Abstract


Kemampuan mengantri pada anak menjadi hal yang penting dalam perkembangan sosial-emosional, namun pengamatan pendahuluan  yang dilakukan oleh peneliti di TK Satria Tunas Bangsa menunjukkan bahwa masih banyak anak yang belum mampu mengantri. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan budaya antri anak usia 4-5 tahun melalui metode berbaris sesuai warna di TK A Satria Tunas Bangsa. Penelitian ini termasuk jenis penelitian tindakan kelas. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan dokumentasi. Dari hasil analisis statistik deskriptif, penggunaan metode ini merupakan strategi pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan budaya antri anak usia 4-5 tahun. Hal ini ditunjukan dari adanya peningkatan rata-rata persentase peningkatan antri dari pra siklus sampai siklus II yakni pada saat sebelum tindakan diperoleh hasil 75% saat masuk kelas dan 75% saat cuci tangan , siklus I 73% saat masuk kelas dan 81% saat cuci tangan, dan siklus II mencapai 96% saat masuk kelas dan 90% saat cuci tangan. Metode “berbaris sesuai warna” adalah salah satu strategi pembelajaran yang sesuai dengan prinsip pembelajaran pada anak usia dini, yaitu bermain sambil belajar.


Keywords


budaya mengantri; metode berbaris sesuai warna.