Abstract


Tujuan penelitian ini untuk mengenahui peningkatan intensitas akses perangkat digital oleh anak selama WFH, bagaimana polanya, apa saja factor yang mempengaruhinya, dan apa dampaknya terhadap aspek perkembangan anak. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif-naratif untuk menceritakan perilaku screen time dalam pengasuhan anak usia dini di masa tanggap darurat Covid-19. Screen time adalah waktu yang dihabiskan anak di depan layar, baik smartphone, televisi, laptop, tab atau media digital lainnya. Analisis data menggunakan teknik Miles Hubermen yang terdiri dari tiga tahap, yaitu reduksi, penyajian dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada 6 faktor yang mempengaruhi pola, intensitas dan jangka waktu anak usia dini dalam menggunakan perangkat digital. Peningkatan intensitas terjadi apabila orang tua belum menerapkan disiplin dalam penggunaan perangkat digital oleh anak, minimnya ide permainan dan teman sebaya. Tujuan mengakses perangkat digital untuk hiburan. Perangkat digital dapat meningkatkan aspek kognitif namun berdampak negatif pada aspek sosial emosional.


Keywords


screen time; pengasuhan; generasi alpha; work and study from home