- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the works authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journals published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
Pendidikan Moral Anak Usia Dini Berbasis Kearifan Lokal dalam Keluarga
DOI:
https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i3.2020Keywords:
pendidikan moral, anak usia dini, keluarga, kearifan lokalAbstract
Mendidik anak agar memiliki moral yang baik bukanlah hal yang instan, hal tersebut harus dilakukan mulai dari lingkup pendidikan dan sosial terkecil, yakni keluarga. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui bagaimana orangtua mendidik moral anak usia dini dalam keluarga berbasis kearifan lokal. Penelitian ini dilakukan di lingkup keluarga yang berada di Desa Cikakak, sampel dalam penelitian ini yakni ada lima keluarga dimana dua keluarga juru kunci dan tiga keluarga disekitar masjid Saka Tunggal. Jenis penelitian ini merupakan penelitian lapangan, dalam pengumpulan data, peneliti menggunakan teknik wawancara. Dalam menganalisis dat peneliti menggunakan teknik Miles dan Huberman yakni dimulai dengan reduksi data, penyajian data dan verifikasi data. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwasanya pendidikan moral dilakukan melalui dua tradisi yakni tradisi berupa praktik dan tradisi lisan. Dari dua tradisi tersebut terdapat beberapa nilai moral yang diajarkan yakni nilai toleransi atau menghargai orang lain, kebersamaan dan saling berbagi, saling memaafkan, bekerjasama, gotong royong dan menghilangkan sifat iri, sombong (sifat buruk dalam diri), kepedulian (peduli pada alam), penghormatan (menghormati), jujur, tidak serakah, dan bertanggung jawab.
Downloads
References
Ananda, S. (2021). Nilai - Nilai Kearifan Lokal Tari Campak Di Bangka Selatan Dan Implementasi Dalam Layanan Bimbingan Dan Konseling. Universitas Sriwijaya.
Barida, M. (2016). Pengembangan perilaku anak melalui imitasi. Jurnal Care Edisi Khusus Temu Ilmiah, 03(3), 13-20.
Boiliu, F. M., & Polii, M. (2020). Peran Pendidikan Agama Kristen dalam Keluarga di Era Digital terhadap Pembentukan Spiritualitas dan Moralitas Anak. IMMANUEL: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristen, 1(2), 76-91. https://doi.org/10.46305/im.v1i2.18
Desmita. (2012). Psikologi Perkembangan. Remaja Rosdakarya.
Dokhi, M. (2016). Analisis Kearifan LokalDitinjau dari Keragaman Budaya. PDSPK Depdiknas.
Fitri, A. N., Riana, A. W., & Fedryansyah, M. (2015). Perlindungan Hak-Hak Anak Dalam Upaya Peningkatan Kesejahteraan Anak. Prosiding Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(1), 45-50. https://doi.org/10.24198/jppm.v2i1.13235
Fitri, M., & Na'imah, N. (2020). Faktor Yang Mempengaruhi Perkembangan Moral Pada Anak Usia Dini. Al-Athfaal: Jurnal Ilmiah Pendidikan Anak Usia Dini, 3(1), 1-15. https://doi.org/10.24042/ajipaud.v3i1.6500
Khaironi, M. (2017). Pendidikan Moral Pada Anak Usia Dini. Jurnal Golden Age, 1(01), 1. https://doi.org/10.29408/goldenage.v1i01.479
Kirom, A. (2017). Peran Guru Dan Peserta Didik Dalam Proses Pembelajaran Berbasis Multikultural. Al Murabbi, 3(1), 69-80. http://jurnal.yudharta.ac.id/v2/index.php/pai/article/view/893
Koentjaraningrat. (1990). Pengantar Ilmu Antropologi. Djambata.
Koentjaraningrat. (2000). . Pengantar Ilmu Antropologi. Rineka Cipta.
Medcom.id. (2021). Upaya Mencegah Kenakalan Remaja di Jakarta. Medcom.Id.
Miles, M. B. and A. M. H. (2005). Qualitative Data Analysis (terjemahan. UI Press.
Moleong, L. J. (2016). Metodologi Penelitian Kualitatif. PT Rosdakarya.
PDSPK. (2016). Analisis Kearifan Lokal Ditinjau Dari Keragaman Budaya. PDSPK Kemdikbud RI.
Rachmawati, Y. (2020). Pengembangan Model Etnoparenting Indonesia pada Pengasuhan Anak. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(2), 1150-1162. https://doi.org/10.31004/obsesi.v5i2.706
Ramadhan, M. C., Marlina, M., & Isnaini, I. (2020). Pencegahan Terjadinya Tindak Pidana Nakotika pada Anak di Kelurahan Bantan Timur. Journal of Education, Humaniora and Social Sciences (JEHSS), 2(3), 540-553. https://doi.org/10.34007/jehss.v2i3.115
Rozaq, A. (2013). Pendidikan Moral Anak Pilar Utama Dalam Keluarga. Jurnal Tarbawi, 10(2).
Satya Yoga, D., Suarmini, N. W., & Prabowo, S. (2015). Peran Keluarga Sangat Penting dalam Pendidikan Mental, Karakter Anak serta Budi Pekerti Anak. Jurnal Sosial Humaniora, 8(1), 46. https://doi.org/10.12962/j24433527.v8i1.1241
Surawati, N. M., Sri Winarti, N. N., & Dwipayana, A. . P. (2019). Esensi Ajaran Moralitas Dalam Tutur Jatiswara. Dharmasmrti: Jurnal Ilmu Agama Dan Kebudayaan, 10(2), 53-59. https://doi.org/10.32795/ds.v19i2.427
Tridhonanto, A. (2014). Mengembangkan Pola Asuh Demokratis. Elex Media Komputindo.
Ulumudin, I. (2020). Pengembangan Model "Teknik Imitasi" Sebagai Terapi Dasar Untuk Anak Usia Dini Dengan Autisme. JIV-Jurnal Ilmiah Visi, 15(1), 41-52. https://doi.org/10.21009/JIV.1501.5
Wuryandani, W. (2010). Peranan Keluarga Dalam Menanamkan Nilai Moral Pada Anak Usia Dini. Diklus, 14(1), 76-85.

