Perkembangan Kognitif Bidang Auditori pada Anak Usia Dini

Yesi Novitasari(1Mail), Mohammad Fauziddin(2),
(1) Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Universitas Lancang Kuning, Indonesia
(2) Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Indonesia

Mail Corresponding Author
Copyright (c) 2020 Yesi Novitasari

DOI : https://doi.org/10.31004/obsesi.v5i1.640

Download Full Text:   [File Size  : 664KB]  Language : ID
Received : 2020-07-06  |  Published : 2020-08-25

Abstract


Perkembangan setiap anak usia dini sangat bervariasi dan tidak bersifat statis, hal ini berlaku pada semua aspek perkembangan anak termasuk perkembangan kognitif bidang auditori. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan kognitif secara khusus dalam bidang auditori pada anak usia 4-5 tahun. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Sampel penelitian ini adalah anak usia 4-5 tahun yang berjulah 20 anak di Taman kanak-Kanak Islam Terpadu Taruna Islam Pekanbaru. Hasil analisis data penelitian menunjukkan bahwa kemampuan mendengarkan bunyi/suara anak ada pada persentase 73%, sedangkan kemampuan anak menirukan nada, birama dan warna suara berjumlah 41%, selanjutnya dalam mengingat bunyi/suara kemampuan anak berjumlah 53%, dan kemampuan mengulangi kembali bunyi/suara yang telah didengar berjumlah 43%. Dengan demikian kemampuan kognitif bidang audiori anak usia 4-5 tahun di Taman kanak-Kanak Islam Terpadu Taruna Islam Pekanbaru dapat dirata-ratakan yakni 52,50% dengan kategori cukup baik.


Keywords


perkembangan kognitif; auditori; pendidikan anak usia dini

References


Aqib, Z. (2011). Pendidikan karakter : membangun perilaku positif anak bangsa. Yrama Widya.

Azhari. (2017). Peran guru dalam mengembangkan kemampuan Imajinasi terhadap keterampilan bercerita pada anak usia dini. Bunayya: Jurnal Pendidikan Anak, 1(2), 93–111. https://doi.org/https://doi.org/10.31004/obsesi.v1i2.22

Darna, D. (2018). Peningkatan Keterampilan Mendengarkan Cerita Anak Melalui Media Audio Visual Pada Siswa Kelas 1 SDN 020 Kualu Nenas Kecamatan Tambang Kabupaten Kampar. JURNAL PAJAR (Pendidikan Dan Pengajaran), 2(2), 194. https://doi.org/10.33578/pjr.v2i2.5067

Fauziddin, M., & Mufarizuddin, M. (2018). Useful of Clap Hand Games for Optimalize Cogtivite Aspects in Early Childhood Education. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 2(2), 162. https://doi.org/10.31004/obsesi.v2i2.76

Hermin, R. A., & Amanda, P. R. (2015). Pengaruh auditori verbal therapy tehadap kemampuan penguasaan kosa kata pada anak yang mengalami gangguan pendengaran. Pesona, Jurnal Psikologi Indonesia, (1), 77–86.

Indrawati, E., & Tirono, M. (2012). Koefisien Penyerapan Bunyi Bahan Akustik Dari Pelepah Pisang Dengan Kerapatan Yang Berbeda. Jurnal Neutrino - Jurnal Fisika Dan Aplikasinya. https://doi.org/10.18860/neu.v0i0.1614

Inten, D. N., Permatasari, A. N., Guru, P., Anak, P., Dini, U., Bandung, U. I., Komunikasi, I., & Bandung, U. I. (2019). Literasi Kesehatan pada Anak Usia Dini melalui Kegiatan Eating Clean. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(2), 366–376. https://doi.org/10.31004/obsesi.v3i2.188

Khadijah. (2016). Pengembangan Kognitif Anak Usia Dini. Perdana Publishing.

Maemunah, S. (2017). Kreativitas Guru PAUD dalam Mengembangkan Media Pembelajaran Melalui Pemanfaatan Bahan Alam. Jurnal Ilmiah Pawiyatan, 22(3), 45–56.

Nasional, P. K. P. (2007). Kerangka dasar kurikulum pendidikan anak usia dini. Jakarta: Derpartemen Pendidikan Nasional.

Nasution, N., Yaswinda, Y., & Maulana, I. (2019). Analisis Pembelajaran Berhitung melalui Media Prisma Pintar pada Anak Usia Dini. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 4(1), 240. https://doi.org/10.31004/obsesi.v4i1.311

Novitasari, Y. (2018). Analisis Permasalahan" Perkembangan Kognitif Anak Usia Dini. PAUD Lectura: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 2(1), 82–90.

Oktavia, P. (2012). Peningkatan kemampuan auditori anak melaluipermainan media elektronik di taman kanak-kanak Aisyiyah Simpang IV Agam. Jurnal Pesona PAUD, 1((1)), 1–12.

Qudsyi, H. (2010). Optimalisasi Pendidikan Anak Usia Dini Melalui Pembelajaran yang Berbasis Perkembangan Otak. Buletin Psikologi, 18(2), 91–111.

Rosalina, A. (2011). Peningkatan Kemampuan Bahasa Anak Usia Dini Melalui Kegiatan Bermain. Psyco Idea, 1(1), 19–35.

Rusniah, R. (2017). Meningkatkan Perkembangan Bahasa Indonesia Anak Usia Dini Melalui Penggunaan Metode Bercerita Pada Kelompok A Di Tk Alahayati Neuhen Tahun Pelajaran 2015/2016. JURNAL EDUKASI: Jurnal Bimbingan Konseling, 3(1), 114. https://doi.org/10.22373/je.v3i1.1445

Suharso & Renoningsih, A. (2009). Kamus Besar Bahasa Indonesia. Widya Karya.

Sukadi. (2008). Progresive Learning. Niaga Qolubun.

Sumantri. (2015). Strategi pembelajaran. Kharisma Putra Utama.

Syarifin, A. (2017). Percepatan Perkembangan Kognitif Anak: Analisis Terhadap Kemungkinan Dan Persoalannya. Al-Bahtsu, 2(1), 1–8.

Peraturan Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 137 tahun 2014 tentang Standar Nasional Pendidikan Anak Usia Dini, 13 (2014) (testimony of The Ministry of Education and Culture).

Wulan Sari, A. (2016). Pentingnya Ketrampilan Mendengar Dalam Menciptakan Komunikasi Yang Efektif. EduTech: Jurnal Ilmu Pendidikan Dan Ilmu Sosial, 2(1), 1–10. http://jurnal.umsu.ac.id/index.php/edutech/article/view/572

Yamin, H. M., & Jamilah, S. S. (2010). Panduan Pendidikan Anak Usia Dini. GP Press.

Yuliani, N. (2006). Pembelajaran Pengembangan Kognitif. Universitas Terbuka.


Article Metrics

 Abstract Views : 148 times
 PDF Downloaded : 97 times


This article can be traced from:

Refbacks

  • There are currently no refbacks.

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.