Model Pembelajaran Pendidikan Multikultural melalui Pendekatan Proyek Kolaboratif

Roostrianawahti Soekmono(1Mail), Dhita Paranita Ningtyas(2),
(1) Trilogi University, Indonesia
(2) Trilogi University, Indonesia

Mail Corresponding Author
Copyright (c) 2020 Roostrianawahti Soekmono, Dhita Paranita Ningtyas

DOI : https://doi.org/10.31004/obsesi.v4i2.444

Full Text:    Language : ID
Submitted : 2020-01-24
Published : 2020-03-25

Abstract


Pendidikan multikultural sangat efektif diberikan pada anak usia dini karena kesadaran tentang keberagaman sebagai dasar sikap toleran mulai berkembang pada usia 5 tahun. Sehingga guru AUD memerlukan kemampuan, keterampilan dan sikap positif yang tepat untuk mengajarkan pendidikan multikultural. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan strategi meningkatkan kemampuan mahasiswa PG-PAUD dalam membuat perencanaan dan media pembelajaran multikultural AUD. Pendekatan penelitian menggunakan Penelitian dan Pengembangan (R and D) yang dimodifikasi dalam tiga langkah penelitian yaitu: studi pendahuluan berisi studi pustaka materi perkuliahan, dan studi latar belakang sosial budaya mahasiswa; pengembangan model yaitu identifikasi tema multikultural sesuai latar belakang budaya mahasiswa, perencanaan dan media pembelajaran multikultural; dan tes validasi model berupa validasi asesmen kemampuan mahasiswa membuat perencanaan dan media pembelajaran multikultural. Hasilnya adalah signifikan, efektif dan layak. Temuan penelitian ini, komunikasi dan partisipasi mahasiswa dalam kelompok kolaboratif adalah faktor yang berpengaruh untuk meningkatkan kemampuan mahasiswa membuat perencanaan pembelajaran multikultural.



Keywords


model pembelajaran; pendidikan multikultural; kolaboratif; pembelajaran dengan pendekatan proyek

References


Apriyanti, H. (2017). Pemahaman Guru Pendidikan Anak Usia Dini terhadap Perencanaan Pembelajaran Tematik. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 1(2), 111. https://doi.org/10.31004/obsesi.v1i2.22.

Arthur, L., Beecher, B., Death, E., Farmer, S., & Dockett, S. (2014). Programming and Planning: in Early Childhood Settingsss, Cengage Learning.

Banks, J. A. C. A. M. G. B. (2015). Multicultural Education: Issues and Perspectives, 9th Edition 9th Edition, Kindle Edition. In New Jersey: John Wiley and Sons.

Berthelsen, D., & Karuppiah, N. (2011). Multicultural education: The understandings of preschool teachers in Singapore. Australian Journal of Early Childhood, 36(4), 38–42. https://doi.org/10.1177/183693911103600406.

Borg, R. Walter, Meredith Gall, J. P. G. (2007). Education Research An Introduction (Eighth Edi). Boston: Allyn and Bacon.

Derman-Sparks, L., & Force, A.-B. C. T. (2010). Anti-bias curriculum : tools for empowering young children. In Naeyc.

Gordon, B. (2014). Beginning and Beyond: Foundations in Early Childhood Education. International Edition (Ninth Edit). Wadsworth.

Gray, Erika; Minasian, Julie; Piñon, M. (2009). Projects of Chicagoland. Successful Implementation of the Project Approach From Early Childhood Connections Participants. Retrieved from www.kohlchildrensmuseum.org/projects.

Kennedy Tielman , Perry den Brok, S. B. & B. V. (2011). Collaborative learning in multicultural classrooms: a case study of Dutch senior secondary vocational education. Journal of Vocational Education and Training, 64(1), 103–118. https://doi.org/10.1080/13636820.2011.622448.

Kusumaningrum, K., & Wahyono, S. B. (2019). Developing A Pop-Up Storybook Based on Multicultural Education for Early Childhood Students. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 4(1), 41. https://doi.org/10.31004/obsesi.v4i1.230

Machmud, H., & Alim, N. (2018). Multicultural Learning Model of PAUD in Coastal Areas. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 2(2), 170. https://doi.org/10.31004/obsesi.v2i2.74

Mahfud. (2013). Pendidikan Multikultural. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Mira Sartika, SMn., M. (n.d.). Sustaining Bali Package and Bali Promise in Suatainable Development Goals. 1–16.

Mursid. (2016). Pengembangan Pembelajaran PAUD. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Sigit Purnama, Yuli Salis Hijriani, H. (2019). Pengembangan Alat Permainan Edukatif Anak Usia Dini. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Soekmono, R. (2017). Program Bahasa Holistik ( Penelitian Pengembangan di Kelompok B Taman Kanak-Kanak Nasima Semarang). Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 11(2), 308–322. https://doi.org/10.21009/JPUD.112.09.

Soyoun Bae-suh, Sophia Han, S. H. K. (2015). Implementing Multicultural Education for Young Children in South Korea : Implementing Multicultural Education for Young Children in South Korea : Early Childhood Teachers ’ Needs 1 ). International Journal of Early Childhood Special Education, 21(1, January), 95–121.

Sukiman. (2012). Pengembangan Media Pembelajaran. Yogyakarta: Pedagogia.

Trish Baker, J. C. (2010). Cooperative learning - a double-edged sword: A cooperative learning model for use with diverse student groups (pp. 257–268, Intercultural Education 21(3) June). pp. 257–268, Intercultural Education 21(3) June. https://doi.org/10.1080/14675981003760440.

Vittrup, B. (2016). Early Childhood Teachers ’ Approaches to Multicultural Education & Perceived Barriers to Disseminating Anti-Bias Messages. Multicultural Education, 23(3–4), 37–41.

Wibisono, Y. (2009). Metode Statistik (p. 638). Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.


Article Metrics

 Abstract Views : 93 times
 PDF Downloaded : 19 times


This article can be traced from:

Refbacks

  • There are currently no refbacks.

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.