- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the works authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journals published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
Pengaruh Media YouTube Terhadap Hasil Belajar IPA Materi Gaya, Gerak, dan Energi Siswa SD
DOI:
https://doi.org/10.31004/obsesi.v10i1.7831Keywords:
hasil belajar ipa, media video pembelajaran, gaya gerak dan energiAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penggunaan media video pembelajaran berbasis YouTube terhadap hasil belajar Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) pada materi gaya, gerak, dan energi di sekolah dasar. Penelitian menerapkan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, di mana setiap siklus mencakup tahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian terdiri atas 17 siswa kelas V dengan tingkat kemampuan akademik yang beragam. Pengumpulan data dilakukan melalui tes evaluasi untuk mengetahui hasil belajar siswa, serta lembar observasi yang digunakan untuk mengamati aktivitas dan keterlibatan siswa selama proses pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar yang konsisten sejak tahap pra tindakan hingga siklus II. Nilai rata-rata siswa meningkat dari 64,41 pada pra tindakan menjadi 73,82 pada siklus I, dan kembali naik menjadi 80,00 pada siklus II. Selain itu, persentase ketuntasan belajar juga mengalami peningkatan, yaitu dari 35% pada pra tindakan menjadi 65% pada siklus I, serta mencapai 82% pada siklus II. Temuan tersebut menunjukkan bahwa media video pembelajaran berbasis YouTube efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap konsep gaya, gerak, dan energi. Media ini juga mampu menciptakan pembelajaran yang lebih menarik, interaktif, dan memotivasi siswa untuk berpartisipasi aktif.
Downloads Statistics
References
Arikunto, S, Suhardjono, & Supardi. (2019). Penelitian tindakan kelas (Edisi Revisi). Bumi Aksara.
Arsyad, A. (2017). Media pembelajaran. Jakarta: Rajawali Pers.
Asidiqi, D. F., & Adiputra, D. K. (2023). Pengaruh Media Animasi Flash Terhadap Keterampilan Proses Sains Siswa Kelas V Sekolah Dasar. Jurnal Basicedu, 7(3), 1485–1492. https://doi.org/10.31004/basicedu.v7i3.5518
Cahyaningsih, U., & Muhammad Sofyan, I. (2021). Pembelajaran Berbasis Video Untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep IPA Peserta Didik di SD. Jurnal Ilmiah KONTEKSTUAL, 2(02), 77–83. https://doi.org/10.46772/kontekstual.v2i02.400
Daryanto. (2016). Media pembelajaran: Peranannya sangat penting dalam mencapai tujuan pembelajaran. Yogyakarta: Gava Media.
Hamalik, O. (2015). Proses belajar mengajar. Jakarta: Bumi Aksara.
Hidayati, N., & Listyani, E. (2019). Pengaruh penggunaan media video terhadap hasil belajar IPA siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar, 10(2), 85–94.
Hosnan, M. (2014). Pendekatan saintifik dan kontekstual dalam pembelajaran abad 21. Bogor: Ghalia Indonesia.
Ibrahim, M., & Suparni. (2018). Pembelajaran IPA di sekolah dasar. Jakarta: Universitas Terbuka.
Kustandi, C., & Darmawan, D. (2020). Pengembangan media pembelajaran. Jakarta: Kencana.
Kemmis, S & McTaggart, R. (1988). The action research planner. Deakin University Press.
Lestari, I. (2018). Pengembangan bahan ajar berbasis kompetensi. Padang: Sukabina Press.
Munadi, Y. (2013). Media pembelajaran: Sebuah pendekatan baru. Jakarta: Referensi.
Matos, G.N.A, Kristiantari, M.G.R, & Wiarta, I.W. (2024). Implementasi multimedia interaktif berbasis video animasi dalam meningkatkan motivasi belajar IPA siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Tambusai, 9(1), 24865-24873.
Mayer, R.E. (2009). Multimedia learning (2nd ed.). Cambridge University Press.
Moh. Farid, Anak Agung Gede Agung, & I Kadek Suartama. (2022). Meningkatkan Motivasi dan Hasil Belajar IPA Melalui Video Pembelajaran. Mimbar Pendidikan Indonesia, 2(3), 267–278. https://doi.org/10.23887/mpi.v2i3.50966
Nurseto, T. (2011). Membuat media pembelajaran yang menarik. Jurnal Ekonomi & Pendidikan, 8(1), 19–35.
Prastowo, A. (2015). Panduan kreatif membuat bahan ajar inovatif. Yogyakarta: Diva Press.
Permendikbud Republik Indonesia Nomor 37 Tahun 2018 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 24 Tahun 2016 tentang Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar Pelajaran pada Kurikulum 2013 pada Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah.
Putra, I. G. N. A., Kristiantari, M. G. R., & Wiarta, I. W. (2024). Media Video Animasi yang Layak dan Efektif diterapkan dalam Pembelajaran IPA Sekolah Dasar. Jurnal Penelitian Dan Pengembangan Pendidikan, 8(1), 101–107. https://doi.org/10.23887/jppp.v8i1.74473
Rusman. (2017). Belajar dan pembelajaran berbasis komputer. Bandung: Alfabeta.
Sadiman, A. S., Rahardjo, R., Haryono, A., & Rahardjito. (2014). Media pendidikan: Pengertian, pengembangan, dan pemanfaatannya. Jakarta: RajaGrafindo Persada.
Saputri, R., & Widodo, S. (2020). Pengaruh media audiovisual terhadap motivasi dan hasil belajar IPA siswa SD. Jurnal Basicedu, 4(4), 1236–1245. https://doi.org/10.31004/basicedu.v4i4.544
Siregar, E., & Nara, H. (2017). Teori belajar dan pembelajaran. Bogor: Ghalia Indonesia.
Sudjana, N. (2016). Penilaian hasil proses belajar mengajar. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Suryani, N., Setiawan, A., & Putria, A. (2018). Media pembelajaran inovatif dan pengembangannya. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Sanjaya, W. (2016). Strategi pembelajaran berorientasi standar proses pendidikan. Kencana Prenadamedia Group.
Sugiyono. (2019). Metode penelitian pendidikan: Pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Suharsimi Arikunto. (2018). Dasar-dasar evaluasi pendidikan (Edisi Revisi). Bumi Aksara.
Susanto, A. (2016). Teori belajar dan pembelajaran di sekolah dasar. Kencana Prenadamedia Group
Uno, H. B. (2016). Teori motivasi dan pengukurannya. Jakarta: Bumi Aksara.
Widodo, W., & Widayanti, L. (2017). Peningkatan aktivitas dan hasil belajar IPA melalui media video. Jurnal Pendidikan IPA Indonesia, 6(2), 230–237. https://doi.org/10.15294/jpii.v6i2.10644
Yamin, M. (2013). Strategi dan metode dalam model pembelajaran. Jakarta: Referensi.
Downloads
Published
Check Article Index
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Zelhendri Zen, Asroninaldi Asroninaldi, Meria Fitriwati, Rahmi Aulia Yanti, Richa Witavia, Yulia Cresna (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:

