- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the works authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journals published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
Penanaman Nilai-Nilai Karakter melalui Kegiatan Storytelling dengan Menggunakan Cerita Rakyat Sasak pada Anak Usia Dini
DOI:
https://doi.org/10.31004/obsesi.v3i1.108Keywords:
Nilai-Nilai Karakter Cerita Rakyat Sasak Taman Kanak-Kanak Kearifan LokalAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan metode storytelling berbasis cerita rakyat sasak untuk menanamkan nilai-nilai karakter pada anak Taman Kanak-Kanak di TK Ummi Adniyah NW Sekarteja. Penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif. Jenis Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data adalah observasi, Wawancara, dan dokumentasi. Instumen pengumpulan data yang digunakan adalah peneliti, Lembar Observasi, dan wawancara. Uji keabsahan data dengan uji credibility, Uji Transferability, kebergantungan dependability dan kepastian confirmability. Proses analisis data dilakukan dengan menggunakan model analisis interaktif Miles & Huberman yaitu Data Collection, Data Display, Data Reduction, dan Conclusion Drawing. Hasil dari penelitian didapatkan kegiatan storytelling dengan menggunakan cerita rakyat mampu untuk menanamkan nilai-nilai karakter. Nilai-nilai karakter yang muncul diantaranya adalah karakter tanggung jawab, mandiri, jujur, religious, dan kerjasama. Karakter yang muncul merupakan sebuah akumulasi yang muncul dari perilaku anak-anak setelah mendengarkan cerita rakyat yang digunakan seperti “lelampaq Lendong Kaoq” dan “ Tegodek-godek dan Tetuntel-tuntel”
Downloads
References
Alkaaf, F. (2017). Perspectives of learners and teachers on implementing the storytelling strategy as a way to develop story writing skills among middle school students. Cogent Education, 4(1), 1–23. https://doi.org/10.1080/2331186X.2017.1348315
Choirun Nisak Aulina, & Aulina, C. N. (2013). Penanaman Disiplin Pada Anak Usia Dini. Pedagogia, 2(1), 36–49. https://doi.org/10.21070/pedagogia.v2i1.45
Fitroh, S. F., Dwi, E., Sari, N., Studi, P., Guru, P., Anak, P., … Madura, U. T. (2015). Dongeng Sebagai Media Penanaman Karakter Pada Anak Usia Dini. PG-PAUD Trunojoyo, 2.
Junaidi, F. (2017). the Value of Character Education in Andai-Andai Folklore and Its Use As Learning Material for, III(9), 501–509.
Kunci, K. (2017). Jurnal obsesi. Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Perkembangan Bahasa Balita Di UPTD Kesehatan Baserah, 1(2), 148–155.
Lee, A. (2016). Implementing character education program through music and integrated activities in early childhood settings in Taiwan. International Journal of Music Education, 34(3), 340–351. https://doi.org/10.1177/0255761414563195
Lisenbee, P. S., & Ford, C. M. (2018). Engaging Students in Traditional and Digital Storytelling to Make Connections Between Pedagogy and Children’s Experiences. Early Childhood Education Journal, 46(1), 129–139. https://doi.org/10.1007/s10643-017-0846-x
Liu, M. C., & Wang, J. Y. (2010). Investigating knowledge integration in web-based thematic learning using concept mapping assessment. Educational Technology and Society, 13(2), 25–39.
Moezzi, M., Janda, K. B., & Rotmann, S. (2017). Using stories, narratives, and storytelling in energy and climate change research. Energy Research and Social Science, 31(August), 1–10. https://doi.org/10.1016/j.erss.2017.06.034
Nur Azizah, A., & Ali, M. (n.d.). Penanaman Nilai Moral Melalui Metode Bercerita Pada Anak Usia 5 – 6 Tahun Di Tk Khodijah, 1–16.
Nurmalina. (2016). Jurnal paud tambusai. Jurnal Obsesi, 2, 73–78.
Pendidikan, J., Pendidikan, G., Usia, A., Volume, D., Tahun, N., Metode, P., … Tahun, N. (2018). KARAKTER ANAK KELOMPOK B TK GUGUS MELATI KECAMATAN MARGA e-Journal Pendidikan Anak Usia Dini Universitas Pendidikan Ganesha, 6(1).
Rasyad, A. (2015). Developing a Parenting Training Model of Character Education for Young Learners from Poor Families by Using Transformative Learning Approach. International Education Studies, 8(8), 50–56. https://doi.org/10.5539/ies.v8n8p50
Rukiyati, & Purwastuti, L. A. (2016). Model pendidikan karakter berbasis kearifan lokal pada Sekolah Dasar di Bantul Yogyakarta. Jurrnal Pendidikan Karakter, VI(1), 130–142.
Varun, A. (2014). Thematic Approach for effective communication in ECCE, 3(3), 49–51.
Wardani, N. E., & Widiyastuti, E. (2015). Integrated Thematic Learning Model Based on Wayang Kancil Which can be Used to Teach Character Education Values to Pupils of Elementary Schools in Surakarta , Indonesia. Asian Journal of Management Sciences & Education, 4(April), 36–42.


