Abstract


Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggambarkan hubungan teman sebaya dan permainan tradisional dengan kemampuan sosial dan emosional anak usia dini. Sampel penelitian dari 30 anak yang terdiri dari 10 laki-laki dan 20 perempuan. Sampel penelitian adalah anak-anak berusia 5-6 tahun di wilayah pesisir selatan Kulon Progo. Pengumpulan data dikumpulkan dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis validitas data dilakukan dengan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan sosial dan emosional anak usia dini di pantai selatan Kulon Progo menunjukkan tingkat pencapaian perkembangan yang cukup baik. Hubungan teman sebaya yang positif akan meningkatkan prestasi perkembangan sosial dan emosional anak-anak. Peran orang tua dan guru penting dalam perkembangan sosial anak-anak dan perlu direalisasikan dan dipelajari secara mendalam.


Keywords


sosial-emosional; teman; permainan tradisional