Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Etnofotografi untuk Meningkatkan Literasi Budaya Peserta Didik PAUD

Authors

  • Syaiful Rohman Universitas Persatuan Guru Indonesia Semarang, Indonesia
  • Muhtarom Muhtarom Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia Semarang, Indonesia
  • Iin Purnamasari Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia Semarang, Indonesia
  • Nurfitriah Nurfitriah Conventry University, United Kingdom

DOI:

https://doi.org/10.31004/obsesi.v10i1.7755

Keywords:

bahan ajar berbasis etnofotografi, literasi budaya, peserta didik paud

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan bahan ajar berbasis etnofotografi yang valid, praktis, dan efektif untuk meningkatkan literasi budaya peserta didik PAUD. Latar belakang penelitian berangkat dari rendahnya literasi budaya dan terbatasnya bahan ajar kontekstual yang menghubungkan nilai budaya lokal dengan pembelajaran. Metode yang digunakan adalah R&D model Borg & Gall yang dimodifikasi melalui tahapan potensi dan masalah, pengumpulan data, perancangan, validasi, revisi, uji coba terbatas, dan uji keefektifan. Subjek penelitian meliputi guru dan peserta didik PAUD. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahan ajar sangat valid dengan skor di atas 94,3%, sangat praktis, dan efektif meningkatkan literasi budaya dengan N-gain 0,82. Bahan ajar digital interaktif berbasis Canva ini mampu menumbuhkan minat belajar serta memperkuat pemahaman budaya lokal sesuai Kurikulum Merdeka.

Downloads Statistics

Download data is not yet available.

References

Akbar, I., Wahyusari, N. F., Ikhsan, F., & Sutiono, P. B. (2023). Peningkatan kapasitas sumber daya manusia melalui kemampuan literasi dan numerasi sejak dini. Kreativasi: Journal of Community Empowerment, 1(4), 382–391. https://doi.org/10.33369/kreativasi.v1i4.27651

Alwi, N. A., Kenedi, A. K., Azizah, Z., Zulkarnain, A. P., Mardin, A., Irwandi, I., & Ulya, R. H. (2025). Pelatihan cerita anak berbasis budaya Minangkabau untuk literasi bagi guru sekolah dasar. Jurnal Pengabdian Masyarakat (ABDIRA), 5(3), 1288–1295.

Araújo, A. M. (2023). Imagem etnográfica: Conceitos, significados e relevância para as pesquisas qualitativas em educação. PragMATIZES - Revista Latino-Americana de Estudos Em Cultura, 13(25), 699–723. https://doi.org/10.22409/pragmatizes.v13i25.57787

Arizal, F. W. (2021). Etnofotografi kesenian wayang krucil. JoLLA: Journal of Language, Literature, and Arts, 1(4), 474–491. https://doi.org/10.17977/um064v1i42021p474-491

Asnawati, R., Widyastuti, W., Maulina, D., Anggoro, B. S., Ferdiansyah, M., & Izzati, N. (2022). Evaluating the numeracy cognitive level of Indonesian elementary school students using the minimum competency assessment. Jurnal Pendidikan MIPA, 23(2), 428–436. http://dx.doi.org/10.23960/jpmipa/v23i2.pp428-436

Brown, C. W., & Habegger-Conti, J. (2022). Intercultural learning and images in ELT: Exploring cultural imaginaries through photographs. In Exploring cultural imaginaries (pp. 55–78). Cappelen Damm Akademisk. https://doi.org/10.23865/noasp.166.ch3

Cahyaningsih, A., Ramadhani, L., Aulia, H., Alwi, N. A., & Ningsih, Y. (2025). Transformasi kurikulum dalam menghadapi tantangan pendidikan abad 21. Jurnal Nakula: Pusat Ilmu Pendidikan, Bahasa dan Ilmu Sosial, 3(3), 352–367. https://doi.org/10.61132/nakula.v3i3.1845

Coucher Jr., M. L. (2017). The art of observation: Issues and potential of using photo-methods in critical ethnography with adolescents. International Journal of Adult Vocational Education and Technology, 8(2), 1–15. https://doi.org/10.4018/IJAVET.2017040101

Daryanto. (2013). Media pembelajaran: Peranannya sangat penting dalam mencapai tujuan pembelajaran. Gava Media.

Desstya, A., Sayekti, I. C., Rahmawati, F. P., Hidayati, Y. M., Kaltsum, H. U., Mahya, Y. M. Z., Kamila, S. J. P., Khotimah, N. A., Fidyastuti, N., & Diaz, A. M. (2024). Development of a natural and social sciences learning model based on socio scientific issues to strengthen scientific literacy of Islamic elementary school students. Jurnal Penelitian Pendidikan IPA, 10(11), 8703–8711. https://doi.org/10.29303/jppipa.v10i11.9094

Edwin, E., Widiana, I. W., Lasmawan, I. W., & Suharta, I. G. P. (2025). Curriculum transformation towards future education. Prima Magistra: Jurnal Ilmiah Kependidikan, 6(2), 122–132. https://doi.org/10.37478/jpm.v6i2.4907

Ero, P. L., Bandong, I., & Mustadi, A. (2024). Penguatan literasi budaya dan kewargaan melalui bahan ajar berbasis kearifan lokal Toraja. Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan, 9(1), 12–20. https://doi.org/10.24269/jpk.v9i1.8278

Ginanjar, D., Fuad, F., Abduh, M., Mulyana, B. B., Rahman, A. M., & Nuraeni, H. (2024). Perkembangan kurikulum di Indonesia: Adaptasi terhadap perubahan zaman dan kebutuhan masyarakat. Garuda: Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan dan Filsafat, 2(3), 296–306. https://doi.org/10.59581/garuda.v2i3.3980

Hasibuan, K., Ledy, A., & Az-Zahra, F. Z. (2024). Curriculum development for 21st century skills: Trends, challenges, and solutions. MODELING: Jurnal Program Studi PGMI, 11(4), 295–305. https://doi.org/10.69896/modeling.v11i4.2660

Iskandar, M. F., Dewi, D. A., & Hayat, R. S. (2024). Pentingnya literasi budaya dalam pendidikan anak SD: Sebuah kajian literatur. Indo-MathEdu Intellectuals Journal, 5(1), 785–794. https://doi.org/10.54373/imeij.v5i1.723

Januarti, I. M., & Muliyadi, L. (2024). Development of ethnoscience-based student worksheet using the guided inquiry learning model to increase students’ learning motivation and scientific literacy: A review. International Journal of Science Education and Science, 1(1), 13–18. https://doi.org/10.56566/ijses.v1i1.109

Johnson, E. B. (2006). Contextual teaching and learning: Menjadikan kegiatan belajar mengajar mengasyikkan dan bermakna (A. Chaedar Alwasilah, Trans.). MLC.

Kabari, M. I., Hayati, R. M., Ningsih, S. W., Dafara, Z. D., & Dafit, F. (2023). Pengembangan literasi budaya dan kewarganegaraan di sekolah dasar: Studi kasus di Pekanbaru. Bhinneka: Jurnal Bintang Pendidikan dan Bahasa, 1(2), 73–82. https://doi.org/10.59024/bhinneka.v1i2.196

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2017). Panduan gerakan literasi nasional. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2022). Panduan implementasi Kurikulum Merdeka pada jenjang pendidikan dasar dan menengah. BSKAP Kemendikbudristek.

Khoirunnisak, D., Rohmah, N. L., Zunita, F. E., & Zulfahmi, M. N. (2025). Pemanfaatan Educaplay sebagai media literasi budaya di sekolah dasar. Jurnal Nakula: Pusat Ilmu Pendidikan, Bahasa dan Ilmu Sosial, 3(1), 311–317. https://doi.org/10.61132/nakula.v3i1.1542

Luthfiyah, H., Dewi, R. S. I., & Ekawati, R. (2024). Membangun jembatan pengetahuan: Menyelami dampak konstruktivisme dalam pembelajaran IPAS di sekolah dasar. Inovasi Sekolah Dasar: Jurnal Kajian Pengembangan Pendidikan, 11(2), 265–273. https://doi.org/10.36706/jisd.v11i2.66

Muhardini, S., dkk. (2023). Pengembangan modul ajar Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) bagi siswa sekolah dasar kelas IV dalam kerangka Kurikulum Merdeka. ORBITA: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Fisika, 9(1), 182–190. https://doi.org/10.23887/mpi.v4i3.74468

Mulyani, N. S. (2013). Pengembangan bahan ajar berbasis potensi daerah untuk meningkatkan pembelajaran kontekstual. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 20(2), 112–123.

Muzakkir, M. (2021). Pendekatan etnopedagogi sebagai media pelestarian kearifan lokal. Jurnal Hurriah: Jurnal Evaluasi Pendidikan dan Penelitian, 2(2), 28–39. https://doi.org/10.56806/jh.v2i2.16

Nadda, N. Q. (2025). Membangun fondasi pendidikan: Solusi atas minimnya kemampuan membaca dan berhitung di sekolah dasar Indonesia. Jurnal Arjuna: Publikasi Ilmu Pendidikan, Bahasa dan Matematika, 3(5), 206–215. https://doi.org/10.61132/arjuna.v3i5.2359

Neliwati, Lesmana, D. Y., Amelia, F., & Nainggolan, M. A. (2024). Transformasi kurikulum: Menghadapi tantangan abad 21. ENGGANG: Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya, 4(2), 81–91. https://doi.org/10.37304/enggang.v4i2.13320

Nurohmah, W., Dewi, D. A., & Hayat, R. S. (2023). Mengembangkan pemahaman literasi budaya dan kewargaan pada anak sekolah dasar di era globalisasi. Jurnal Pendidikan Indonesia, 1(2), 214–223.

Oktafianti, M., Dewi, D. A., & Hayat, R. S. (2024). Peranan cerita rakyat nusantara dalam meningkatkan literasi budaya dan kewargaan siswa. Indo-MathEdu Intellectuals Journal, 5(1), 1073–1079. https://doi.org/10.54373/imeij.v5i1.718

Prastowo, A. (2015). Panduan kreatif membuat bahan ajar inovatif. Diva Press.

Putri, F. D. C., & Nurhasanah, N. (2023). Implementasi literasi budaya dan kewargaan dalam mengembangkan berkebhinekaan global di SDN Bahagia 06 Kabupaten Bekasi. Elementary Journal: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 6(2), 67–76. https://doi.org/10.47178/15f32d10

Putri, P. W., & Suciptaningsih, O. A. (2024). Pengembangan e-booklet untuk meningkatkan literasi budaya pada pembelajaran IPS kelas IV sekolah dasar. JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 7(6), 5594–5600. https://doi.org/10.54371/jiip.v7i6.4513

Putri, R. D. P., Martaningsih, S. T., Lestari, T., & Hermansyah, A. K. (2025). Analisis kemampuan literasi baca tulis siswa sekolah dasar terhadap penerapan kurikulum merdeka. Inteligensi: Jurnal Ilmu Pendidikan, 8(1), 94–103. https://doi.org/10.33366/ilg.v8i1.6903

Ramadhan, T. L., & Tirtoni, F. (2025). Penggunaan flipbook digital dalam pembelajaran IPAS pada materi kearifan lokal berbasis etnosains di Sidoarjo. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 10(3), 2641–2649. https://doi.org/10.29303/jipp.v10i3.3198

Riyani, S. R., & Purnamasari, V. (2024). Analisis upaya guru dalam meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi peserta didik di SD Negeri Gemah. ISLAMIKA, 6(4), 1793–1807. https://doi.org/10.36088/islamika.v6i4.5342

Saavedra-Pizarro, L. (2024). Pensamiento crítico en estudiantes de educación básica regular. Horizontes: Revista de Investigación En Ciencias de La Educación, 8(33), 809–819. https://doi.org/10.33996/revistahorizontes.v8i33.764

Saidah, K., Mujiwati, E. S., & Damariswara, R. (2025). Capturing the understanding of cultural literacy in prospective elementary school teacher students: Bringing culture into education. Journal of Innovation in Educational and Cultural Research, 6(3), 592–599. https://doi.org/10.46843/jiecr.v6i3.2048

Sakti, S. A., Endraswara, S., & Rohman, A. (2024). Revitalizing local wisdom within character education through ethnopedagogy approach: A case study on a preschool in Yogyakarta. Heliyon, 10(10), e31370. https://doi.org/10.1016/j.heliyon.2024.e31370

Simamora, J. G., Iskandar, I., & Sulistyaningrum, S. D. (2019). Cultural literacy in lesson plan of primary school. IJLECR - International Journal of Language Education and Culture Review, 4(2), 122–131. https://doi.org/10.21009/IJLECR.042.14

Suciptaningsih, O. A., & Haryati, T. (2015). Teaching social sciences through ethnophotography. Komunitas: International Journal of Indonesian Society and Culture, 7(2), 316–323. http://dx.doi.org/10.15294/komunitas.v7i2.4841

Supiatman, L., Aryni, Y., Cantika, A., Nasution, R. A., & Hardiyanti, J. (2025). Integrasi bahan ajar berbasis kearifan lokal Kabupaten Asahan dalam mengajar keterampilan membaca. Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat, 5(1), 89–96. http://dx.doi.org/10.54314/jpstm.v5i1.3089

Surul, R., & Septiliana, L. (2023). Analysis of the implementation of IPAS (Natural and Social Sciences) learning in the Merdeka Curriculum. EDUCATIO: Journal of Education, 8(2), 320–328. https://doi.org/10.29303/jipp.v10i3.3198

Susanto, A. (2016). Teori belajar dan pembelajaran di sekolah dasar. Prenada Media.

Thaariq, Z. Z. A., Anggraini, R., & Hasanah, S. (2020). Ethno IPS: Inovasi materi pembelajaran IPS berbantuan unsur budaya. Sosio-Didaktika: Social Science Education Journal, 7(1), 98–113. https://doi.org/10.15408/sd.v7i1.15279

Wicaksono, A. G., & Rahman, I. H. (2022). Philosophy of integrated natural science learning. Jurnal Pena Sains, 9(2), 28–35. https://doi.org/10.21107/jps.v9i2.16778

Yuda, E. K., & Rosmilawati, I. (2024). Literasi numerasi di sekolah dasar berdasarkan indikator PISA 2023: Systematic literatur review. Journal of Instructional and Development Researches, 4(3), 172–191. https://doi.org/10.53621/jider.v4i3.326

Yulista, Y., Purnamasari, I., & Saputro, B. A. (2023). Pengembangan bahan ajar berbasis etnofotografi benda-benda bersejarah masa penyebaran Hindu-Buddha di Kabupaten Batang untuk mata pelajaran IPS di sekolah dasar. Media Penelitian Pendidikan: Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan dan Pengajaran, 17(1), 41–52. http://dx.doi.org/10.26877/mpp.v17i1.13962

Downloads

Published

29-01-2026

Check Article Index

How to Cite

Rohman, S., Muhtarom, M., Purnamasari , I., & Nurfitriah , N. (2026). Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Etnofotografi untuk Meningkatkan Literasi Budaya Peserta Didik PAUD . Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 10(1), 388–400. https://doi.org/10.31004/obsesi.v10i1.7755