Abstract


Penurunan pencapaian aspek perkembangan motorik kasar anak akibat kegiatan PJJ sehingga perlunya dilakukan pembelajaran tatap muka terbatas. Oleh karena itu, strategi pembelajaran guru menjadi penting untuk mengoptimalkan pembelajaran dan perkembangan anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya guru dalam menstimulasi perkembangan motorik kasar anak pada pembelajaran tatap muka terbatas. Merupakan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Penelitian dilakukan di Lembaga PAUD Kabupaten Sleman Yogyakarta dengan jumlah sampel penelitian sebanyak 6 informan (guru). Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menggambarkan bahwa upaya yang dilakukan guru dapat dilaksanakan secara efektif dengan menggunakan metode ceramah dan praktik langsung, memanfaatkan dan memodifikasi media yang ada, memanfaatkan waktu yang sangat terbatas meskipun pelaksanaannya berbeda-beda sesuai dengan kondisi dan kebutuhan anak sehingga perkembangan aspek motorik kasar tetap dapat terstimulasi dengan baik.


Keywords


upaya guru; perkembangan motorik kasar; pembelajaran tatap muka terbatas