kreativitas anak dalam aspek kreativitas menghasilkan hal baru: kategori BSB dari 10% menjadi 30%, kategori BSH dari 20% menjadi 40%, kategori MB tetap sama 20%, dan kategori BB dari 50% menjadi 10%. Sedangkan aspek kedua, yaitu aspek imajinatif secara verbal, untuk kategori BSB dari 10% menjadi 20%, kategori BSH dari 10% menjadi 30%, kategori MB dari 30% menjadi 40%, dan kategori BB dari 50% menjadi 10%. Aspek terakhir adalah pemecahan masalah, kategori BSB dari 0% menjadi 10%, kategori BSH dan MB sama dari 20% menjadi 40%, dan kategori BB dari 60% menjadi 10%. Selain itu, nilai t hitung sebesar 8,034 dengan signifikansi 0,000 karena < 0,05, maka dapat disimpulkan bahwa Ho ditolak dan H1 diterima, berarti terdapat pengaruh kegiatan kolase terhadap kreativitas anak usia dini.
Downloads
References
Ainun. (2015). Pengaruh kegiatan kolase terhadap kreativitas anak di Kelompok B TK Dawisma Ketong [Skripsi, Universitas Tadulako].
Azizah, S., & Fatona, I. (2022). Upaya meningkatkan kreativitas menggunakan media kolase di kelompok B TK Aisyiyah Kauman Metro. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 2(1), 45–56.
Fadlillah, M. (2016). Komparasi Permendikbud Nomor 137 Tahun 2014 dengan Permendiknas Nomor 58 Tahun 2009 dalam pembelajaran PAUD. Jurnal Indria (Jurnal Ilmiah Pendidikan Prasekolah dan Sekolah Awal), 1(1).
Khadijah. (2015). Media pembelajaran anak usia dini. Perdana Publishing.
Khasanah, Y. N., & Ichsan, I. (2019). Meningkatkan kreativitas melalui kegiatan kolase pada anak. Golden Age: Jurnal Ilmiah Tumbuh Kembang Anak Usia Dini, 3(1), 30–40.
Madyawati, L. (2017). Strategi pengembangan bahasa pada anak. Prenada Media Group.
Muharrar, S., & Verayanti, S. (2013). Kreasi kolase, montase, mozaik. Esensi Erlangga Group.
Mursid. (2017). Belajar dan pembelajaran PAUD. PT Remaja Rosdakarya.
Pamadhi, H., & Sukardi, E. (2008). Seni keterampilan anak. Universitas Terbuka.
Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. (2014). Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 137 Tahun 2014 tentang Standar Nasional Pendidikan Anak Usia Dini.
Poppy. (2018). Pengaruh kegiatan montase terhadap kreativitas anak di kelompok B TK Kosgoro Tanjung Angin Tanatovea [Skripsi tidak diterbitkan]. Universitas Tadulako.
Rachmawati, Y., & Kurniati, E. (2012). Strategi pengembangan kreativitas pada anak usia taman kanak-kanak. Kencana Prenada Media Group.
Rahmawati. (2024). Pengaruh kegiatan kolase menggunakan bahan alam di TK Islam Al-Furqan Makassar. Jurnal Riset Pendidikan Anak, 5(1).
Rahmayanti, A. (2018). Pengaruh kegiatan kolase terhadap kemampuan motorik halus anak di kelompok B TK Aisyiyah Bustanul Athfal Desa Pelawa [Skripsi tidak diterbitkan]. Universitas Tadulako.
Simatupang, D., & Ema, L. (2014). Pengaruh kegiatan kolase terhadap kecerdasan visual spasial anak usia 5–6 tahun. Jurnal Pendidikan Anak, 3(2).
Sugiyono. (2013). Metode penelitian pendidikan pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Sugiyono. (2016). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif dan R&D. Alfabeta.
Sujiono, Y. N. (2013). Konsep dasar pendidikan anak usia dini. Indeks.
Sujiono, Y. N. (2014). Konsep dasar PAUD. Indeks.
Sujiono, Y. N., & Nurani, Y. (2010). Bermain kreatif berbasis kecerdasan jamak. Indeks.
Susanto, A. (2011). Model pendidikan anak usia dini. Kencana.
Suyadi. (2013). Strategi pembelajaran pendidikan karakter. Remaja Rosdakarya.
Suyadi. (2017). Teori pembelajaran anak usia dini. PT Remaja Rosdakarya.
Wahyudin, U., & Agustin, M. (2016). Penilaian perkembangan anak usia dini. Refika Aditama.
Wiyani, N. A., & Barnawi. (2016). Format PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini). Ar-Ruzz Media.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Nur Linda, Durrotunnisa Durrotunnisa, Fitriana Fitriana, Besse Nirmala (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:

