Dukungan Orang Tua dalam Mengembangkan Motorik Kasar Anak Cerebral Palsy Usia 5-7 Tahun

Venita Tri Septiana(1), Ajeng Ayu Widiastuti(2Mail),
(1) Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga, Indonesia
(2) Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Universitas Kristen Satya Wacana, Indonesia

Mail Corresponding Author
Copyright (c) 2019 Venita Tri Septiana

DOI : https://doi.org/10.31004/obsesi.v4i1.298


Submitted : 2019-10-02
Published : 2019-10-31

Abstract


Penelitian ini menggunakan jenis penelitian studi kasus (case study). Menurut Creswell (dalam Hardiansyah, 2015) penelitian studi kasus merupakan suatu jenis penelitian yang memiliki fokus pada mencari tahu dari “suatu sistem yang saling terkait satu sama lain” atau yang sering disebut bounded system, yaitu penggalian data secara mendalam pada satu kasus yang melibatkan berbagai macam sumber informasi yang kaya ilmu. Didalam penelitian ini, peneliti memilih subjek penelitian yaitu 3 orang yang memiliki gangguan Cerebral palsy yang masing-masing memiliki usia yang berbeda. Subjek penelitian tersebut adalah seorang anak laki-laki berinisial J berusia 7 tahun, seorang  anak perempuan yang berinisial A berusia 7 tahun, dan seorang anak laki-laki yang berinisial Z berusia 5 tahun.  Dukungan yang diberikan orang tua kepada subjek dalam mengembangkan motoric kasar  berupa dukungan emosional (empati dan perhatian kepada anak) dan dukungan instrumental (memberikan bantuan berupa barang, memberi peluang waktu, dll kepada anak).


Keywords


cerebral palsy; dukungan orangtua; perkembangan motoric kasar

Article Metrics

 Abstract Views : 19 times


This article can be traced from:

Refbacks

  • There are currently no refbacks.

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.