Abstract


Literasi dini adalah kemampuan anak usia dini untuk membaca, menulis dan berhitung. Literasi anak usia dini berkembang dan diperoleh di rumah maupun lingkungan sosialnya. Pentingnya literasi di era digital bagi anak usia dini menuntut perhatian serius. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pola pengembangan literasi bagi anak usia dini. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif. Data bersifat deskriptif berupa kata-kata tertulis dari informan yaitu fasilitator, orangtua siswa, kepala sekolah serta perilaku yang dapat diamati. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi dini dengan memproduksi buku cerita berdampak mendorong percepatan perkembangan bahasa bagi anak usia dini. Modal sosial sebagai elemen pokok dalam pengembangan literasi dini berhubungan dengan kerjasama dalam menjalin komunikasi, memberi dukungan serta keteladanan dari orang tua dan fasilitator untuk menciptakan lingkungan belajar. Kondisi ini menghadirkan parenting di sekolah yang terpadu dengan proses pembelajaran secara alami dan bukan kegiatan yang diselenggarakan secara terbatas pada setiap semester yang bersifat monoton.


Keywords


literasi; parenting; anak usia dini