- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the works authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journals published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
Nilai Filosofis Sestradi Puro Pakualaman Yogyakarta Sebagai Dasar Pendidikan Karakter Anak Usia Dini
DOI:
https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i5.2641Keywords:
anak usia dini budaya jawa pitutur luhurAbstract
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan temuan tentang pengembangan nilai karakter anak usia dini melalui nilai filosofis serat sestradi di Pakualaman Yogyakarta. Subjek penelitian ini adalah anak usia dini di Tepas Pawiyatan Pakualaman. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi etnografi. Hasil temuan penelitian menunjukkan bahwa: (1) Serat sestradi sebagai pedoman dalam pengembangan nilai pendidikan karakter yang ditanamkan pada anak melalui tembang, dolanan, dongeng, dan bahasa. (2) Tepas Pawiyatan Pakualaman dalam pembelajarannya berpedoman pada ajaran sestradi yang mengandung 21 ajaran perilaku baik yaitu ngadeg (takwa), sabar (sabar), sokur (syukur), narima (tulus ikhlas), sura (berani), mantep (mantap hati), temen (bersungguh-sungguh), suci (suci), enget (inget), sarana (sarana), istiyar (ikhtiar), prawira (perwira), dibya (bijaksana), swarjana (cerdas), bener (lurus hati), guna (pandai), kuat (kuat), nalar (nalar), gemi (hemat), prayitna (waspada) lan (dan) taberi (rajin). Â (3) Karakter anak terbentuk setelah dilakukan pengembangan nilai pendidikan karakter melalui serat sestradi
Downloads
References
Cleveland, L., & Hallab. (2013). Globalization, culture, religion, and Values Comparing Cosumption Patterns of Lebanese Muslims and Christians. Journal of Busineasse Reserach, 958-967. https://doi.org/10.1016/j.jbusres.2011.12.018
Gultom. (2017). Peranan Pendidikan Karakter Anak Usia Dini Terhadap Generasi Emas. Seminar Nasional Tahunan Ilmu Pendidikan Sosial.
Hadisi, L. (2015). Pendidikan Karakter Pada Anak Usia Dini. Jurnal Al Ta'dip, 50-69.
Islamia, Y. (2018). Penguatan Karakter Anak Berbasis Budaya Lokal Pitutur Sinandi Jawa Timur. Jurnal Sejarah dan Budaya, 159-165.
Kemendikbud. (2017). Peta Jalan Penguatan Pendidikan Karakter. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Kriesdinar, M. (2012, Juni 28). Mengenang Sumbangsih Keturunan Pakualaman dalam Perjuangan Bangsa. Retrieved from kerajaannusantara.com: http://www.kerajaannusantara.com/en/kadipaten-pakualaman/opinion/429-Mengenang-Sumbangsih-Keturunan-Pakualaman-dalam-Perjuangan-Bangsa
Laksono, S. (2015). Urgensi Pendidikan Karakter Bangsa di Sekolah. Jurnal Studi Pendidikan dan Keislaman, 167-183.
Latifah, A. S. (2020). Penerapan Kegiatan Bercerita Dalam Pembentukan Karakter Anak Usia 5-6 Tahun Kecamatan Curug Kabupaten Tangerang. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 21-30. https://doi.org/10.31000/ceria.v11i2.2337
Mandela, W. (2015). Pendidikan Karakter Dan Budaya Bangsa Dalam Dongeng Gunung Tampomas Dan Cadas Pangeran (dalam Kontek Pembelajaran Bahasa Indonesia Kelas V SD). Jurnal Cakrawala Pendas, I(2). https://doi.org/10.31949/jcp.v1i2.326
Nafsia, A. (2020). Pembentukkan Karakter Anak Usia Dini melalui Budaya Nalo di Kampung Lodo. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 703-714.
https://doi.org/10.31004/obsesi.v4i2.439
Nelly, T. (2013). Pola Asuh Balita Berbasis Tradisi Jawa. Yogyakarta: BPPM Daerah Istimewa Yogyakarta.
Ode, S. (2016). Budaya Lokal Sebagai Revolusi dan Pengendalian Konflik di Provinsi Maluku. Jurnal Ilmu Politik, 93-98.
Pamungkas, J. (2021). The Role of Parents in Learning Local Culture of Little Gamelan in Early Childhood. Eduvest-Journal of Universal Studies, 1(12), 1466-1472. http://eduvest.greenvest.co.id. https://doi.org/10.36418/edv.v1i12.310
Perpres. (2017). Peraturan Presiden Nomor 78 tentang Penguat Pendidikan Karakter. Jakarta, Indonesia.
Prasanti, D. (2018). Pembentukan Karakter Anak Usia Dini : Keluarga Sekolah dan Komunitas. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 13-19. https://doi.org/10.31004/obsesi.v2i1.2
Priyatna, M. (2016). Pendidikan Karakter Berbassis Kearifan Lokal. Jurnal Pendidikan Islam, 1311-1336. https://doi.org/10.30868/ei.v5i10.6
Putrihapsari, R., & Dimyati, D. (2021). Penanaman Sikap Sopan Santun dalam Budaya Jawa pada Anak Usia Dini. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(2), 2059-2070. https://doi.org/10.31004/obsesi.v5i2.1022
Rachmadyanti, P. (2017). Penguatan Pendidikan Karakter Bagi Siswa Sekolah Melalui Kearifan Lokal. Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar, 201-214.
https://doi.org/10.30870/jpsd.v3i2.2140
Ramdani, E. (2018). Model Pembelajaran Kontekstual Berbasis Kearifan Lokal sebagai Penguatan Pendidikan Karakter. Jurnal Pendidikan Ilmu-ilmu Sosial, 1-10.
https://doi.org/10.24114/jupiis.v10i1.8264
Ramdhani, S., Yuliastri, N. A., Sari, S. D., & Hasriah, S. (2019). Penanaman Nilai-Nilai Karakter melalui Kegiatan Storytelling dengan Menggunakan Cerita Rakyat Sasak pada Anak Usia Dini. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(1), 153. https://doi.org/10.31004/obsesi.v3i1.108
Siddiq, M. (2018). Etnografi sebagai Teori dan Metode. Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi. https://doi.org/10.15408/kordinat.v18i1.11471
Soeseno, N. (2013). Falsafah Jawa Soeharto dan Jokowi. Araska.
Stephanus. (2019). Peran Keluarga Keluarga Sebagai Basis Pembentukan Karakter Anak. Jurnal Lonto Leok Pendidikan Anak Usia Dini, 1-17.
https://doi.org/10.30631/smartkids.v1i2.50
Susilo, F., & Ramadan, Z. H. (2021). Analisis Pendidikan Karakter Melalui Budaya Sekolah di Kelas 3 Madrasah Ibtidaiyah. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(3), 1919-1929. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i3.1950
Widyaningtyas, A. (2018). Penguatan Budaya Lokal dalam Pendidikan Karakter. Aceh Anthropological Journal, 71-93. https://doi.org/10.29103/aaj.v2i1.1148
Wulansari, W. (2018). Pentingnya Penilaian Pendidikan Karakter Anak Usia Dini. Proceeding of The ICECRS, (pp. 197-204).


