- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the works authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journals published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
Peran Lingkungan Pendidikan dalam Menangkal Dampak Sosial Anak dengan Gangguan Bicara
DOI:
https://doi.org/10.31004/obsesi.v9i6.7040Keywords:
Lingkungan Pendidikan, Dampak Sosial, Anak usia dini, Gangguan bicaraAbstract
Salah satu kemampuan anak yang sedang berkembang saat usia dini adalah kemampuan berbahasa, salah satunya yaitu kemampuan berbicara. Berbicara merupakan alat komunikasi untuk merespons dan berinteraksi dengan orang lain di sekitarnya. Namun sering ditemukan anak usia dini yang memiliki gangguan berbicara karena beberapa faktor penyebab, baik faktor internal dan eksternal. Dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif, data–data diperoleh berdasarkan hasil wawancara dan menganalisa daftar pustaka serta penelitian–penelitian sebelumnya. Tujuannya untuk mencegah dan mengurangi dampak sosial akibat gangguan berbicara di lingkungan pendidikan anak usia dini. Penelitian ini menyimpulkan, lingkungan pendidikan memiliki peranan yang sangat penting dalam mencegah dan meminimalkan dampak sosial yang dialami oleh anak-anak dengan gangguan bicara. Secara teori penelitian ini berkontribusi sebagai pengembangan pengetahuan dan secara praktis dapat digunakan sebagai panduan guru dalam upaya mengatasi dampak sosial pada anak dengan gangguan bicara.
Downloads
References
Azizah, U. (2017). Keterlambatan Bicara dan Implikasinya dalam Pembelajaran Anak Usia Dini. Hikmah: Jurnal Pendidikan Islam, 6(2)
Conti Ramsdem, G., & Botting, N. (2004). Social Difficulties and Victimization in Children with SLI at 11 Years of Age. Journal Speech,Language Adn Hearing Research, 47(1). https://doi.org/10.1044/1092-4388(2004/013).
Dhieni, N. dkk. (2019). Metode Pengembangan Bahasa (A. Canty (ed.); Kesebelas). Penerbit Universitas Terbuka
Dockrell, J. ., Lindsay, G., & Palikara, O. (2011). Explaining The Academic Achievement at School Leaving for Pupils with A History of Language Impairment: Previous Academic Achievement and Literacy Skills. Sage Journal 2 (27). https://doi.org/10.1177/0265659011398671.
Durkin, K., Conti-Ramsden, G., Simkin, Z., & Knox, E. (2009). Specific Language Impairment and School Outcomes. I: Identifying and Explaining Variability at The End of Compulsory Education. International Journal of Languange and Communication Disorders, 44(1)
Etnawati, S. (2021). Teori Vygotsky Tentang Perkembangan Bahasa Anak Usia Dini. Jurnal Pendidikan, 22(2). https://doi.org/10.52850/jpn.v22i2.3824.
Gertner, B. L., Rice, M. L., & Hadley, P. A. (1994). Influence of Communicative Competence on Peer Preferences in A Preschool Classroom. Journal of Speech and Hearing Research, 4(37). https://psycnet.apa.org/doi/10.1044/jshr.3704.913.
Istiqlal, A. N. (2021a). Gangguan Keterlambatan Berbicara (Speech Delay) pada Anak Usia 6 Tahun. Preschool: Jurnal Perkembangan Pendidikan Anak Usia Dini, 2. https://doi.org/10.18860/PRES.V2I2.12026
Istiqlal, A. N. (2021b). Gangguan Keterlambatan Bicara (Speech Delay) Pada Anak Usia 6 Tahun. PRESCHOOL, 2(2).
Jalongo, M. R. (2007). Early Childhood Language Art 4th Ed. Pearson Education.
Kurniawan, H., & kasmiati. (2020). Pengembangan Bahasa Anak Usia Dini. https://repository.uindatokarama.ac.id/id/eprint/1547/.
Law, J., Boyle, J., Harris, F., Harkness, A., & Nye, C. (2000). Prevalence and Natural history of primary speech and language delay: Findings from a systematic review of the literature. . . International Journal of Language & Communication Disorders, 21(35).
Lindsay, G. (2007). Educational Psychology and The Effectiveness of Inclusive Education/Mainstreaming. British Journal of Educational Psychology, 1(77). Merriam, S. B. (2009). Qualitative Research: A Guide to Design and Implementation (Second). In Jossey-Bass: A Wiley Imprint. https://www.scirp.org/reference/referencespapers?referenceid=757189.
Mulyani, A. N., & Siagian, I. (n.d.). Analisis Faktor-Faktor Penyebab Gangguan Berbicara pada Anak. Pena Literasi Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia. https://doi.org/10.24853/pl.6.2.220-227
Oktavia, H., Haerunisa, S. T., Laras, D., Siregar, & Yanti, Y. E. (2025). Strategi Guru Dalam Menangani Gangguan Keterlambatan Berbicara (speech Delay) yang Berpengaruh Terhadap Interaksi Sosial Siswa Sekolah DasarAnak. Jurnal Inovasi Pendidikan Kreatif, 6(1).
Paul, R., & Norbury, C. (2012). Language Disorders from Infancy Through Adolescence. Elsevier., 4.
Wardani, Indah Kusuma Hafidah, R. N., & Dewi, K. (2021). Hubungan Antara Peran Guru Dengan Rasa Percaya Diri Anak Usia Dini. Jurnal Kumara Cendekia, 9(4). https://doi.org/10.20961/kc.v9i4.54845
Waruwu, M. (2024). Pendekatan Penelitian Kualitatif: Konsep, Prosedur, Kelebihan dan Peran di Bidang Pendidikan. Afeksi Jurnal Penelitian Dan Evaluasi Pendidikan, 5(2). https://doi.org/10.59698/afeksi.v5i2.236
Downloads
Published
Check Article Index
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Niswati Handayani, Lina Putriyanti, Joko Susilo (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:


