- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the works authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journals published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
Implementasi Project Based Learning dalam Pembelajaran IPAS Sekolah Dasar
DOI:
https://doi.org/10.31004/obsesi.v10i1.7756Keywords:
project based learning, profil pelajar pancasila, ipas, sekolah dasarAbstract
Kajian ini bertujuan menganalisis implementasi Project Based Learning (PjBL) sebagai strategi pembelajaran dalam memperkuat Profil Pelajar Pancasila pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di sekolah dasar. Penelitian menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan menelaah dan mensintesis hasil penelitian empiris yang dipublikasikan pada periode 2020–2025 di jurnal nasional dan internasional. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan PjBL yang terintegrasi dengan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) secara konsisten berdampak positif terhadap peningkatan kemampuan berpikir kritis, kolaborasi, kreativitas, kemandirian, serta penguatan nilai-nilai sosial peserta didik. Berbagai bentuk proyek kontekstual, seperti permainan edukatif digital, pengolahan limbah sederhana, dan kerja kelompok tematik, terbukti efektif dalam menumbuhkan enam dimensi utama Profil Pelajar Pancasila. Temuan ini mengindikasikan bahwa keberhasilan PjBL sangat dipengaruhi oleh kesiapan guru dalam perancangan proyek, dukungan manajemen sekolah, serta pemanfaatan media pembelajaran yang inovatif. Secara praktis, kajian ini merekomendasikan guru IPAS untuk merancang proyek berbasis konteks lokal dan refleksi nilai Pancasila agar implementasi PjBL lebih optimal dalam Kurikulum Merdeka. Kebaruan penelitian ini terletak pada pemetaan sistematis keterkaitan antara PjBL, P5, dan pembelajaran IPAS di sekolah dasar, yang belum banyak dikaji secara komprehensif dalam penelitian sebelumnya.
Downloads Statistics
References
Abidin, Y. (2014). Desain sistem pembelajaran dalam konteks Kurikulum 2013. Refika Aditama.
Afandi, M., Chamalah, E., & Wardani, O. P. (2013). Model dan metode pembelajaran di sekolah. UNISSULA Press.
Arends, R. (2012). Learning to teach. McGraw-Hill.
Arifin, Z. (2012). Evaluasi pembelajaran. Remaja Rosdakarya.
Dewey, J. (1938). Experience and education. Macmillan.
Doppelt, Y. (2003). Implementation and assessment of project-based learning in a flexible environment. International Journal of Technology and Design Education, 13(3), 255–272. https://doi.org/10.1023/A:1026113825876
Hadian, T., Mulyana, R., Mulyana, N., & Tejawiani, I. (2022). Implementasi Project-Based Learning Penguatan Profil Pelajar Pancasila di SMAN 1 Kota Sukabumi. Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 11(6), 1659–1669. http://dx.doi.org/10.33578/jpfkip.v11i6.9307
Hasibuan, Y. A., Napitupulu, E., & Rahman, A. (2025). Pengaruh model project based learning berbasis profil pelajar pancasila dan motivasi belajar terhadap berpikir kreatif siswa sekolah dasar. Jurnal Penelitian Guru Indonesia, 10(1), 85–90. https://doi.org/10.29210/025913jpgi0005
Johnson, E. B. (2007). Contextual teaching and learning: Menjadikan kegiatan belajar mengajar mengasyikkan dan bermakna. Mizan Learning Center.
Kemendikbudristek. (2021). Buku Panduan Implementasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila. Kemendikbudristek.
Kemendikbudristek. (2022). Kurikulum Merdeka. Jakarta: Kemendikbudristek.
Kolmos, A., & de Graaff, E. (2007). Process of changing to PBL. International Journal of Engineering Education, 23(3), 394–404.
Restyowati, E., Wibowo, B. A., Sumardjoko, B., & Ati, E. F. (2024). Implementasi Model Project Based Learning (PjBL) dan Relevansinya dengan P5 Kurikulum Merdeka di Kelas IV Sekolah Dasar. Didaktika: Jurnal Kependidikan, 13(2), 2465–2472.
Sanjaya, W. (2013). Strategi pembelajaran berorientasi standar proses pendidikan. Kencana Prenada Media Group.
Sastrawijaya, A. T. (2000). Filsafat pendidikan. PT RajaGrafindo Persada.
Savery, J. R. (2006). Overview of problem-based learning: Definitions and distinctions. Interdisciplinary Journal of Problem-Based Learning, 1(1), 9–20. https://doi.org/10.7771/1541-5015.1002
Slameto. (2010). Belajar dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Rineka Cipta.
Sudjana, N. (2009). Dasar-dasar proses belajar mengajar. Sinar Baru Algensindo.
Tirtoni, F., Fradana, A. N., & Nuroh, E. Z. (2025). Penguatan profil pelajar pancasila kelas 1 melalui pendekatan project based learning berbasis media ular tangga digital. Journal of Elementary Education, 8(3), 646–655.
Wena, M. (2011). Strategi pembelajaran inovatif kontemporer: Suatu tinjauan konseptual operasional. Bumi Aksara.
Widodo, S. (2020). Implementasi PjBL untuk meningkatkan keterampilan abad 21 siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar, 11(2), 120–131.
Yamin, M. (2013). Paradigma baru pembelajaran. Referensi (GP Press Group).
Downloads
Published
Check Article Index
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Imas Wulandari, Ana Fitrotun Nisa (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:

