- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the works authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journals published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
Pendidikan Al-Islam dan Kemuhammadiyahan pada Anak Usia Dini di Bustanul Athfal Aisyiyah Ponorogo
DOI:
https://doi.org/10.31004/obsesi.v4i1.362Keywords:
pendidika, al-islam dan kemuhammadiyahan, anak usia diniAbstract
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan pendidikan al-Islam dan Kemuhammadiyahan pada anak usia dini, serta hambatan-hambatan yang dialami guru dalam pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Partisipan terdiri dari kepala, guru, dan siswa Bustanul Athfal Aisyiyah Kabupaten Ponorogo. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan al-Islam dan Kemuhammadiyah di Bustanul Athfal Aisyiyah Kabupaten Ponorogo dilakukan melalui program pembiasaan, meliputi: 1) membaca iqra; 2) mengucapkan janji Bustanul Athfal; 3) menyanyikan lagu Aisyiyah dan Kemuhammadiyah; 4) mengerjakan shalat dhuha berjama’ah; 5) berdzikir bersama; dan 6) menghafal surat-surat pendek, hadits dan do’a sehari-hari. Adapun hambatan-hambatan guru dalam pembelajarannya, yaitu: 1) pengucapan anak masih pelan dan kurang jelas; 2) kurang fashih bacaan; 3) suka bercanda sendiri dan sulit dikendalikan; dan 4) masih suka mainan. Singkatnya, penelitian mengungkapkan bahwa program-program pembiasaan sangat penting dan menjadi salah satu kunci keberhasilan pendidikan al-Islam dan Kemuhammadiyahan pada anak usia dini.
Downloads Statistics
References
Abdurrahman, A. (2000). Pedoman Hidup Islami Warga Muhammadiyah. Yogyakarta: Suara Muhammadiyah.
Ananda, R. (2017). Implementasi nilai-nilai moral dan agama pada anak usia dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 1(1), 19–31. https://doi.org/https://doi.org/10.31004/obsesi.v1i1.28
Baidarus. (2018a). Muhammadiyah dan pendidikan karakter di Indonesia. Jurnal Islamika, 1(2). Retrieved from http://ejurnal.umri.ac.id/index.php/JSI/article/view/1101
Baidarus. (2018b, May 16). Pendidikan al-Islam dan Kemuhammadiyahan sebagai pembentuk karakter. Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, p. 1. Retrieved from http://www.umy.ac.id/pendidikan-al-islam-dan-kemuhammadiyahan-sebagai-pembentuk-karakter.html
BPS. (2015). Statisti kriminal 2015. Jakarta.
Fadlillah, M. (2016). Desain Pembelajaran PAUD. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.
Fauziddin, M. (2016). Pembelajaran agama Islam melalui bermain pada anak usia dini (Studi Kasus di TKIT Nurul Islam Pare Kebupaten Kediri Jawa Timur). Jurnal PAUD Tambusai, 2(2), 8–17. https://doi.org/https://doi.org/10.31004/obsesi.v2i2.37
Hermuttaqien, B. P. F. (2018). Penanaman Nilai-Nilai Moral Pada Pembelajaran Di Taman Kanak-Kanak. Jurnal Moral Kemasyarakatan, 3(1). https://doi.org/http://ejournal.unikama.ac.id/index.php/JMK/article/view/2645
Kemendikbud. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 137 Tahun 2014 tentang Standar Nasional Pendidikan Anak Usia Dini (2014).
Mansur. (2009). Pendidikan Anak Usia Dini dalam Islam. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Nurjanah, S. (2018). Perkembangan nilai agama dan moral (STPPA tercapai). Jurnal Paramurobi, 1(1). https://doi.org/https://doi.org/10.32699/paramurobi.v1i1.177
Nuryana, Z. (2017). Revitalisasi pendidikan al-Islam dan Kemuhammadiyahan pada perguruan muhammadiyah. Tamaddun: Jurnal Pendidikan Dan Pemikiran Keagamaan, 17(1), 1–11. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.30587/tamaddun.v0i0.87
Permono, H. (2013). Peran orang tua dalam optimalisasi tumbuh kembang anak untuk membangun karakter anak usia dini. In Seminar Nasional Parenting Universitas Muhammadiyah Surakarta (pp. 34–37). Surakarta. Retrieved from https://publikasiilmiah.ums.ac.id/ xmlui/handle/11617/3994
Rakihmawati. (2012). Upaya meningkatkan perkembangan moral anak usia dini melalui mendongeng di TK Dharmawanita. Jurnal Ilmiah VISI P2TK PAUDNI, 7(1).
Safri, A. N. (2016). Reintepretasi makna al-Islam dalam al-Qur’an: Menuju keagamaan yang etis dan dialogis. Esensi: Junal Ilmu-Ilmu Ushuluddin, 17(1), 29–38. https://doi.org/https://doi.org/10.14421/esensia.v17i1.1276
Sapendi. (2015). Internalisasi nilai-nilai moral agama pada anak usia dini. At-Turats: Jurnal Pemikiran Pendidikan Islam, 9(2). https://doi.org/https://doi.org/10.24260/at-turats.v9i2.313
Sodikin, R. A. (2003). Memahamis sumber ajaran Islam. Al-Qalam: Junal Kajian Islam, 20(98–99), 1–20. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.32678/alqalam.v20i98-99.633
Sugiyono. (2011). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R & D. Bandung: Alfabeta.
UNESCO. (2017). Early childhood care and education. Retrieved January 25, 2018, from https://en.unesco.org/themes/early-childhood-care-and-education
Yusuf, M. Y. (2005). Ensuklopedi Muhammadiyah. Jakarta: Rajagrafindo Persada.

