Integrasi Mitigasi Bencana dalam Pengenalan Gejala Alam pada Pembelajaran Sains AUD: Sebuah Kajian SLR

Authors

  • Shally Jagis Bararena Pendidikan Anak Usia Dini, Universitas Negeri Yogyakarta, Indonesia
  • Rolivia Salva Bilillah Pendidikan Anak Usia Dini, Universitas Negeri Yogyakarta, Indonesia
  • Niken Caesanda Rizqi Pendidikan Anak Usia Dini, Universitas Negeri Yogyakarta, Indonesia
  • Nur Hayati Pendidikan Anak Usia Dini, Universitas Negeri Yogyakarta, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.31004/obsesi.v10i1.7691

Keywords:

gejala alam, pembelajaran sains, mitigasi bencana, anak usia dini

Abstract

Indonesia memiliki tingkat kerentanan bencana yang tinggi, sehingga pengenalan gejala alam sejak usia dini menjadi kebutuhan mendesak dalam pembelajaran sains. Anak perlu memahami tanda awal bahaya melalui pengalaman konkret yang sesuai dengan tahap perkembangannya. Kajian ini bertujuan menelaah keterkaitan antara pembelajaran sains dan edukasi mitigasi bencana pada anak usia dini melalui Systematic Literature Review terhadap publikasi tahun 2005–2025. Proses penelusuran dilakukan melalui Scopus, Google Scholar, dan Publish or Perish dengan menerapkan kriteria inklusi yang mencakup fokus pada anak usia dini, topik gejala alam dan mitigasi, ketersediaan teks penuh, serta rentang tahun publikasi. Dari 263 artikel yang teridentifikasi, sebanyak 15 artikel memenuhi kriteria dan dianalisis menggunakan pedoman PRISMA. Hasil kajian menunjukkan bahwa pembelajaran sains yang kontekstual, eksploratif, dan didukung media visual dapat meningkatkan rasa ingin tahu, kepekaan emosional, dan kesiapsiagaan dasar anak terhadap risiko bencana. Kajian ini menegaskan pentingnya integrasi pembelajaran sains berorientasi mitigasi dalam kurikulum PAUD untuk memperkuat literasi lingkungan dan kemampuan anak merespons situasi darurat secara aman.

Downloads Statistics

Download data is not yet available.

References

Ainsworth, S., Prain, V., & Tytler, R. (2011). Drawing to learn in science. Science, 333(6046), 1096–1097. https://doi.org/10.1126/science.1204153

Al-Barakat, A. A., Al-Hassan, O. M., AlAli, R. M., & Ibrahim, N. A. (2025). The impact of digital storytelling-based learning environment on young children’s science process skills. Emerging Science Journal, 9, 19–38. https://doi.org/10.28991/ESJ-2025-SIED1-02

Alfiyana, V., Hendriana, B., & Masykuroh, K. (2022). Pengembangan video pembelajaran animasi gejala alam semesta untuk anak usia dini. Jurnal Pelita PAUD, 7(1), 13–22. https://doi.org/10.33222/pelitapaud.v7i1.2003

Amalia, R., Mulawarman, M., Mulyani, P. K., Hayati, I. R., & Sa’idah, A. Y. N. (2023). Kajian perkembangan sosial emosional anak usia dini (Systematic Literature Review). Aulad: Journal on Early Childhood, 6(3), 454–461. https://doi.org/10.31004/aulad.v6i3.565

Amolegbe, S. M., Carlin, D. J., Henry, H. F., Heacock, M. L., Trottier, B. A., & Suk, W. A. (2022). Understanding exposures and latent disease risk within the National Institute of Environmental Health Sciences Superfund Research Program. Experimental Biology and Medicine, 247(7), 529–537. https://doi.org/10.1177/15353702221079620

Balaban, V. (2006). Psychological assessment of children in disasters and emergencies. Disasters, 30(2), 178–198. https://doi.org/10.1111/j.0361-3666.2006.00314.x

Burns, S., Saleem, S., McMullen, E., Falenchuk, O., White, L., Dhuey, E., & Perlman, M. (2025). A systematic review and meta?analysis of approaches to teaching problem?solving skills in early childhood education and care settings: A focus on science, technology, engineering and mathematics activities. Review of Education, 13(2). https://doi.org/10.1002/rev3.70079

Chang Hiang-Chu, A. (2024). Learning to live together: A key educational challenge of our time. Journal of Vasyl Stefanyk Precarpathian National University, 11(1), 25–38. https://doi.org/10.15330/jpnu.11.1.25-38

Cinantya, C., & Maimunah. (2022). Pembelajaran sains berbasis kegiatan bermain kreatif di lingkungan lahan basah untuk mengembangkan kecerdasan naturalistik anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 10, 449–456.

Eshach, H., & Fried, M. N. (2005). Should science be taught in early childhood? Journal of Science Education and Technology, 14(3), 315–336. https://doi.org/10.1007/s10956-005-7198-9

Fauzi, A. N. N., Pamungkas, J., Hayati, N., & Christianti, M. (2024). Utilization of animated videos in stimulating listening and speaking skills in early childhood. Jurnal Pendidikan Progresif, 14(3), 1847–1858. https://doi.org/10.23960/jpp.v14.i3.2024125

Firdaus, A., Lestari, F., & Afiff, S. A. (2023). Integration of knowledge and local wisdom for disaster resilience in Anak Krakatau volcano. Jàmbá: Journal of Disaster Risk Studies, 15(1). https://doi.org/10.4102/jamba.v15i1.1457

Fragkiadaki, G., Fleer, M., & Ravanis, K. (2021). Understanding the complexity of young children’s learning and development in science: A twofold methodological model building on constructivist and cultural-historical strengths. Learning, Culture and Social Interaction, 28, 100461. https://doi.org/10.1016/j.lcsi.2020.100461

Güvelio?lu, E., & Tantekin Erden, F. (2023). Disaster education for young children: A systematic review and thematic analysis. Sakarya University Journal of Education, 13(4), 574–591. https://doi.org/10.19126/suje.1332070

Hantulu, N. I., Ardini, P. P., & Rawanti, S. (2025). The influence of cooking class center on children’s science skills at TK Negeri Pembina Gorontalo City. Indonesian Journal of Early Childhood Education Studies, 14(1), 15–23. https://doi.org/10.15294/ijeces.v14i1.21921

Hidi, S., & Renninger, K. A. (2006). The four-phase model of interest development. Educational Psychologist, 41(2), 111–127. https://doi.org/10.1207/s15326985ep4102_4

Kikas, E. (2010). Children’s thinking: Clouds, rain, and rainbow in children’s explanations. Folklore, 44, 113–130. https://doi.org/10.7592/FEJF2010.44.kikas

Khambali, K., Inten, D. N., Mulyani, D., Lichandra, F., & Tiwi, D. (2021). Peran orang tua terhadap pembelajaran mitigasi bencana bagi anak usia dini di masa Covid-19. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(3), 1881–1896. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i3.1866

Larimore, R. A. (2020). Preschool science education: A vision for the future. Early Childhood Education Journal, 48(6), 703–714. https://doi.org/10.1007/s10643-020-01033-9

Lilianti, L., Bian, Y., Jaya, A., Mokodompit, M., Juhadira, J., & Herlian, H. (2023). Transformasi siaga bencana: Membangun safety culture melalui pendidikan kebencanaan di satuan PAUD. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(5), 6215–6223. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i5.5348

Maryanto, S., Nadhir, A., & Santoso, D. R. (2018). Implementation of town watching and development of observatory for community education in volcano hazard mitigation. Proceedings of the 4th International Conference on Frontiers of Educational Technologies, 52–56. https://doi.org/10.1145/3233347.3233349

Nisa, S. T. (2024). Mengenal gejala alam melalui pendekatan interaktif pada anak kelompok B melalui sains sederhana gunung meletus. Edukids: Jurnal Pertumbuhan, Perkembangan, dan Pendidikan Anak Usia Dini, 21(1), 19–28. https://doi.org/10.17509/edukids.v21i1.68450

Nurani, Y., Hapidin, H., Wulandari, C., & Sutihat, E. (2022). Pengenalan mitigasi bencana banjir untuk anak usia dini melalui media digital video pembelajaran. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(6), 5747–5756. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i6.2940

Oktaria, R., Windah, A., Nurhaida, I., Putra, P., & Haerudin, N. (2023). Pembelajaran mitigasi bencana berbasis literasi informasi untuk meningkatkan disaster self awareness AUD. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(2), 2109–2122. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i2.3430

Piaget, J. (1970). The science of education and the psychology of the child. Viking Press.

Rahiem, M. D. H., & Widiastuti, F. (2020). Pembelajaran mitigasi bencana alam gempa bumi untuk anak usia dini melalui buku bacaan bergambar. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(1), 36–48. https://doi.org/10.31004/obsesi.v5i1.519

Ronan, K. R., & Johnston, D. M. (2005). Promoting community resilience in disasters. Springer. https://doi.org/10.1007/b102725

Rosyida, A., Aziz, M., Firmansyah, Y., Setiawan, T., Pangesti, K. P., Kakanur, F., & Assaudi, B. (2024). Data bencana Indonesia 2024. Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB.

Saçkes, M., Flevares, L. M., & Trundle, K. C. (2010). Four- to six-year-old children’s conceptions of the mechanism of rainfall. Early Childhood Research Quarterly, 25(4), 536–546. https://doi.org/10.1016/j.ecresq.2010.01.001

Simamora, S. C., Gaffar, V., & Arief, M. (2024). Systematic literature review dengan metode PRISMA: Dampak teknologi blockchain terhadap periklanan digital. Manajemen dan Pemasaran Jasa, 14(1).

Solfiah, Y., Risma, D., & Kurnia, R. (2019). The knowledge of early childhood education teachers about natural disaster management. KINDERGARTEN: Journal of Islamic Early Childhood Education, 2(2), 159–166.

Solfiah, Y., Risma, D., Hukmi, & Kurnia, R. (2020). Early childhood disaster management media through picture story books. JPUD – Jurnal Pendidikan Usia Dini, 14(1), 141–155. https://doi.org/10.21009/141.10

Thulin, S., Leden, L., & Hansson, L. (2025). Preschool teachers’ experiences of teaching nature of science through book talks in early childhood education. Research in Science Education. https://doi.org/10.1007/s11165-025-10283-9

Weldemariam, K. (2020). Learning with vital materialities: Weather assemblage pedagogies in early childhood education. Environmental Education Research, 26(7), 935–949. https://doi.org/10.1080/13504622.2020.1761300

Widanty, T., & Pamungkas, J. (2023). Pengembangan media flashcard mitigasi bencana alam gunung meletus untuk anak usia 5–6 tahun. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(5), 5733–5744. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i5.5258

Downloads

Published

28-02-2026

Check Article Index

How to Cite

Bararena, S. J., Bilillah, R. S., Rizqi, N. C., & Hayati, N. (2026). Integrasi Mitigasi Bencana dalam Pengenalan Gejala Alam pada Pembelajaran Sains AUD: Sebuah Kajian SLR. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 10(1), 630–640. https://doi.org/10.31004/obsesi.v10i1.7691