- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the works authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journals published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
Pengaruh Lingkungan Keluarga Terhadap Pemenuhan Hak Bermain dan Hak Rekreasi
DOI:
https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i3.1180Keywords:
anak usia dini, hak bermain, hak rekreasi, lingkungan KS-1Abstract
Keluarga Sejahtera terbagi atas keluarga pra sejahtera, keluarga sejahtera 1, keluarga sejahtera 2, keluarga sejahtera 3, dan keluarga sejahtera 3 plus. Keluarga yang bisa mencukupi kebutuhan dasar, tapi belum bisa mencukupi kebutuhan sosial psikologisnya disebut keluarga sejahtera 1. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui terdapat tidaknya pengaruh lingkungan Keluarga Sejahtera 1 (KS-1) terhadap pemenuhan hak bermain dan hak rekreasi di Kecamatan Dukuhseti, serta untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambat pemenuhan hak bermain dan hak rekreasi di Kecamatan Dukuhseti. Menggunakan metode penelitian kuantitatif analisis regresi linier sederhana dengan melakukan dua kali pengujian terhadap variabel bebas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh lingkungan KS-1 terhadap pemenuhan hak bermain dan hak rekreasi pada anak. Adapun faktor penghambat lingkungan KS-I terhadap pemenuhan hak bermain dan hak rekreasi meliputi: cara orang tua mendidik, kondisi ekonomi orang tua, dan latar belakang kebudayaan. Sedangkan faktor pendukung meliputi: interaksi antar anggota keluarga, suasana rumah, dan perhatian orang tua.Downloads
References
Ahmadi, A. (2007). Sosiologi Pendidikan. Rineka Cipta.
Ali, M., & Prima, E. (2020). Indonesian Journal of Early Childhood Democratic Values in Early Care of Children in A Children Garden. 9(2), 98-104. https://doi.org/10.15294/ijeces.v9i2.40701
Andre, E. K., Williams, N., Schwartz, F., & Bullard, C. (2017). Benefits of Campus Outdoor Recreation Programs: A Review of the Literature. Journal of Outdoor Recreation, Education, and Leadership, 9(1), 15-25. https://doi.org/10.18666/JOREL-2017-V9-I1-7491
Azizah, N., & Kurniawati, Y. (2013). Tingkat Keterampilan Berbicara Ditinjau Dari Metode Bermain Peran Pada Anak Usia 5-6 Tahun. Indonesian Journal of Early Childhood Education Studies, 2(2), 50-57. https://doi.org/10.15294/ijeces.v2i2.9241
Babić, M. M., Tkalec, S., & Cheatham, L. P. (2018). The right to education for children with disabilities from the earliest age. Croatian Journal of Education, 20(1), 233-263. https://doi.org/10.15516/cje.v20i1.2494
Badan Pusat Statistik Kabupaten Pati. (2019). Kecamatan Dukuhseti Dalam Angka 2019. Badan Pusat Statistik Kabupaten Pati.
Barnadib, I. (2002). Filsafat Pendidikan. Adicita Karya Nusa.
Binagwaho, A., Scott, K. W., & Harward, S. H. (2016). Early childhood development in Rwanda: A policy analysis of the human rights legal framework. BMC International Health and Human Rights, 16(1), 1-5. https://doi.org/10.1186/s12914-016-0076-0
BKKBN. (2011). Batasan dan Pengertian MDK. Pemutakhiran Data Keluarga. http://aplikasi.bkkbn.go.id/mdk/BatasanMDK.aspx
Dalyono, M. (2009). Psikologi Pendidikan. Rineka Cipta.
Dewi, S. M. (2011). Transformasi Kudus Sebagai Kota Layak Anak ( Tinjauan atas Pemenuhan Hak Sipil dan Partisipasi ). Muwazah, 3(1), 398-410.
Fitri, S. N., & Waluyo, E. (2020). Early Childhood Education Papers Implementation of Ksatria Story Book in Embedding Leadership Character Values in Children 5-6 Years Old. Jurnal Belia, 9(1), 7-12. https://doi.org/10.15294/belia.v9i1.28381
Gunarsa, S. D. (2008). Psikologi Anak: Psikologi Perkembangan Anak dan Remaja. PT BPK Gunung Mulia.
Hariwijaya. (2009). PAUD Melejitkan Potensi Anak dengan Pendidikan Sejak Dini. Mahadika Publicity.
Hidajat, E. (2002). Aku Anak Dunia (Bacaan Hak-hak Anak bagi Anak). Yayasan Aulia Jakarta.
Hurlock, E. B. (1993). Psikologi Perkembangan : Suatu Pendekatan Sepanjang Rentang Kehidupan (edisi ke lima). Erlangga.
Indriati, N. Y., Wahyuningsih, K. K., S, S., & S, S. (2018). Perlindungan dan Pemenuhan Hak Anak (Studi Tentang Orangtua Sebagai Buruh Migran Di Kabupaten Banyumas). Mimbar Hukum - Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada, 29(3), 474. https://doi.org/10.22146/jmh.24315
KEMDIKBUD. (2019). Temukan Informasi Sekolah di seluruh Indonesia. Sekolah Kita. http://sekolah.data.kemdikbud.go.id/
KEMENPPPA. (2020). Sejarah Kemenpppa Republik Indonesia. Kementerian Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak Republik Indonesia. www.kemenpppa.go.id
Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dan Badan Pusat Statistik. (2019). Profil Anak Indonesia Tahun 2019. Kementerian Pemerdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak (KEMENPPPA), 378. https://www.kemenpppa.go.id/lib/uploads/list/15242-profil-anak-indonesia_-2019.pdf
Kurnia, R. (2012). Konsepsi Bermain dalam menumbuhkan Kreativitas Pada Anak Usia Dini. Jurnal Educhild : Pendidikan dan Sosial. 01(1), 77-85.
Latiana, L. (2019). Buku Ajar Pendidikan Anak Dalam Keluarga. PGPAUD UNNES.
Lehrl, S., Evangelou, M., & Sammons, P. (2020). The Home Learning Environment and Its Role in Shaping Children's Educational Development. School Effectiveness and School Improvement, 31(1), 1-6. https://doi.org/10.1080/09243453.2020.1693487
Mutiah, D. (2010). Psikologi Bermain Anak Usia Dini. Kencana.
Nuryani, S. (2015). Studi Deskriptif Penanaman Nilai Moral Pada Anak Usia Dini di Lingkungan Lokalisasi Sunan Kuning Kelurahan Kalibanteng Kulon Kota Semarang. Belia, 4(2), 72-78. https://doi.org/10.15294/belia.v4i2.7546
Orth, U. (2018). The family environment in early childhood has a long-term effect on self-esteem: A longitudinal study from birth to age 27 years. In Journal of Personality and Social Psychology (Vol. 114, Issue 4, pp. 637-655). American Psychological Association. https://doi.org/10.1037/pspp0000143
Pratama, D., Hidayah, R., & Hargiyansari, T. (2016). Peran pendidik dalam menumbuhkan perilaku prososial anak dengan media permainan tradisional. Seminar Nasional Hasil Penelitian Kepada Masyarakat UNIPMA, 20-23.
Puspita, Dini; Suparti; Wilandari, Y. (2014). Klasifikasi Tingkat Keluarga Sejahtera dengan Menggunakan Metode Regresi Logistik Ordinal dan Fuzzy K-Nearest Neighbor (Studi Kasus Kabupaten Temanggung Tahun 2013). Jurnal Gaussian, 3(4), 645-653.
Rosdiani, D. (2016). Pendidikan Rekreasi. Alfabeta.
Setyowati, N. D. (2018). Penerapan Permainan Kreatif Mencari Harta Karun Untuk Meningkatkan Kemampuan Memecahkan Masalah Pada Anak Kelompok B Di Taman Kanak-Kanak Mm . Novita Dwi Setyowati Abstrak Aspek perkembangan kognitif dalam memecahkan masalah adalah aspek utama yang harus. Jurnal Pinus, 3(2), 111-117. https://doi.org/10.29407/pn.v3i2.11872
Shah, S. A., Shah, S. M. H., & Ishfaq, U. (2018). Violations of Basic Children Rights at Elementary Level Education. Global Social Sciences Review, III(IV), 114-126. https://doi.org/10.31703/gssr.2018(III-IV).08
Slameto. (2003). Belajar dan Faktor-faktor yang Mempengaruhinya. Rineka Cipta.
Sulistiowati, R., Prihantika, I., Atika, D. B., & Sari, Y. R. (2018). Implementasi Kebijakan Kabupaten Layak Anak Di Kabupaten Pringsewu. Spirit Publik, 13(2), 27-46.
https://doi.org/10.20961/sp.v13i2.24874
Tedjasaputra, M. (2001). Bermain, Mainan, dan Permainan untuk Pendidikan Usia Dini. Gramedia Widiasarana Indonesia.
Thalib, M. C. (2020). Refleksi Perlindungan Hak Anak Butuh Kasih di Kota Gorontalo. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(1), 566. https://doi.org/10.31004/obsesi.v5i1.672
UNICEF. (2018). Konvensi Hak Anak: Versi Anak-Anak. UNICEF Indonesia. https://www.unicef.org/indonesia/id/konvensi-hak-anak-versi-anak-anak
Wardani, R. K., & Hasanah, I. (2015). Pemenuhan Hak Anak dalam Keluarga Poligami (Children Right Fulfillment in Polygamy Family). Jurnal Perempuan Dan Anak, 1(23), 1-6. https://doi.org/10.22219/jpa.v1i1.2744
Widyatama, I. G. N., & Suwena, I. K. (2017). Pengetahuan Dasar Ilmu Pariwisata. Bali: Pustaka Larasan. Pustaka Larasan.

