Bermain Vegetable Eating Motivation (Vem) terhadap Perilaku Makan Sayuran pada Anak Prasekolah

Authors

  • Islaeli Islaeli Keperawatan, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mandala Waluya Kendari
  • Ari Novitasari Keperawatan, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mandala Waluya Kendari
  • Sri Wulandari Keperawatan, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mandala Waluya Kendari

DOI:

https://doi.org/10.31004/obsesi.v5i1.734

Keywords:

Vegetable Eating Motivation, perilaku makan sayur, anak prasekolah

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian bermain vegetable eating motivation (VEM) terhadap perilaku makan sayur pada anak prasekolah di TK Asma  Jaya Kecamatan Lasolo Kabupaten Konawe Utara. Jenis penelitian ini adalah eksperimental dengan pendekatan pre and post test without control. Populasi penelitian adalah seluruh  anak prasekolah TK Asma Jaya Kecamatan Lasolo Kabupaten Konawe Utara yang berjumlah 16 anak. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling, metode analisis menggunakan Uji Wilcoxon. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli-Agustus 2018. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh pemberian bermain VEM terhadap perilaku makan sayur pada anak prasekolah di TK Asma Jaya Kabupaten Konawe Utara. Diharapkan kepada orang tua agar dapat memberikan gambaran tentang cara pemberian motivasi dan edukasi pada anak dengan pendekatan bermain VEM agar anak memiliki perilaku makan sayur yang baik.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Amirullah, A., Try, A., Putra, A., Daud, A., & Kahar, A. (2020). Deskripsi Status Gizi Anak Usia 3 Sampai 5 Tahun Pada Masa Covid 19, 1(2), 16–27. https://doi.org/doi.org/10.37985/murhum.v1i1.3

Anhusadar, L. (2016). Kreativitas Pendidik di Lembaga PAUD. Al-Ta’dib, 9(1), 76–93.

Anhusadar, L. O., & Islamiyah, I. (2020). Kualifikasi Pendidik PAUD Sesuai Permendikbud Nomor 137 Tahun 2014. Journal on Early Childhood Education Research (JOECHER), 1(2), 55–61. https://doi.org/10.37985/joecher.v1i2.8

Arifin, Z. (2016). Gambaran Pola Makan Anak Usia 3-5 Tahun Dengan Gizi Kurang Di Pondok Bersalin Tri Sakti Balong Tani Kecamatan Jabon –Sidoarjo. Midwiferia, 1(1), 16. https://doi.org/10.21070/mid.v1i1.345

Aswatini, Noveria, M., & Fitranita. (2008). Konsumsi Sayur dan Buah di Masyarakat dalam Konteks Pemenuhan Gizi Seimbang. Jurnal Kependudukan Indonesia, 3(2), 97–119. https://doi.org/bhp270 [pii]r10.1093/cercor/bhp270

Asy’ariyah, N. Z., Arief, Y. S., & Krisnana, I. (2014). Storytelling sebagai upaya meningkatkan konsumsi sayur. Pediomaternal Nursing Journal, 3(1), 73–82. https://doi.org/10.20473/pmnj.v3i1.11768

Balitbang Kemenkes, R. I. (2013). Riset kesehatan dasar; RISKESDAS. Jakarta: Balitbang Kemenkes RI, 2013, 110–119.

Burhannudin Ichsan , Bayu Hendro Wibowo, dan M. N. S. (2015). Penyuluhan Pentingnya Sayuran Bagi Anak-Anak Di Tkaisyiyah Kwadungan, Trowangsan, Malangjiwan, Colomadu, Karanganyar. J.cnki.sgs, 1(1), 29–35. https://doi.org/https://doi.org/10.13249

Damayanti, R. R., Ch, M., & Hapidin, H. (2018). Pengaruh Bermain Peran Mikro terhadap Kecerdasan Interpersonal. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 2(52), 34–43.

Hasanah, U. (2016). Pengembangan Kemampuan Fisik Motorik Melalui Permainan Tradisional Bagi Anak Usia Dini. Jurnal Pendidikan Anak, 5(1), 717–733. https://doi.org/10.21831/jpa.v5i1.12368

Hermina, H., & S, P. (2016). Gambaran Konsumsi Sayur dan Buah Penduduk Indonesia dalam Konteks Gizi Seimbang: Analisis Lanjut Survei Konsumsi Makanan Individu (SKMI) 2014. Buletin Penelitian Kesehatan, 44(3), 4–10. https://doi.org/10.22435/bpk.v44i3.5505.205-218

Ilya Krisnana, Yuni Sufyanti Arief, N. Z. A. (2015). Storytelling sebagai upaya meningkatkan konsumsi sayur. Pediomaternal Nursing Journal, 3(1), 53.

Indira, I. ayu. (2015). Perilaku Konsumsi Sayur Dan Buah Anak Prasekolah Di Desa Embatau Kecamatan Tikala Kabupaten Toraja Utara. Media Kesehatan Masyarakat Indonesia, 11(4), 253–262. https://doi.org/10.30597/mkmi.v11i4.538

Kemenkes, R. I. (2014). Laporan Nasional Riset Kesehatan Dasar Tahun 2013. Jakarta: Badan Peneliian Dan Pengembangan Kesehatan.

KemenkesRI. (2016). Situasi Balita Pendek. https://doi.org/10.1109/CSCMP45713.2019.8976568

Khalimatus Sa’diya, L. (2016). Hubungan Pola Makan Dengan Status Gizi Anak Pra Sekolah Di Paud Tunas Mulia Claket Kecamatan Pacet Mojokerto. Midwiferia, 1(2), 69. https://doi.org/10.21070/mid.v1i2.350

Kusharto, C. M. (2007). Serat Makanan Dan Perannya Bagi Kesehatan. Jurnal Gizi Dan Pangan, 1(2), 45. https://doi.org/10.25182/jgp.2006.1.2.45-54

Laode Anhusadar, I. (2020). Penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat Anak Usia Dini di Tengah Pandemi Covid 19. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(1), 463–475. https://doi.org/10.31004/obsesi.v5i1.555

Masganti Sit. (2015). Psikologi Perkembangan Anak Usia Dini. Medan: Kelompok Penerbit Perdana Mulya Sarana.

Notoatmodjo, S. (2012). Metodologi penelitian kesehatan. Jakarta: rineka cipta.

Noviyanti emulyani, malisa zahyani. (2017). Pengaruh Terapi Bermain Vegetable Eating Motivation ( Vem ) Terhadap Perilaku Makan, 1–11.

Nurdin, N., & Anhusadar, L. O. (2020). Evaluasi Pelaksanaan Standar Proses di Satuan Pendidikan Anak Usia Dini. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 4(2), 982. https://doi.org/10.31004/obsesi.v4i2.485

Rahmad, A. H. Al, & Almunadia, A. (2017). Pemanfaatan Media Flipchart Dalam Meningkatkan Pengetahuan Ibu Tentang Konsumsi Sayur Dan Buah. Jurnal Kedokteran Syiah Kuala, 17(3), 140–146. https://doi.org/10.24815/jks.v17i3.9062

Siti Aizah. (2003). Faktor-Faktor Penyebab Kesulitan Makan Pada Anak Usia Pra Sekolah Di Dusun Pagut Desa Blabak Kecamatan Pesantren Kota Kediri, (1), 6–8. https://doi.org/10.16309/j.cnki.issn.1007-1776.2003.03.004

Sujiono. (2015). Konsep dasar pendidikan anak usia dini, Jakarta.

Sukamti, E. R. (1994). Pengaruh Gizi Terhadap Pertumbuhan Dan Perkembangan Anak, 3(3), 139–153. https://doi.org/10.21831/cp.v3i3.9154

Suriati, S., Kuraedah, S., Erdiyanti, E., & Anhusadar, L. O. (2019). Meningkatkan Keterampilan Motorik Halus Anak melalui Mencetak dengan Pelepah Pisang. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 4(1), 211. https://doi.org/10.31004/obsesi.v4i1.299

Suryana, D. D. M. P. (2007). Dasar-Dasar Pendidikan TK. Hakikat Anak Usia Dini, 1, 1–65.

Suryandi, A., Hariyanto, T., & Metrikayanto, W. D. (2018). Perbedaan Konsumsi Sayur Sebelum Dan Sesudah Pendidikan Kesehatan Dengan Metode Storytelling Pada Anak Sekolah Dasar Di Sdn Mulyoagung 04 Dau Malang. Nursing News, 3(1), 237–246.

Udu, S., Anhusadar, L. O., Alias, A., & Ali, L. (2019). Hedole Dole : Stunting Tradisional Masyarakat Wakatobi. Al-Izzah: Jurnal Hasil-Hasil Penelitian, 14(2), 32. https://doi.org/10.31332/ai.v14i2.1508

Wahyuni, T., Syukri, M., & Halida. (2017). Peningkatan motivasi anak makan sayuran melalui metode bermain permainan cooking class pada anak usia 5-6 tahun, 1–11.

Downloads

Published

08-09-2020

How to Cite

Islaeli, I., Novitasari, A., & Wulandari, S. (2020). Bermain Vegetable Eating Motivation (Vem) terhadap Perilaku Makan Sayuran pada Anak Prasekolah. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(1), 879–890. https://doi.org/10.31004/obsesi.v5i1.734

Issue

Section

Articles