- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the works authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journals published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
Perspektif Guru terhadap Regulasi Diri Anak dalam Transisi PAUD-SD
DOI:
https://doi.org/10.31004/obsesi.v10i2.7855Keywords:
perspektif guru, regulasi diri anak, transisi paud-sdAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perspektif guru terhadap kemampuan regulasi diri anak dalam konsteks transisi dari PAUD menuju ke sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus melalui wawancara mendalam terhadap guru PAUD dan SD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memaknai regulasi diri, khususnya kemampuan menunggu giliran, sebagai indikator penting kesiapan bersekolah. Guru PAUD memandang regulasi diri sebagai proses perkembangan bertahap melalui pembiasaan dan interaksi sosial, sedangkan guru SD menekankannya pada aspek kedisiplinan, kemandirian, dan kesiapan akademik. Perbedaan cara pandang ini berimplikasi pada ketidaksinkronan praktik pembelajaran yang memengaruhi pengalaman transisi anak. Secara teoritis, temuan ini memperkaya kajian transisi pendidikan dengan menegaskan pentingnya regulasi diri sebagai kompetensi perkembangan lintas jenjang, serta secara praktis menekankan perlunya penyelarasan praktik pembelajaran PAUD dan SD dalam implementasi kebijakan Transisi PAUD-SD yang berpusat pada anak.
Downloads
References
Alfina, F. T., Wardani, S., & Na’am, M. F. (2023). Development of e-module based on augmented reality integrated with ethno-STEAM for carving studies at MI Hasyim Asy’ari Bangsri. International Journal of Research and Review, 10(12), 68–78. https://doi.org/10.52403/ijrr.20231209
Andi, P. (2015). Panduan kreatif membuat bahan ajar inovatif. Diva Press.
Ayu, P. E. S., Primayana, K. H., Purandina, I. P. Y., & Wisudayanti, K. A. (2021). Pengembangan e-modul pembelajaran sains untuk anak usia dini terintegrasi kitab Wedangga Jyotisha. Aulad: Journal on Early Childhood, 4(3), 193–199. https://doi.org/10.31004/aulad.v4i3.145
Bayu, R. P., & Ellianawati. (2014). Pengembangan e-modul berbasis STEAM (science, technology, engineering, art and mathematics) pada materi sumber energi dalam menunjang pengembangan karakter peserta. Unnes Physics Education Journal, 3(3), 59–63. https://doi.org/10.15294/upej.v3i3.8631
Branch, R. M. (2010). Instructional design: The ADDIE approach. Springer Science & Business Media.
Drajati Ekaningtyas, N. L. (2020). Psikologi komunikasi untuk memaksimalkan internalisasi nilai-nilai toleransi pada anak usia dini. Pratama Widya: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(1), 14–20. https://doi.org/10.25078/pw.v5i1.1355
Elih, Y. (2020). Implementasi kebijakan pendidikan. Jurnal At-Tadbir: Media Hukum dan Pendidikan, 30(2), 129–153.
Erol, M., & Erol, A. (2023). Reflections of STEAM education on children according to early childhood and primary school teachers. International Journal on Social and Education Sciences, 5(3), 493–506. https://doi.org/10.46328/ijonses.507
Fatmah, H. (2021). Kreativitas peserta didik dalam pembelajaran bioteknologi dengan PjBL berbasis STEAM. Pedagonal: Jurnal Ilmiah Pendidikan, 5(1), 7–14. https://doi.org/10.33751/pedagonal.v5i1.2574
Febriyani, A. (2023). Pengembangan e-modul pembelajaran fisika dengan pendekatan STEAM (science, technology, engineering, art and mathematic) pada materi getaran dan gelombang [Skripsi, UIN Raden Intan Lampung]. Repositori Institusi UIN Raden Intan Lampung.
Georgette, Y., & Hyonyong, L. (2012). Exploring the exemplary STEAM education in the U.S. as a practical educational framework for Korea. Journal of the Korean Association for Science Education, 32(6), 1072–1086. https://doi.org/10.14697/jkase.2012.32.6.1072
Hamzah, F., Tahir, S., & Miyodu, W. (2025). Pentingnya toleransi dan empati dalam pendidikan anak usia dini inklusif. Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 1(2), 296–301. https://doi.org/10.63822/qyp9sb97
Husnul, K., & Mad, S. (2020). Internalisasi moderasi beragama dalam kurikulum pesantren. Rabbani: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 1(1), 62–68. https://doi.org/10.62775/edukasia.v4i2.532
Iswantiningtyas, V., & Wulansari, W. (2018). Pentingnya penilaian pendidikan karakter anak usia dini. Proceedings of the ICECRS, 1(3), 197–204. https://doi.org/10.21070/picecrs.v1i3.1396
Kala, A., Widayanti, L., & Rahayu, W. A. (2021). Edukasi pembuatan desain grafis menarik menggunakan aplikasi Canva. JPM: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 2(2), 91–102. https://doi.org/10.32815/jpm.v2i2.813
Khairiah, D. (2019). Pengembangan modul pembelajaran karakter anak usia dini 5-6 tahun berbasis kearifan lokal bergito nan persebatian di KB Al Hikmah Batu Bara Sumatera Utara [Tesis, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta]. Repositori Institusi UIN Sunan Kalijaga.
Lasmiyati, L., & Harta, I. (2014). Pengembangan modul pembelajaran untuk meningkatkan pemahaman konsep dan minat SMP. PYTHAGORAS: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika, 9(2), 162–172. https://doi.org/10.21831/pg.v9i2.9077
Meriyani Anggowa, Luawo, N. R., Bidjuni, S. A., Djafar, S. K., & Pratama, F. I. P. (2024). Analisis kemampuan toleransi anak usia dini pada usia 5-6 tahun di TK Damhil. Ta’rim: Jurnal Pendidikan dan Anak Usia Dini, 6(1), 172–178. https://doi.org/10.59059/tarim.v6i1.1988
Nurhayati, N., Sulastry, T., & Aulia, A. (2023). Pengembangan e-modul asam basa model project based learning (PjBL) terintegrasi science, technology, engineering, art, and mathematics (STEAM) pada peserta didik SMKN 9 Bulukumba. Chemistry Education Review (CER), 6(2), 127–133. https://doi.org/10.26858/cer.v6i2.45202
Permendikbud RI No 20 Tahun 2018 tentang Penguatan Pendidikan Karakter pada Satuan Pendidikan Formal. (2018). https://jdih.kemdikbud.go.id/arsip/Permendikbud_Tahun2018_Nomor20.pdf
Putri, N. E., & Tivsi, R. P. (2021). Penggunaan e-modul dengan sistem project based learning. JAVIT: Jurnal Vokasi Informatika, 1(1), 21–25. https://doi.org/10.24036/javit.v1i1.13
Rakhmawati, F. (2023). Pengembangan e-modul berbasis pendekatan STEAM (science, technology, engineering, art and mathematic) pada materi segi empat dan segitiga. Euclid, 10(1), 213–233. https://doi.org/10.33603/e.v10i1.8529
Rambe, K., & Ristiono. (2022). Pengembangan modul elektronik (e-modul) berbasis smartphone tentang materi sistem ekskresi pada manusia untuk peserta didik kelas XI SMA. Biodidaktika: Jurnal Biologi dan Pembelajarannya, 17(2), 1–12. https://doi.org/10.30870/biodidaktika.v17i2.16492
Rosela, D., Mulyadi, W., & Kusumawati, Y. (2025). Peran lingkungan keluarga dalam membentuk sikap moderasi beragama pada anak. Attadrib: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, 8(1), 31–47. https://doi.org/10.54069/attadrib.v8i1.847
Rusmiati, E. T. (2023). Penanaman nilai-nilai toleransi pada anak usia dini. Abdi Moestopo: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat, 6(2), 248–256. https://doi.org/10.32509/abdimoestopo.v6i2.3077
Shaleh, M., & Fadhilah, M. N. (2022). Penerapan moderasi beragama pada lembaga PAUD di Sulawesi Tenggara. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(6), 5933–5945. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i6.2903
Simamora, M., & Nugrahanta, G. A. (2021). Permainan tradisional dan kontribusinya untuk karakter toleransi anak. Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran, 4(3), 635–648. https://doi.org/10.30605/jsgp.4.3.2021.1410
Sugianti, A., Mun’amah, A. N., & Munip, A. (2023). Implementation of dhuha prayer in forming student character. Zabags International Journal of Education, 1(1), 1–9. https://doi.org/10.61233/zijed.v1i1.1
Tsuchiya, K., & Gyobu, I. (2025). Activating STEAM learning in young children through aha-experiences: Supporting creativity and aesthetic sensitivity in infants and toddlers. Education Sciences, 15(2), 1–23. https://doi.org/10.3390/educsci15020117
Yakman, G. (2008). STEAM education: An overview of creating a model of STEAM in the classroom. ResearchGate.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Malika Faniyatul Arifiyah, Deni Setiawan , Ali Formen , Edi Waluyo

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:

