Pembentukan Karakter dalam Pendidikan Makan (Studi Kasus di Raudhatul Athfal Istiqlal Jakarta)

Yossi Srianita(1Mail), Maruf Akbar(2), Sri Martini Meilanie(3),
(1) Pendidikan Anak Usia Dini, Universitas Negeri Jakarta, Indonesia
(2) Pendidikan Anak Usia Dini, Universitas Negeri Jakarta, Indonesia
(3) Pendidikan Anak Usia Dini, Universitas Negeri Jakarta, Indonesia

Mail Corresponding Author
Copyright (c) 2019 Yossi Srianita

DOI : https://doi.org/10.31004/obsesi.v4i1.277

Full Text:    Language : id
Submitted : 2019-08-13
Published : 2019-10-29

Abstract


Tujuan penelitian secara umum adalah untuk memahami secara mendalam dan mendeskripsikan pembentukan karakter dalam pendidikan makan di Lembaga PAUD Istiqlal Jakarta Pusat. Objek penelitian ini adalah anak yang berada pada rentang  usia 4-6 tahun. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif studi kasus. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan tiga komponen model Miles dan Huberman, yaitu: 1) data condensation, 2) data display and 3) conclusion drawing/verification. Hasil penelitian menunjukan bahwa pendidikan karakter makan ditentukan tidak hanya oleh peran Guru seperti peran guru pada pembentukan karakter dalam kegiatan makan diantaranya: 1) Guru sebagai tauladan atau modelling. 2) guru sebagai pengamat atau observer, 3) guru sebagai pendukung, 4) guru sebagai fasilitator, 5) guru sebagai evaluator, tetapi peran orangtua seperti 1) memberi tauladan kepada anak-anak tentang bagaimana sikap makan yang tepat, seperti mengambil makanan sesuai kebutuhan dan bertanggungjawab menghabiskan makanan yang telah diambil. 2) memberi contoh dalam perilaku sosial saat makan dalam kelompok atau keluarga, sehingga anak-anak memperoleh pembelajaran penting tentang sikap sosial seperti: berkomunikasi efektif dengan setiap anggota keluarga. Dapat disimpulkan bahwa kedua peran tersebut akan dapat membentuk karakter yang sangat baik untuk anak – anak dan proses tersebut akan tertanam dalam jangka panjang

Keywords


karakter; pendidikan; cara makan

References


Althof, W., & Berkowitz*, M. W. (2006). Moral education and character education: their relationship and roles in citizenship education. Journal of Moral Education, 35(4), 495–518. https://doi.org/10.1080/03057240601012204

Arikunto, S. (2013). Prosedur Penelitian, Suatu Pendekatan Praktik, (Jakarta: Rineka Cipta, 2013).,h.23. 23.

Badhwar, N. K. (2017). Moral Character. In International Encyclopedia of Ethics (pp. 1–13). https://doi.org/10.1002/9781444367072.wbiee354.pub2

Brown, R. (2004). Children’s eating attitudes and behaviour: a study of the modelling and control theories of parental influence. Health Education Research, 19(3), 261–271. https://doi.org/10.1093/her/cyg040

Diffily, M. B. P. & D. (2004). Margeret B. Puckett & Deborah Diffily, Teaching Young Children, An Introducing to The Early Childhood Profession. (Delmar Learning, Thamson: 2004).,h.131. 131.

Government, A. (2011). Making mealtimes positive, relaxed and social., Getup & Graw : healthyeating and physicalactivity for early childhood- familybook ( internet/publications/publishing.

James P. Spradley. (1997). Democratic temperament: the legacy of William James. Choice Reviews Online, 35(04), 35-2390-35–2390. https://doi.org/10.5860/CHOICE.35-2390

Kiser, L. J., Medoff, D., Black, M. M., Nurse, W., & Fiese, B. H. (2010). Family Mealtime Q-Sort: A measure of mealtime practices. Journal of Family Psychology, 24(1), 92–96. https://doi.org/10.1037/a0017946

Leung, C., Lo, S. K., Tsang, S., & Chan, R. (2017). Child learning and family mealtime environment, parenting style and family functioning among preschoolers in Hong Kong. Asia Pacific Journal of Social Work and Development, 27(2), 69–82. https://doi.org/10.1080/02185385.2017.1335228

Marsh., C. (2008). Becoming A Teacher, Knowledge, Skill and Issues., Perason. 2.

Marvin W. Berkowitz, J. H. G. (2000). Early Character Development and Education. (University of Missouri-St. Louis). 57.

Matthew B. Miles., A. M. H. (1994). (1994). Qualitative Data Analysis, An Expanded Sourcebook Second Edition, Thousand Oaks, London New Delhi: Sage Publication., h.24-25.

Nucci, L. (2018). Character: A Developmental System., Handbook of Moral. University of California, Berkeley. Correspondence concerning this article should be addressed to Larry Nucci, Graduate School of Education, University of California, 2121 Berkeley Way MC 1670, Berkel.

Patilima Hamid. (2007). Metode Penelitian Kualitatif, (Bandung: Alfbeta).

Robert K Yin. (n.d.). Case Study Research Design And Methods, Second Edition. (London, Sage Publications)., h.1-2.

Santrock, J. W. (2007). Child Development, Eleven edition, McGraw Hill International Edition: 2007.

Smith, Theodore, E. (n.d.). Making Mealtime a guide for Preschoolers A Guide for Techers (California State Department of Education: h.5. 5.

Starman, A. B. (2013). The case study as a type of qualitative research, Master of library science, Bergantova 13, SI-1215 Medvode, Slovenia; e-mail for correspondence: biba.starman@ff.uni-lj.si Journal Of Contemporary Educational Studies 1/2018 28. Journal Of Contemporary Educational Studies, 28–43.

Thomas Lickona. (2012). Educating For Character, Mendidik untuk Membentuk Karakter, (Bandung, Bumi Aksara). 81.

van der Horst, K., & Sleddens, E. F. C. (2017). Parenting styles, feeding styles and food-related parenting practices in relation to toddlers’ eating styles: A cluster-analytic approach. PLOS ONE, 12(5), e0178149. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0178149


Article Metrics

 Abstract Views : 124 times
 PDF Downloaded : 51 times


This article can be traced from:

Refbacks

  • There are currently no refbacks.

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.