Abstract


Motorik kasar merupakan kemampuan anak menggunakan otot-otot besar dalam melakukan aktivitas. Tujuan penelitian ini yaitu menganalisis perbedaan pengaruh permainan tradisional Selodor dan modifikasi Selodor terhadap kemampuan motorik kasar anak usia dini. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen jenis quasi experimental design bentuk nonequivalent control group design. Penelitian ini melibatkan 40 siswa TK di gugus Wanasaba Selatan yang dibagi menjadi dua kelompok yaitu 20 siswa kelompok eksperimen dan 20 siswa kelompok kontrol yang dipilih menggunakan tehnik purposive sampling. Data penelitian diperoleh menggunakan observasi, kemudian dianalisis menggunakan uji N-Gain dan uji Independent Sample T-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelas eksperimen memperoleh N-Gain sebesar 0,44 dengan kategori sedang dan kelas kontrol memperoleh N-Gain sebesar 0,25 dengan kategori rendah. Hasil uji perbedaan rata-rata menggunakan ujiIndependent Sample T-testmenunjukkan nilai Sig.(2-tailed) sebesar 0,021 < 0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa  terdapat perbedaan pengaruh antara permainan tradisional Selodor dan modifikasi Selodor terhadap kemampuan motorik kasar siswa


Keywords


tradisional selodor; modifikasi selodor; motorik kasar