Keterampilan Sosial Anak Suku Bajo di Sulawesi Tenggara

Hadi Machmud(1Mail), Nur Alim(2), Lily Ulviya(3),
(1) Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Institut Agama Islam Negeri Kendari, Indonesia
(2) Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Institut Agama Islam Negeri Kendari, Indonesia
(3) Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Institut Agama Islam Negeri Kendari, Indonesia

Mail Corresponding Author
Copyright (c) 2020 Hadi Machmud

DOI : https://doi.org/10.31004/obsesi.v4i2.459

Full Text:    Language : ID
Submitted : 2020-02-04
Published : 2020-02-11

Abstract


Keterampilan sosial anak cendrung stagnan, terpola etnisitas, bersikap ekslusif dan tetutup, tidak terpapar pengaruh luar. Artikel ini membahas tentang bentuk keterampilan sosial anak suku Bajo di Marobo dan Bajo Indah, pengaruh nilai budaya leluhur terhadap keterampilan sosial anak pada wilayah berbeda, serta peran keluarga, masyarakat, pemerintah dalam meningkatkan keterampilan sosial anak. Menggunakan metode deskriptif dan pendekatan fenomenologis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan sosial anak suku Bajo sebagai warisan budaya leluhur terwujud dalam kehidupan sehari berupa Nganjama Sibbea (Bekerjasama), Guru Sibbea (Belajar bersama), Kukuri Sibbea (Bermain bersama), Si Jagaang (Saling melindungi), Situloh/Sibantoh (Tolong menolong), Ringan tangan membantu Soliditas, terimplementasi dalam pengabdian dan kepatuhan pada keluarga dan masyarakat. Pengembangan keterampilan sosial anak tidak berbanding lurus dengan program pemerintah yang berpihak dan berpersfektif anak.


Keywords


keterampilan sosial; ana; suku bajo; nilai budaya

References


Aksoy, P., & Baran, G. (2010). Review of studies aimed at bringing social skills for children in preschool period. Procedia - Social and Behavioral Sciences, 9, 663–669. https://doi.org/10.1016/j.sbspro.2010.12.214

Baharudin, S. (2011). Pregeseran Nilai Tradisional Suku Bajo dalam Perlindungan dan Pemanfatan Sumber Laut Taman Laut Nasional Wakatobi. (Bandung (Ed.)). Departemen Konservasi Sumberdaya Hutan dan Ekowisata.

Basri, L. O. A. (2018). Multiculturalism in the Local Wisdom of Bajo Tribe. Asian Culture and History, 10(1), 71–75. https://doi.org/10.5539/ach.v10n1p71

Basri, L. O. A., Mudana, I. W., & Rahman, A. (2017). The Negative Stigma Against the Bajo Tribe and its Impact on Local Culture: Study of the Bajo Tribe in Bungin Village of South Konawe. Asian Culture and History, 9(2), 90–95. https://doi.org/10.5539/ach.v9n2p90

Cartledge, & Milburn. (1995). Keterampilan Sosial Pada Anak Menengah Akhir.

Force, M. (2009). Teori-Teori Perubahan Sosial,In Sosiologi Sejarah dan Berbagai Pemikirannya. Kreasi Wacana.

Gürbüz, E., & Kiran, B. (2018). Research of Social Skills of Children Who Attend to Kindergarten According to the Attitudes of Their Mothers. Journal of Education and Training Studies, 6(3), 95–100. https://doi.org/10.11114/jets.v6i3.2831

Halim, M. (2012). Pengaruh Tingakat Pendidikan, Nilai-Nilai Budaya Lokal Terhadap Transformasi struktur Ekonomi dan Keluarga Nelayan. Jurnal Pendidikan Indonesia UPI Press.

Jarolimek, H. (1977). Social Studies Competencies and Skill: Learning to Teach As an Intern. McMillan Publishing.

Kılıç, K. M., & Aytar, F. A. G. (2017). The effect of social skills training on social skills in early childhood, the relationship between social skills and temperament. Education and Science Tedmem, 42(191), 185–204. https://doi.org/10.15390/EB.2017.7162

Loukatari, P., Matsouka, O., Papadimitriou, K., Nani, S., & Grammatikopoulos, V. (2019). Kindergarten Children. 12(3), 237–252. https://doi.org/doi.org/10.29333/iji.2019.12315a

Montilalu, A. (2019). Mobilitas Sosial Suku Bajo Di Desa Tinakin Laut Kecamatan Banggai Kabupaten Banggai Laut. Program Pascasarjana Universitas Negeri Makassar.

Nimmo, H. A. (2015). Women And Fertility in Madura. Leiden University.

Novial, S. (2017). Komunikasi Perempuan Suku Bajo (Suatu Analisis Perubahan Peran Perempuan Bajo di Kelurahan Bajoe Kabupaten Bone). Universitas Negeri Makassar.

Nurjannah, I., & Dahrma, I. K. A. (2019). Tipologi Ruang Terbuka Publik Pada Kawasan Permukiman Nelayan Desa Bajo Indah. Jurnal Malige Arsitektur, 1(1), 40–47.

Obie, M. (2018). Socio-Historical Background of the Bajo Tribe in Tomini Bay. Asian Culture and History, 10(2), 73–81. https://doi.org/10.5539/ach.v10n2p73

Omeroglu, E., Buyukozturk, S., Cakan, M., Gunindi, Y., AKDUMAN, G. G., & Kultu, O. (2015). Determination and interpretation of the norm values of preschool social skills rating scale teacher form. Educational Sciences: Theory & Practice, 15(4), 981–996. https://doi.org/10.12738/estp.2015.4.2514

Özbey, S., & Köyceğiz, M. (2019). Investigation of the effect of social skills training on the motivation levels of preschool children. International Electronic Journal of Elementary Education, 11(5), 477–486. https://doi.org/10.26822/iejee.2019553344

Perdina, S., Safrina, R., & Sumadi, T. (2019). Peningkatan Kemampuan Sosial melalui Bermain Kartu Estafet pada Anak Usia Dini. In Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini (Vol. 3, Issue 2). https://doi.org/10.31004/obsesi.v3i2.222

Poedjowibowo, D. (2016). Pemukiman Suku Bajo di Desa Tumbah Kecamatan Posumaen Kabupaten Minahasa Tenggara.

Rahman, A. B. dan K. (Studi K. K. N. S. B. di D. S. S. S. (2018). Suku Bajo dan Kemiskinan (Studi Kasusu Kemiskinan Nelayan Suku Bajo di Desa Saur Saibus Sumenenp. UIN Sunan Ampel.

Sari, C. R., Hartati, S., & Yetti, E. (2019). Peningkatan Perilaku Sosial Anak melalui Permainan Tradisional Sumatera Barat. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(2), 416–424. https://doi.org/10.31004/obsesi.v3i2.225

Sari, M., Yetti, E., & Supena, A. (2020). Peningkatan Keterampilan Sosial melalui Kegiatan Tari Saman. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 4(1), 1–9. https://doi.org/10.31004/obsesi.v4i1.240

Siregar, N. R., & Ilham, M. (2016). Traditional Game As a Way for Healthy in Bajo’s Children. KnE Life Sciences, 19–25. https://doi.org/10.18502/kls.v4i11.3848

Smogorzewska, J., & Szumski, G. (2017). Developing Preschoolers’ Social Skills: The Effectiveness of Two Educational Methods. International Journal of Disability, Development and Education. https://doi.org/10.1080/1034912X.2017.1368461

Suryanegara, E., & Nahib, I. (2015). Perubahan Sosial pada Kehidupan Suku Bajo: Studi Kasusu di Kepulauan Wakatobi, Sulawesi Tenggara. Majalah Ilmiah Globe, 17(1), 67–78.

Syuroh. (2008). Sosial dan Kebudayaan. Pericha.

Tahara. (2011). Politik Identitas Orang Bajo. Yuga Surya.

Umar, L., & Harudu, L. (2016). Persepsi Masyarakat Suku Bajoe Tentang Lingkungan Hidup (Studi Kasus Di Desa Bajo Indah Kecamatan Soropian Kabupaten Konawe). Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi, 1(1), 186–204. https://doi.org/dx.doi.org/10.36709/jppg.v1i1.1335

Walker, D. K. (n.d.). Socioemotional Measures For Preschool Kindergarten Children. Jossey-Bass Publishers.

Yazıcı, E. (2017). The Impact of Art Education Program on the Social Skills of Preschool Children. Journal of Education and Training Studies, 5(5), 17–26. https://doi.org/10.11114/jets.v5i5.2231

Yusuf, S. (2000). Perkembangan Anak dan Remaja. PT Remaja Rosdakarya.


Article Metrics

 Abstract Views : 107 times
 PDF Downloaded : 16 times


This article can be traced from:

Refbacks

  • There are currently no refbacks.

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.