Peran Ibu Pedagang Pasar 24 Jam Terhadap Perkembangan Moral Anak (Penelitian Studi Kasus di Kota Bekasi)

Vienna Aniella Nauli(1), Karnadi Karnadi(2), Sri Martini Meilani(3),
(1) Universitas Negeri Jakarta
(2) Universitas Negeri Jakarta
(3) Universitas Negeri Jakarta

Corresponding Author
Copyright (c) 2019 Vienna Aniella Nauli

DOI : https://doi.org/10.31004/obsesi.v3i1.179

Full Text:    Language : id
Submitted : 2019-03-27
Published : 2019-04-05

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mencermati peran ibu pedagang pasar 24 jam terhadap perkembangan moral anak. Adapun hal yang teramati : (1) gambaran peran ibu dalam memberikan bentuk-bentuk peraturan, hukuman, maupun penghargaan, serta teknik disiplin demi tercapainya perkembangan moral anak. (2) faktor-faktor yang mempengaruhi peran ibu. (3) gambaran pola asuh budaya setempat. (4) gambaran peran masyarakat dalam mendidik moral anak. Subjek berjumlah 1 orang. Subyek merupakan ibu pedagang pasar 24 jam yang memiliki anak usia 7 tahun. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Analisis data yang digunakan yaitu dengan model campbell. Data penelitian ini diperoleh dari hasil observasi, dokumentasi, wawancara dan catatan lapangan. Hasil temuan penelitian ini menunjukkan bahwa ibu belum tepat dalam memberikan peraturan, hukuman, maupun penghargaan, serta disiplin. Faktor ekonomi, peran ibu tunggal, dan kondisi fisik dan emosional juga mempegaruhi keterlibatan ibu dalam mengembangkan moral anak. Pola asuh budaya setempat juga berpengaruh terhadap pola asuh yang ibu selaku orangtua berikan demi tercapainya perkembangan moral anak. Masyarakat harus memberikan pengaruh yang baik bagi anak dan juga masyarakat harus saling bahu-membahu untuk memperhatikan perilaku anak yang memiliki orang tua bekerja. Di sekolah, guru harus mampu untuk bekerja sama dengan para orang tua agar guru juga mengetahui permasalahan ibu dan anak, serta mengetahui perilaku anak di rumah


Keywords


peran ibu; peraturan; hukuman; penghargaan; pola asuh

References


Adeng. (2014). Sejarah sosial kota bekasi. Jurnal Penelitian Sejarah Dan Budaya, 6(3), 397–412. Retrieved from http://ejurnalpatanjala.kemdikbud.go.id/patanjala/index.php/patanjala/article/viewFile/171/122

Anggaraeni, F. D. (2018). Pengaruh Pola Asuh Orang Tua terhadap Perilaku Pengguna Sistem e-learning pada Mahasiswa Universitas Sumatera Utara, 1(1). https://doi.org/10.32734/lwsa.v1i1.158

Augustine, M. E., & Stifter, C. A. (2015). Temperament, parenting, and moral development: Specificity of behavior and context. Social Development, 24(2), 285–303. https://doi.org/10.1111/sode.12092

Azra, A. (2000). Pendidikan Akhlak dan Budi Pekerti: Membangun Kembali Anak Bangsa. Makalah Dalam Konvensi Nasional Pendidikan Tahun 2001, (1). Retrieved from http://file.upi.edu/Direktori/JURNAL/JURNAL_MIMBAR_PENDIDIKAN/MIMBAR_NO_1_2001/Pendidikan_Akhlak_dan_Budi_Pekerti__�Membangun_kembali_anak_Bangsa�.pdf

Berkowitz, M. W., & Grych, J. H. (1998). Fostering goodness: Teaching parents to facilitate children’s moral development. Journal of Moral Education, 27(3), 371–391. https://doi.org/10.1080/0305724980270307

Bornstein, M. H. (2012). Cultural Approaches to Parenting. Journal of Developmental Psychology, 12(2–3), 212–221. https://doi.org/10.1080/15295192.2012.683359.Cultural

Coll, C. G., & Pachter, L. M. (2002). Ethnic and Minority Parenting. Handbook of parenting. Social conditions and applied parenting (Vol. 4). https://doi.org/10.2307/353999

Cowan, P. A., Longer, J., Heavenrich, J., & Nathanson, M. (1969). Social learning and Piaget’s cognitive theory of moral development. Journal of Personality and Social Psychology, 11(3), 261–274. https://doi.org/10.1037/h0027000

Crain, W. (2007). Teori Perkembangan Konsep dan Aplikasi. Yogyakarta: Pustaka Belajar.

Dewi, P. M. (2012). Pastisipasi Tenaga Kerja Perempuan dalam Meningkatkan Pendapatan Keluarga. Jurnal Ekonomi Kuantitatif Terapan, 5(2), 119–124.

Didin, Elifcan; Yarali, K. T. (2018). Examination Of Preschool Education Program In Term Of Moral Component, 9(31), 174–193. Retrieved from https://www.researchgate.net/publication/324573933_Examination_of_Preschool_Education_Program_in_Terms_of_Moral_Components_Okul_oncesi_egitim_programinin_ahlakin_bilesenleri_acisindan_incelenmesi

Dodge, K. A., & Rabiner, D. L. (2009). NIH Public Access. Child Development, 75(4), 1003–1008. https://doi.org/10.1111/j.1467-8624.2004.00721.x.Returning

Farida, L. (2011). Kontribusi Pendapatan Perempuan Bekerja Sektor Informal Pada Ekonomi Keluarga Di Kota Pekanbaru. Jurnal Aplikasi Bisnis, 1(2), 103–112.

Fitria, N. (2016). Pola Asuh Orang Tua Dalam Mendidik Anak Usia Prasekolah Ditinjau Dari Aspek Budaya Lampung. Jurnal Fokus Konseling, 2(2), 99–115. https://doi.org/32536457784

Gusniarti, U., & Qudsyi, H. (2007). Hubungan Antara Keberfungsian Keluarga Dengan Penalaran Moral Pada Anak Usia Akhir. Jurnal Ilmiah Berskala Psikologi, 9(1), 44–61.

Hapsari, I. I. (2016). Psikologi Perkembangan.

Harahap, F. R. (2013). Dampak Urbanisasi Bagi Perkembangan Kota Di Indonesia. Jurnal Society, I(1), 35–45.

Harian Liputan6. (2017). Tingkat Kriminalitas di Bekasi Tertinggi Se-Jawa Barat. Liputan6.

Harian Tempo. (2018). Kriminalitas Anak di Bekasi Meningkat, Simak 5 Kasus Ini. Tempo.

Harian Tribun. (2019). Tiga Kasus Kriminal di Kota Bekasi yang Paling Menonjol Sepanjang 2018. Tribun Jakarta.

Heri, O., & Nugroho, P. (2014). MERETAS DAMAI DI TENGAH KEBERAGAMAN Mengembangkan Pendidikan Kristiani untuk Perdamaian dalam Perspektif Multikulturalisme. Gema Teologi, 38(2), 143–170. Retrieved from http://journal-theo.ukdw.ac.id/index.php/gema/article/download/185/174

Hurlock, E. B. (1991). Psikologi Perkembangan. Jakarta: Erlangga.

Hyoscyamina, D. E. (2011). Peran Keluarga Dalam Membangun Karakter Anak. Jurnal Psikologi Universitas Diponegoro, 10(2), 144–152. https://doi.org/10.14710/JPU.10.2.144-152

Iswara, M. R. (2016). Pengasuhan Orang Tua Ketukunan Suku Madura Pada Anak Usia Sekolah Dasar Dengan Gangguan Perilaku ( Conduct Disorder ), 508–523.

Kotchick, B. A., & Forehand, R. (2002). Putting Parenting in Perspective: A Discussion of The Contextual Factors That Shape Parenting Practices. Journal of Child and Family Studies, 11(3), 255–269. https://doi.org/10.1023/A

Nurhidayah, S. (2008). Pengaruh Ibu Bekerja Dan Peran Ayah Dalam Coparenting Terhadap Prestasi Belajar Anak. Jurnal Soul, 1(2).

Paramitha, K., & Basaria, D. (2018). Pola Asuh Ayah Terhadap Anak Perempuan dan Laki-Laki Keluarga Patrilineal, 2(1), 127–134.

Piotrowski, C. (1997). Rules of Everyday Family Life: The Development of Social Rules in Mother-Child and Sibling Relationships. International Journal of Behavioral Development, 21(3), 571–598. https://doi.org/10.1080/016502597384794

Pitoyo, A. J. (2007). Dinamika Sektor Informal di Indonesia: Prospek , Perkembangan , dan Kedudukannya. Jurnal Populasi, 18(2), 129–146. https://doi.org/10.1534/genetics.113.154740

Robiyah, R., Ekasari, D., & Witarsa, R. (2018). Pengaruh Pola Asuh Ibu terhadap Kecerdasan Sosial Anak Usia Dini di TK Kenanga Kabupaten Bandung Barat. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 2(1), 74–81.

Salaa, J. (2015). Peran Ganda Ibu Rumah Tangga Dalam Meningkatkan Ekonomi Keluarga Di Desa Tarohan Kecamatan Beo Kabupaten Kepulauan Talaud. Jurnal Holistik, VIII(15), 1–16. Retrieved from https://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/holistik/article/view/7820

Santrock, J. W. (2008). Psikologi Pendidikan. Jakarta: Kencana.

Sarbini, A. (2011). Model Dakwah Berbasis Budaya Lokal di Jawa Barat. Jurnal Ilmu Dakwah, 5(17), 291–322.

Severe, S. (2000). Bagaimana Bersikap Pada Anak Agar Anak Bersikap Baik. Jakarta: Gramedia.

Sheryl L. Olson, John E. Bates, and K. B. (1990). Early antecedents of childhood impulsivity: The role of parent-child interaction, cognitive competence, and temperament. Journal of Abnormal Child Psychology, 18(3), 317–334.

Smetana, J. G. (1999). The Role of Parents in Moral Development. Journal of Moral Education, 28(3). https://doi.org/10.1080/030572499103106

Sugiyono. (2010). Memahami Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta.

Sukmayadi, T. (2017). Meneropong Nilai-Nilai Karakter Berbasis Kearifan Lokal pada Masyarakat Adat Kampung Mahmud dalam Rangka Penguatan Pendidikan Karakter Bangsa. Prosiding Seminar Nasional PKn-Unnes, 90–97. Retrieved from http://proceedings.id/index.php/pkn/article/viewFile/599/597

Syamsuddin, M. (2007). Agama, Migrasi Dan Orang Madura. Desember, VIII(2), 150–182.

Thompson, R. A. (2012). Whither the Preconventional Child? Toward a Life-Span Moral Development Theory. Child Development Perspectives, 6(4), 423–429. https://doi.org/10.1111/j.1750-8606.2012.00245.x

Vasta, Ross; Miller, Scott A; Ellis, S. (2004). Child Psychology. USA: John Wiley & Sons.

Webster-Stratton, C., & Taylor, T. (2001). Nipping early risk factors in the bud: preventing substance abuse, delinquency, and violence in adolescence through interventions targeted at young children (0-8 years). Prevention Science, 2(3), 165–192. https://doi.org/10.1023/A:1011510923900

Yin, R. K. (2014). Case Study Research: Design and Methods (5th ed.). USA: SAGE.

Yolanda, W. G., & Wismanto, Y. B. (2017). Perbedaan Regulasi Emosi dan Jenis Kelamin pada Mahasiswa yang Bersuku Batak dan Jawa. Psikodimensia, 16(1), 72–80. https://doi.org/10.24167/psiko.v16i1.948


Article Metrics

 Abstract Views : 33 times
 PDF Full Text Downloaded : 14 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.