- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the works authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journals published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
Profil Kompetensi Guru Nava Dhammasekha di Indonesia
DOI:
https://doi.org/10.31004/obsesi.v10i1.7728Keywords:
kompetensi guru, nava dhammasekha, pendidikan anak usia diniAbstract
Nava Dhammasekha merupakan lembaga pendidikan setara dengan PAUD di bawah naungan Dirjen Bimas Buddha. Diketahui bahwa mayoritas pendidikan terakhir guru Nava Dhammasekha tidak sesuai bidang PAUD. Hal tersebut menunjukkan pengetahuan dasar untuk mengajar belum dimiliki secara ideal oleh guru Nava Dhammasekha. Hal ini memotivasi peneliti untuk menganalisis lebih dalam kompetensi guru Nava Dhammasekha di Indonesia yang meliputi kompetensi pedagogik, kepribadian, sosial, dan profesional. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode survei, observasi, dan wawancara. Adapun hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa (1) mayoritas guru Nava Dhammasekha memiliki kompetensi pedagogik yang sangat kurang baik; (2) mayoritas guru Nava Dhammasekha memiliki kompetensi kepribadian sangat baik sekali; (3) mayoritas guru Nava Dhammasekha sudah memiliki kompetensi sosial yang sangat baik; dan (4) mayoritas guru Nava Dhammasekha sudah memiliki kompetensi profesional yang cukup. Dengan demikian, kompetensi pedagogik dan kompetensi profesional guru Nava Dhammasekha menjadi kompetensi yang perlu mendapat perhatian lebih dari pada kompetensi lain.
Downloads Statistics
References
Arianto, F., Bachri, B. S., & Mariono, A. (2022). Asynchronous dan Synchronous Learning pada Pendidikan Tinggi: Studi Komparasi. Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME), 8(4), 3008–3012. https://doi.org/10.58258/jime.v8i4.4067
Erika, R., Asri, Y. N., & Luthfiah, N. A. (2024). Kompetensi Guru PAUD dan Dampaknya terhadap Perkembangan Anak Usia Dini. Al-Muhadzab: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 01(01), 32–44.
Masi, R., Mudmainna, Uran, B. E. K., & Titu, M. A. (2025). Pengaruh Pelatihan terhadap Kinerja Guru di SMA Negeri 1 Adonara Barat. Inovasi: Jurnal Sosial Humaniora Dan Pendidikan, 4(2), 385–394. https://journalcenter.org/index.php/inovasi/article/view/4037
Miles, M. B., & Huberman, M. (1994). An Expanded Sourcebook: Qualitative Data Analysis (2nd Editio). Sage.
Nurhasanah, Jailani, M. S., & Zukhairina. (2023). Kompetensi Pedagogik Guru Dalam Pengembangan Sosial Emosional Anak Usia Dini 5-6 Tahun. DZURRIYAT Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 1(1), 101–108. https://doi.org/10.61104/jd.v1i1.29
Peraturan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 27 Tahun 2024 Tentang Pendidikan Keagamaan Buddha, 1 (2024). https://peraturan.bpk.go.id/Details/321775/peraturan-menag-no-27-tahun-2024
Peraturan Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 137 Tahun 2014 Tentang Standar Nasional Pendidikan Anak Usia Dini, Pub. L. No. 137 (2014). https://jdih.kemdikbud.go.id/sjdih/siperpu/dokumen/salinan/permendikbud no 137 tahun 2014.pdf
Saputro, I. E., Faridi, A., Saleh, M., & ... (2022). Pemanfaatan Aplikasi Synchronous dan Asynchronous pada Pembelajaran Bahasa Inggris: Perspektif dan Urgensi Mahasiswa pada Fenomena Pendidikan Abad 21. Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Universitas Negeri Semarang, 541–545. https://proceeding.unnes.ac.id/index.php/snpasca/article/view/1525
Sennen, E. (2017). Problematika Kompetensi dan Profesionalisme Guru. Prosiding Seminar Nasional Himpunan Dosen Pendidikan Guru Sekolah Dasar Indonesia Wilayah IV, 16–21. https://share.google/C6opKs8sJvbitzKdA
Sudaryono. (2023). Metodologi Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan Mix Method (Kedua). Rajawali Pers.
Sugiyono. (2013). Metodologi Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
UU No 14 Tahun 2005 Tentang Guru Dan Dosen, 1 (2005).
Wardana, A. Y., Fitri, A. A., Lunggana, H. Z., Kusuma, K. N., Fathurrachman, M., Rozak, R. W. A., & Insani, N. N. (2023). Analisis Pembelajaran Synchronous dan Asynchronous dalam Meningkatkan Civic Competence di Sekolah. Nautical: Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 2(2), 78–87.
Wati, E., Simanungkalit, E. W., Putri, V. A., & Hanoselina, Y. (2024). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Motivasi Kinerja Guru di SMA Partiwi 1 Padang. Maximal Journal: Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya Dan Pendidikan, 2(1), 7–12. https://share.google/jh3XkHvv0mGMsWbAF
Downloads
Published
Check Article Index
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Ratna Setyaningsih, Arina Afiyati Shadikah, Sugik Harto (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:

