Abstract


Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui model pembelajaran cooking class dalam meningkatkan motorik halus anak usia dini, menguji efektifitas pembelajaran cooking class untuk meningkatkan motorik halus anak, serta faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan motorik halus anak usia dini. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang ditujukan untuk lembaga PAUD yang didirikan di daerah miskin di kabupaten magelang salah satu output program Iptek Bagi Wilayah (IbW) Kabupaten Magelang Tahun 2016-2018 yaitu POS PAUD Ar-Rayyan  yang meliputi perencanaan penelitian, pelaksanaan penelitian, pengamatan dan refleksi penelitian. Hasil penelitian menunjukkan implementasi cooking class berbasis kearifan lokal mampu meningkatkan kemampuan motorik halus anak. Selain itu faktor yang mempengaruhi perkembangan motorik halus anak usia 3-4 tahun yaitu diantaranya stimulus yang diberikan oleh orang tua dan pendidik, kemandirian anak dalam kegiatan pembelajaran, kesadaran orang tua akan pentingnya proses daripada hasil, kepercayaan orang tua terhadap kemampuan anak, dan kedekatan emosional antara pendidik dan peserta didik.


Keywords


motorik halus; cooking class; kearifan local; daerah miskin