Evaluasi Sistem Penjaminan Mutu Internal Program Studi S1 Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini

Yoga Aditia Ragil(1Mail), Sri Martini Meilani(2), Zarina Akbar(3),
(1) Pendidikan Anak Usia Dini Universitas Negeri Jakarta, Indonesia
(2) Pendidikan Anak Usia Dini Universitas Negeri Jakarta, Indonesia
(3) Pendidikan Anak Usia Dini Universitas Negeri Jakarta, Indonesia

Mail Corresponding Author
Copyright (c) 2020 Yoga Aditia Ragil

DOI : https://doi.org/10.31004/obsesi.v%vi%i.420

Full Text:    Language : id
Submitted : 2020-01-07
Published : 2020-01-11

Abstract


Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) belum menjadi prioritas oleh sebagian besar Perguruan Tinggi bila dibandingkan Sistem Penjaminan Mutu Eksternal (SPME). Amanah Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi menyatakan SPMI dan SPME merupakan bagian dari suatu sistem. Diduga SPMI oleh sebagian Perguruan Tinggi tidak memberikan dampak yang signifikan seperti SPME dimana Perguruan Tinggi akan mendapatkan hasil Akreditasi. Penelitian ini dilakukan pada periode Agustus sampai dengan Desember 2019. Tujuan penelitian ini dalam rangka mengevaluasi Program SPMI yang dikembangkan oleh Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang terakreditasi C. Metode pengkajian dilakukan menggunakan pendekatan sistem meliputi aspek konteks, input, proses, dan output, dengan mengacu kepada studi literatur pada hasil-hasil penelitian yang relevan. Hasil pelaksanaan SPMI pada prodi PAUD sudah berjalan dengan baik, bila dibandingkan dengan PPEPP seluruh aspek sudah ditahap pelaksanaan. Rekomendasi evaluasi SPMI pada penelitian ini ditujukan kepada tiga pemangku kepentingan yaitu Direktorat Penjaminan Mutu, Lembaga Penjaminan Mutu tingkat Universitas, dan pimpinan Program Studi.


Keywords


spmi; spme; pendidikan anak usia dini; paud; akreditasi.

References


Capperucci, D. (2015). In che modo l ’ autovalutazione può rendere le scuole più efficaci How Self-Evaluation can make schools more effective. 15, 258–278.

Crescentini, A., Mainardi, G., & Pedagogica, A. S. (2014). Qualitative research articles : guidelines , suggestions and needs. 21(July 2009). https://doi.org/10.1108/13665620910966820

Dirwan, A. (2014). Pengaruh Kualitas Pelayanan dan Komitmen Mahasiswa terhadap Motivasi Berprestasi Mahasiswa Perguruan Tinggi Swasta. Jurnal Cakrawala Pendidikan, 3(3), 379–391. https://doi.org/10.21831/cp.v3i3.2382

Ezer, H., & Horin, A. (2013). Quality enhancement : a case of internal evaluation at a teacher education college. 21(3), 247–259. https://doi.org/10.1108/QAE-Jul-2011-0041

Fitrah, M., Ruslan, ., & Hendra, . (2018). Urgensi Sistem Penjaminan Mutu Internal Terhadap Peningkatan Mutu Perguruan Tinggi. Jurnal Penjaminan Mutu, 4(1), 76. https://doi.org/10.25078/jpm.v4i1.400

Indonesia, R. Undang-Undang Republik Indonesia nomor 12 Tahun 2012 Tentang Pendidikan Tinggi. , (2012).

Lagrosen, S. O. (2017). Quality through accreditation. International Journal of Quality and Service Sciences, 9(3/4), 469–483. https://doi.org/10.1108/IJQSS-02-2017-0010

Long, N. Van. (2019). Financing higher education in an imperfect world. Economics of Education Review, 71, 23–31. https://doi.org/10.1016/j.econedurev.2018.06.004

M. Mourad. (2016). Quality Assurance as a driver of information management strategy : Stakeholders ’ perspectives in Higher Education.

Mackey, A. (2010). Second Language Research - Methodology and Design. New Jersey: Lawrence Erlbaum Associates, Inc., Publishers.

Maksum, A. (2016). Kurikulum dan Pembelajaran di Perguruan Tinggi : (April 2015).

Manatos, M. J., Sarrico, C. S., & Rosa, M. J. (2017). The European standards and guidelines for internal quality assurance. The TQM Journal, 29(2), 342–356. https://doi.org/10.1108/TQM-01-2016-0009

Myers, M. D. (2014). Penelitian Kualitatif di Manajeman & Bisnis. Sidoarjo: Zifatama Publisher.

Santos, I. M., & Dias, G. (2017). A comprehensive internal quality assurance system at University of Minho. International Journal of Quality & Reliability Management, 34(2), 278–294. https://doi.org/10.1108/IJQRM-04-2015-0063

Stoten, D. W. (2012). Exploring quality assurance in sixth form colleges. Quality Assurance in Education, 20(3), 259–273. https://doi.org/10.1108/09684881211240312

Supriyadi, E. (2017). Pengembangan model evaluasi untuk meningkatkan mutu pendidikan teknik elektro. Jurnal Edukasi Elektro, 1(1), 25–35. https://doi.org/10.21831/jee.v1i1.13254

Yuliawati, S. (2012). Pendidikan kajian implementasi tri dharma perguruan tinggi sebagai fenomena pendidikan tinggi di indonesia. Widya, 318(29).


Article Metrics

 Abstract Views : 137 times
 PDF Downloaded : 24 times


This article can be traced from:

Refbacks

  • There are currently no refbacks.

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.