- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the works authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journals published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
Pendidikan Karakter Berbasis Islam melalui Program Cinta Rosul pada Anak Taman Kanak-Kanak
DOI:
https://doi.org/10.31004/obsesi.v5i1.618Keywords:
pendidikan karakter, cinta rosul, islamiAbstract
Tujuan penelitian untuk mendeskripsikan gambaran pendidikan karakter berbasis Islam, peran guru, lingkungan, dan hambatan pelaksanaan kegiatan pendidikan karakter di TK Izzati Kecamatan Bekasi Selatan. Metode penelitian fenomenologi dengan teknik pengunpulan data adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman. TK Izzati menjalankan pendidikan karakter berbasis Islam yang dinamakan Program Cinta Rosul. Peran guru sebagai pembimbing seperti membimbing anak berwudhu, sebagai teladan cara mengucapkan salam yang baik, sebagai sumber ilmu pengetahuan tentang ciptaan Allah, dan sebagai pembelajar guru mengamati sikap dan perilaku anak. Anak menjaga kebersihan lingkungan sekolah dengan membuang sampah pada tempatnya. Guru dan anak-anak bersama-sama membangun lingkungan sosial yang islami dan saling menghargai satu sama lain. Hambatan pembelajaran adalah tidak tersedianya area sekolah yang memungkinkan anak bermain bola kaki, dan kompetensi guru kurang memadai yakni guru tidak memiliki latar belakang pendidikan anak usia dini.
Downloads Statistics
References
Aghnaita, A. (2018). Perkembangan Fisik-Motorik Anak 4-5 Tahun pada Permendikbud No. 137 Tahun 2014 (Kajian Konsep Perkembangan Anak). Al-Athfal : Jurnal Pendidikan Anak, 3(2), 219. https://doi.org/10.14421/al-athfal.2017.32-09
Anwar, S. (2015). Management of Student Development, Perspektif Al Quran dan As Sunnah. Yayasan Indragiri.
Ariestadi, D. (2010). Kajian dan Pengembangan Standar BangunanTaman Kanak-kanak Sebagai Upaya Peningkatan Mutu Pendidikan Anak Usia Dini di Indonesia. Jurnal Teknologi Dan Kejuruan, 33(2), 211–222. https://doi.org/DOI: http://dx.doi.org/10.17977/tk.v33i2.3057
Damanik, R. Y. S., Siahaan, M. F., & Tamba, K. P. (2018). Penerapan Metode Team Teaching Dalam Pembelajaran Matematika Di Sma Kristen Abc Sukoharjo [the Implementation of the Team Teaching Method in Learning Mathematics At Abc Christian High School in Sukoharjo]. JOHME: Journal of Holistic Mathematics Education, 1(2), 114. https://doi.org/10.19166/johme.v1i2.815
Fathurrohman, H. P., Suryana, A., & Fatriany, F. (2013). Pengembangan Pendidikan Karakter. Rafika Aditama.
Gilead, T. (2011). Countering the Vices: On the Neglected Side of Character Education. Journal of Studies in Philosophy and Education, 30(3), 271–284. https://doi.org/10.1007/s11217-011-9223-1
Glanzer, P. L. (2003). Did the Moral Education Establishment Kill Character? An autopsy of the Death of Character. Journal of Moral Education, 32(3), 291–306. https://doi.org/10.1080/0305724032000136716
Hidayatulloh, M. A. (2014). Lingkungan Menyenangkan dalam Pendidikan Anak Usia Dini : Pemikiran Montessori. Nadwa | Jurnal Pendidikan Islam, 8(April).
Idris, M. H. (2014). Peran Guru dalam Mengelola Keberbakatan Anak (T. Luxima (ed.); Cetakan I). Luxima.
Ja’far, S. (2017). Struktur Kepribadian Manusia Perspektif Psikologi dan Filsafat. Psympathic : Jurnal Ilmiah Psikologi, 2(2), 209–221. https://doi.org/10.15575/psy.v2i2.461
Juhji. (2016). Guru, Mendidik, Mengajar, Nilai, Pembentukan Kepribadian, Panutan. Jurnal Ilmiah Pendidikan Studia Didaktika, 10, n. 01,(ISSN 1978-8169), 61.
Kurniawati, E., Haenilah, E., & Fatmawati, N. (2013). Studi Deskriptif Profesionalisme Guru TK dalam Pembelajaran Anak Usia Dini di Kecamatan Bandar Sribhawono Kabupaten Lampung Timur. Journal of Chemical Information and Modeling, 53(9), 1689–1699. https://doi.org/10.1017/CBO9781107415324.004
Mahmud, A. (2017). Akhlak Terhadap Allah Dan Rasulullah. Jurnal Wawasan Keislaman, 11(2), 57–68.
Mariyana, R., Nugraha, A., & Yeni, R. (2013). Pengelolaan Lingkungan Belajar (Suwito (ed.); Cetakan ke). Kencana.
Marliani, R. (2015). Psikologi Perkembangan (B. A. Saebani (ed.)). Pustaka Setia.
Miles, M. B. & A. M. H. (2014). Qualitative Data Analysis (Third). Sage.
Nurani, Y. (2009). Konsep Dasar Pendidikan Anak Usia Dini. PT Indeks.
Rasyad, A. (2015). Developing a Parenting Training Model of Character Education for Young Learners from Poor Families by Using Transformative Learning Approach. Journal: International Education Studies, 8(8), 50–56. https://doi.org/10.5539/ies.v8n8p50
Richardo, R. (2016). Program Guru Pembelajar: Upaya Peningkatan Guru Profesionalisme Guru Abad 21. Prosiding Seminar Matematika Dan Pendidikan Matematika, November, 777–785.
Ryan, K. (2013). The Failure of Modern Character Education. Journal: Revista Espanola de Pedagogia, 71(254), 141–146.
Shalihah, S., & Salamah, S. (2017). Penanaman Nilai-Nilai Kebersihan Lingkungan Oleh Guru di MiI Hayatuddiniah Jambu Burung Kecamatan Beruntung Baru Kabupaten Banjar. AL-ADZKA, Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, VII, 145–166.
Suwaid, M. I. A. H. (2008). Cara Nabi Mendidik Anak (A. Hakim (ed.); Kedua). Al I’Tishom.
Tafsir, A. (2008). Ilmu Pendidikan dalam Perspektif Islam. Remaja Rosdakarya.
Thanissaro, P. N. (2010). Finding A Moral Homeground: Appropriately Critical Religious Education and Transmission of Spiritual Values. International Journal of Children’s Spirituality, 15(2), 175–187. https://doi.org/10.1080/1364436X.2010.502223
Wardhani, N. W., & Wahono, M. (2017). Keteladanan Guru Sebagai Penguat Proses Pendidikan Karakter. Untirta Civic Education Journal, 2(1), 49–60. https://doi.org/10.30870/ucej.v2i1.2801
Wasitohadi, W. (2017). Hakekat Pendidikan dalam Perspektif John Dewey Tinjauan Teoritis. Jurnal Satya Widya, 30(1), 49. https://doi.org/10.24246/j.sw.2014.v30.i1.p49-61
Zein, M. (2016). Peran guru dalam pengembangan pembelajaran. Journal UIN- Alauddin, V(2), 274–285. https://doi.org/10.24252/ip.v5i2.3480

