Abstract


Berdasarkan observasi di TK Melati Indah Pekanbaru, anak kelompok A yang berjumlah 12 orang, diperoleh hasil belajar dalam pembelajaran mengelompokan benda dengan berbagai cara ternyata yang berhasil mengelompokan benda dengan berbagai cara hanya 3 orang anak  (25%) dan yang belum mampu 9 orang anak (75%), hal ini terjadi karena strategi pembalajaran yang diberikan guru kurang bervariasi dan kurang menarik minat anak. Berdasarkan hal tersebut maka perlu diatasi dengan melakukan penelitian tindakan kelas. Lokasi penelitiian tindakan kelas ini dilaksanakan di TK Melati Indah Pekanbaru, subjek yang diteliti adalah siswa TK kelompok A dengan jumlah 12 orang, 7 orang laki-laki, dan 5 orang perempuan, dengan karakteristik kemampuan yang heterogen. Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa ketuntasan belajar anak dalam kegiatan mengelompokan benda menurut bentuk, jenis, warna dan ukuran mengalami peningkatan yaitu pada prasiklus yang mencapai batas ketuntasan 0% dari 12  anak, pada siklus I naik menjadi (8,3%) 1 anak, siklus II naik menjadi (7%) 9 anak yang mencapai batas ketuntasan. Jadi secara keseluruhan penerapan strategi melalui bermain dapat meningkatkan kemampuan anak dalam mengelompokan benda menurut bentuk, jenis warna dan ukuran dalam pengembangan kognitif anak kelompok A di TK N Melati Indah Pekanbaru


Keywords


Perkembangan Kognitif; Strategi Pembelajaran, Bermain