Pola Asuh Ayah dalam Perilaku Prososial Anak Usia Dini

Berta Laili Khasanah(1Mail), Pujiyanti Fauziah(2),
(1) Pendidikan Anak Usia Dini, Universitas Negeri Yogyakarta, Indonesia
(2) Pendidikan Anak Usia Dini, Universitas Negeri Yogyakarta, Indonesia

Mail Corresponding Author
Copyright (c) 2020 BERTA LAILI KHASANAH

DOI : https://doi.org/10.31004/obsesi.v5i1.627

Download Full Text:   [File Size  : 379KB]  Language : ID
Received : 2020-06-29  |  Published : 2020-09-11

Abstract


Keterlibatan pengasuhan ayah di Indonesia cukup tinggi dengan tipe pengasuhan yang berbeda-beda. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pola asuh ayah dalam perilaku prosisial dan faktor yang mempengaruhi pola asuh ayah dalam perilaku prososial anak usia dini. Metode pada penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Penelitian ini menggunakan teknik stratified random sampling dengan subjek 68 ayah yang memiliki anak usia 3-8 tahun. Pengumpulan data menggunakan angket dan observasi. Data dianalisis secara statistik deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan  pola asuh ayah dalam perilaku prososial anak yaitu rata-rata ayah selalu menggunakan pola asuh autoritatif 36% kategori kurang, kadang-kadang ayah menerapkan pola asuh otoriter 39% kategori kurang, dan kadang-kadang pola asuh permisif sebesar 58% dengan kategori cukup, sedangkan dalam perilaku prososial kadang-kadang sebesar 35% kategori kurang. Artinya tidak ada pola asuh yang paling baik diantara ketiganya. Namun orang tua harus mampu mengkombinasikan dengan pola asuh lainnya. Kurangnya pola asuh karena dipengaruhi oleh sosial ekonomi, pendidikan, gender, dan pekerjaan, sedangkan perilaku prososial dipengaruhi oleh moldeling, sifat bawaan, kebiasaan, komunikasi, dan gender.


Keywords


pola asuh ayah; prososial; anak usia 3-8 tahun

References


Arikunto. (2005). Manajemen Penelitian. PT. Rineka Cipta.

Avid W. Shwalb, Barbara J. Shwalb, M. E. L. (2013). Fathers in Cultural Context. CRC Press.

Bronfenbrenner, U. (2004). Ecological Systems Theory. In Encyclopedia of Psychology, Vol. 3. https://doi.org/10.1037/10518-046

Bussa, B. D., Kiling-Bunga, B. N., Thoomaszen, T. W., & Kiling, I. T. (2018). Persepsi Ayah Tentang Pengasuhan Anak Usia Dini. Jurnal Sains Psikologi, 7(2), 126–135.

Desi, Tomasoa, S. J., & Soegijono, S. P. (2017). Well-being : Studi Sosiodemografi di Ambon. Jurnal Keperawatan Muhhamadiyah, 2(2).

Djamarah, S. B. (2014). Pola asuh orang tua dan komunikasi dalam keluarga.PT.Rineka Cipta.

Ferreira, T., Cadima, J., Matias, M., Vieira, J. M., Leal, T., & Matos, P. M. (2016). Preschool Children’s Prosocial Behavior: The Role of Mother–Child, Father–Child and Teacher–Child Relationships. Journal of Child and Family Studies, 25(6), 1829–1839. https://doi.org/10.1007/s10826-016-0369-x

Handayani, D. S., Sulastri, A., Mariha, T., & Nurhaeni, N. (2017). Penyimpangan Tumbuh Kembang Anak dengan Orang Tua Bekerja. Jurnal Keperawatan Indonesia, 20(1), 48–55. https://doi.org/10.7454/jki.v20i1.439

Hanifah and Ningrum. (2017). Gambaran Hasil Deteksi Dini Masalah Mental Emosional Pada Anak Prasekolah Usia 36 Sampai 72 Bulan Di Playgroup Dan Tk Cherry Kids Club Islamic School Grogol Sukoharjo Tahun 2012. Jurnal Kebidanan Indonesia: Journal of Indonesia Midwifery 4.2. https://doi.org/10.36419/jkebin.v4i2.77

Hidayati, F., Kaloeti, D. V. S., &Karyono. (2011). Peran Ayah Dalam Pengasuhan Anak. Insight: Jurnal Ilmiah Psikologi, 17(2), 81. https://doi.org/10.26486/psikologi.v17i2.687

Indira, P. M. (2017). Kapasitas Pengasuhan Orangtua dan Faktor-Faktor Pemungkinnya Pada Keluarga Miskin Perkotaan. Indigenous: Jurnal Ilmiah Psikologi, 2(1). https://doi.org/10.23917/indigenous.v2i1.4433

Ishii-Kuntz, M. (2013). Work Environment and Japanese Fathers’ Involvement in Child Care. Journal of Family Issues, 34(2), 250–269. https://doi.org/10.1177/0192513X12462363

Isnaningsih, A., & Rohman, A. (2019). Participation of Mothers Who Work in Religious Activities Towards Child Behavior. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(1), 199. https://doi.org/10.31004/obsesi.v3i1.157

Lestari, S. (2012). Psikologi Keluarga. Kencana Prenada Media Group.

Lidyasari, A. T. (2013). Pola Asuh Otoritatif Sebagai Sarana Pembentukan Karakter Anak Dalam Setting Keluarga. Http://Staff.Uny.Ac.Id/, 1–10.

Matondang, E. S. (2016). Perilaku Prososial (Prosocial Behavior) Anak Usia Dini Dan Pengelolaan Kelas Melalui Pengelompokan Usia Rangkap (Multiage Grouping). Edu Humaniora: Jurnal Pendidikan Dasar Kampus Cibiru, 8(1), 34. https://doi.org/10.17509/eh.v8i1.5120

Murti, H. A. S. (2013). Efikasi Diri Ayah Dalam Pengasuhan Anak Usia Dini. Temu Ilmiah Nasional Psikologi Pendidikan Anak Usia Dini Tahun 2012, 155–168.

Muslima. (2015). Pola Asuh Orang Tua Terhadap Kecerdasan Finansial Anak. Gender Equality: International Journal of Child and Gender Studies, 1(1), 111–124.

Nauli, V. A., Karnadi, K., & Meilani, S. M. (2019). Peran Ibu Pedagang Pasar 24 Jam Terhadap Perkembangan Moral Anak (Penelitian Studi Kasus di Kota Bekasi). Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(1), 241. https://doi.org/10.31004/obsesi.v3i1.179

Newton, E. K., Laible, D., Carlo, G., Steele, J. S., & Mc Ginley, M. (2014). Do Sensitive Parents Foster Kind Children, Or Vice Versa? Bidirectional Influences Between Children’s Prosocial Behavior And Parental Sensitivity. Developmental Psychology, 50(6), 1808–1816. https://doi.org/10.1037/a0036495

Novianty, A., & Gunadarma, U. (2016). The Influence of Authoritarian Parenting To Emotional Intelligence in. 9(1), 17–25.

Pasaribu, R. M., Hastuti, D., & Alfiasari. (2013). Gaya Pengasuhan Permisif Dan Rendahnya Sosialisasi Nilai Dalam Keluarga Beresiko Terhadap Penurunan Karakter Remaja. 6(3), 163–171. https://doi.org/10.24156/jikk.2013.6.3.163

Permendikbud. (2014). Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 137 Tahun 2014 Tentang Standar Nasional Pendidikan Anak Usia Dini (Vol. 8, Issue 33).

Purnamasari, S. E. (2015). The Role Of Fathers In Children ’ S Upbringing. 17(2), 81–90.

Ranson, G. (2015). Fathering, Masculinity and the Embodiment of Care. Palgrave Macmillan.

Sanders, M. R., &Mazzucchelli, T. G. (2018). The power of positive parenting: Transforming the lives of children, parents, and communities using the Triple P system.Oxford University Press.

Santrock, J. W. (2012). Perkembangan Masa Hidup: Edisi Ketiga Belas, Jilid 1. Terjemahan: Widyasinta,B.

Scrimgeour, M. B., Blandon, A. Y., Stifter, C. A., & Buss, K. A. (2013). Cooperative Coparenting Moderates The Association Between Parenting Practices And Children’s Prosocial Behavior. Journal of Family Psychology. https://doi.org/10.1037/a0032893

Seward, R. R., & Rush, M. M. A. (2015). Fathers , Fatherhood and Fathering Across Cultures : Convergence or Divergence. UCD School Of Applied Social Science. https://www.researchgate.net/publication/304140871

Sigelman, C. K., & Rider, E. A. (2012). Life-Span Human Development.Cengage Learning.

Sofiani, I. K., Mufika, T., & Mufaro’ah, M. (2020). Bias Gender dalam Pola Asuh Orangtua pada Anak Usia Dini. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 4(2), 766. https://doi.org/10.31004/obsesi.v4i2.300

Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif,. Kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Sumargi, A. M., & Kristi, A. N. (2017). Well-Being Orang Tua, Pengasuhan Otoritatif, dan Perilaku Bermasalah pada Remaja. Jurnal Psikologi. https://doi.org/10.22146/jpsi.25381

Suryana. (2014). Hakikat anak usia dini dasar-dasar pendidikan TK.Universitas Terbuka.

Tekin. (2012). Father Involvement in Early Childhood Education. International Conference on Educational Research, Bangkok, Thailand, 1, 453–456. https://doi.org/10.1007/978-0-387-71799-9_174

Wiyani, N. A. (2016). Konsep Dasar Paud. Gava Media.

Yeung, W. J. J. (2013). Asian Fatherhood. Journal of Family Issues, 34(2), 141–158. https://doi.org/10.1177/0192513X12461133


Article Metrics

 Abstract Views : 104 times
 PDF Downloaded : 45 times


This article can be traced from:

Refbacks

  • There are currently no refbacks.

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.