- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the works authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journals published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
Stop Bullying: Analisis Kesadaran dan Tindakan Preventif Guru pada Anak Pra Sekolah
DOI:
https://doi.org/10.31004/obsesi.v5i1.739Keywords:
bullying, prasekolah, paud.Abstract
Keberadaan sekolah menjadi tempat munculnya bibit-bibit penerus bangsa yang berperilaku menyimpang, melalui bullying. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengamati bentuk perilaku bullying yang terjadi pada anak usia prasekolah dan mengelompokkan tindakan preventif guru terhadap perilaku bullying yang terjadi pada anak usia prasekolah. Metode penelitian yaitu pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data berupa interview dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk bullying yang dilakukan anak seperti; mengejek, mengolok-olok, memukul, mencubit, menendang, menginjak kaki, mendorong teman. Tindakan preventif guru bersifat tindakan rasionalitas instrumental, dengan bentuk melerai dan memisahkan anak yang sedang memukul/mengejek temannya, disertai dengan cara memisahkan tempat duduk antar siswa sehingga mereka tidak kembali ricuh. Tindakan bersifat rasional nilai, seperti guru menegur anak yang memukul, menendang, mengejek, mencubit, mendorong temannya. Kemudian guru menyuruh anak untuk meminta maaf kepada temannya. Selanjutnya tindakan bersifat tindakan afektif, di mana guru menghibur si anak saat temannya mendorong, mengejek, mencubit, mengolok-olok anak tersebut.
Downloads
References
Alsaker, F. D., & Valkanover, S. (2012). The Bernese Program against Victimization in Kindergarten and Elementary School. New Directions for Youth Development, 2012(133), 15–28. https://doi.org/10.1002/yd.20004
Ambarini, R., Indrariani, E., & Zahraini, A. (2018). Antisipasi Pencegahan Bullying Sedini Mungkin: Program Anti Bullying Terintegrasi Untuk Anak Usia Dini. Journal of Dedicators Community, 2(2), 64–82. https://doi.org/10.34001/jdc.v2i2.587
Dey Putri, L. A., Yetti, E., & Hartati, S. (2020). Pengaruh Keterlibatan Orangtua dan Regulasi Diri terhadap Perilaku Bullying Anak Usia Dini. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 4(2), 715. https://doi.org/10.31004/obsesi.v4i2.438
Garzia, M., Yufiarti, Y., & Hartati, S. (2019). Perbedaan Kesiapan Sekolah Anak Usia Dini di Daerah Pesisir Ditinjau dari Status Ekonomi Orang Tua dan Parenting. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(2), 470–483. https://doi.org/10.31004/obsesi.v3i2.239
Hasanah, U. (2016). Pengembangan Kemampuan Fisik Motorik Melalui Permainan Tradisional Bagi Anak Usia Dini. Jurnal Pendidikan Anak, 5(1), 717–733. https://doi.org/10.21831/jpa.v5i1.12368
Inanna, I. (2018). Peran Pendidikan dalam Membangun Karakter Bangsa yang Bermoral. JEKPEND: Jurnal Ekonomi Dan Pendidikan, 1(1), 27. https://doi.org/10.26858/jekpend.v1i1.5057
Jansen, P. W., Verlinden, M., Berkel, A. D., Mieloo, C., van der Ende, J., Veenstra, R., Verhulst, F. C., Jansen, W., & Tiemeier, H. (2012). Prevalence of bullying and victimization among children in early elementary school: Do family and school neighbourhood socioeconomic status matter? BMC Public Health, 12(1), 494. https://doi.org/10.1186/1471-2458-12-494
Mills, H. (2013). Bullying and the early childhood classroom. 36(4), 2009–2011.
Muthmainnah, Astuti, B., & Fatimaningrum, A. S. (n.d.). Pelatihan Penanganan Bullying Pada Anak TK. 467–477.
Nasir, N., Rahmawati, R., & Adam, A. (2019). Identifikasi Nilai Pedagogis Tarian Lulo untuk Memperkuat Rasa Persatuan pada Anak Usia Dini. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 4(1), 371. https://doi.org/10.31004/obsesi.v4i1.336
Nurhasanah, & Dwiyama, F. (2019). Pengembangan Lembaga PAUD Melalui Implementasi Manajemen Berbasis Sekolah. Adaara: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 8(1), 797–815. https://doi.org/10.35673/ajmpi.v8i1.419
Prasetyo, A. B. E. (2014). Bullying di Sekolah dan Dampaknya bagi Masa Depan Anak. El-Tarbawi, 4(1), 19–26. https://doi.org/10.20885/tarbawi.vol4.iss1.art2
Purnama, F., Herman, H., & Saodi, S. (2018). Perilaku Bullying Pada Anak Di Taman Kanak-Kanak Aisyiyah Bustanul Athfal I Cabang Bara-Baraya Kota Makassar. Publikasi Pendidikan, 8(1), 41. https://doi.org/10.26858/publikan.v8i1.4480
Reunamo, J., Kalliomaa, M., Repo, L., Salminen, E., Lee, H.-C., & Wang, L.-C. (2015). Children’s strategies in addressing bullying situations in day care and preschool. Early Child Development and Care, 185(6), 952–967. https://doi.org/10.1080/03004430.2014.973871
Sari, Y. P., & Azwar, W. (2018). Fenomena Bullying Siswa: Studi Tentang Motif Perilaku Bullying Siswa di SMP Negeri 01 Painan, Sumatera Barat. Ijtimaiyya: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam, 10(2), 333–367. https://doi.org/10.24042/ijpmi.v10i2.2366
Setyawan, D. (2014). KPAI : Kasus Bullying dan Pendidikan Karakter. KPAI. https://www.kpai.go.id/berita/kpai-kasus-bullying-dan-pendidikan-karakter
Sucipto. (2012). Bullying Dan Upaya Meminimalisasikannya Bullying and Efforts To Minimize. Psikopedagogia, 1(1).
Umanailo, M. C. B. (2019). Max Weber. October. https://doi.org/10.31219/osf.io/ep7bn
Widianti, W. (2019). Mengenal Perilaku Bullying di Sekolah. Islamic Counseling: Jurnal Bimbingan Konseling Islam, 3(1), 55. https://doi.org/10.29240/jbk.v3i1.801
Zakiyah, E. Z., Humaedi, S., & Santoso, M. B. (2017). Faktor yang Mempengaruhi Remaja dalam Melakukan Bullying. Prosiding Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(2), 324–330. https://doi.org/10.24198/jppm.v4i2.14352

