Pendidikan Lingkungan Sejak Usia Dini dalam Perspektif Teologi Pemerdekaan Y.B Mangunwijaya

Author


Carolus Borromeus Mulyatno(1Mail),
Teologi, Universitas Sanata Dharma, Indonesia(1)

Mail Corresponding Author
Article Analytic
  Download PDF   [File Size: 204KB]  Language: id
Published : 2022-04-10
Copyright (c) 2022 Carolus Borromeus Mulyatno

Article can trace at:


Article Metrics

Abstract Views: 174 times PDF Downloaded: 60 times

Abstract


Di tengah berbagai persoalan kerusakan lingkungan yang sangat masif, tanggung jawab untuk merawat lingkungan perlu ditanamkan melalui pendidikan lingkungan hidup sejak usia dini. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi pendidikan lingkungan hidup di Taman Kanak-kanak Eksperimental Mangunan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode wawancara untuk mengumpulkan data. Kerangka analisis data menggunakan gagasan Y.B. Mangunwijaya tentang teologi pemerdekaan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pendidikan lingkungan hidup melalui praktik merawat lingkungan dan membantu orang-orang miskin merupakan merupakan sarana efektif untuk pengembangan anak-anak secara integral sejak usia dini. Hal ini sejalan dengan gagasan Y.B. Mangunwijaya tentang teologi pemerdekaan sebagai gerakan pemekaran diri secara integral. Praktik pembelajaran lingkungan hidup membantu para siswa mengalami relasi kasih persaudaraan dengan sesama, alam, dan Tuhan. Pembelajaran ini mengembangkan karakter peduli, bela rasa dan empati.


Keywords


kasih; peduli; pembiasaan; pendidikan lingkungan; relasi

References


Albar, M. K. (2017). Pendidikan Ekologi-Sosial dalam Perspektif Islam: Jawaban terhadap Krisis Kesadaran Ekologis. Al-Tahrir, 17(2), 433-450. https://doi.org/10.21154/altahrir.v17i2.1011

Bialystok, L., & Kukar, P. (2018). Authenticity and empathy in education. TRE: Theory and Research in Education, 16(3), 23-39. https://doi.org/10.1177/1477878517746647

Creswell, J. W. (2013). Qualitative Inquiry and Research Design. Los Anggeles: Sage.

Dick, B. (2007). Action Research as an Enhancement of Natural Problem Solving. International Journal of Action Research, 3(1), 149-167.

Djoehaeni, H. (2014) Model Pembelajaran Pendidikan Lingkungan Hidup Pada Pendidikan Anak Usia Dini. Edutrch, 1(1), 2-20. https://doi.org/10.17509/edutech.v13i1.3216

Effendy, O. U. (2017). Ilmu Komunikasi: Teoru dan Praktik. Bandung: PT Citra Aditya Bakti.

Evans, P. K., & Barnes, C. D. (2015). "Compassion: How do You Teach it? Journal of Education and Practice, 6(11), 22-36. https://files.eric.ed.gov/fulltext/EJ1081717.pdf

Grazadziel, D. (2014). Educare il Carattere: Per una pratica educatiba teoricamente fondata. Roma: Las.

Harahap, A. Z. (2021). Pentingnya Pendidikan Karakter Bagi Anak Usia Dini. Jurnal Usia Dini, 7(2), 49-57. DOI: https://doi.org/10.24114/jud.v7i2.30585

Hong, C. E., & Lawrence, S. A. (2011). Action Research in Teacher Education: Classroom Inquiry, Reflection, and Data-Driven Decision Making. Journal of Inquiry & Action in Education, 4(2), 1-17. https://eric.ed.gov/?id=EJ1134554

Leavy, P. (2017). Quantitative, Qualitative, Mixed Methods, Arts-Based, and Community-Based Participatory Research Approaches. New York and London: The Guilford Press.

Leifler, E. (2020). Teachers' capacity to create inclusive learning environments. International Journal for Lesson & Learning Studies, 9(3), 221-244. https://doi.org/10.1108/IJLLS-01-2020-0003

Littleton, K., & Howe., C. (2010). Educational Dialogues: Understanding and Promoting Productive Intercation. New York: Routledge. https://doi.org/10.4324/9780203863510

Mangunwijaya. (1999). Manusia, Pascamodern, Semesta dan Tuhan: Renungan Filsafat Hidup Manusia Modern. Yogyakarta: Kanisius.

Mangunwijaya. (2020). Sekolah Merdeka: Pendidikan Pemerdekaan. Jakarta: Kompas.

McFague, S. (2013). Falling in Love with God and the World Some Reflections on the Doctrine of God. The Ecumenical Review, 65(1), 17-34. https://doi.org/10.1111/erev.12024

Mulyatno. (2019, Agustus). Theology of Independence as a Foundation of Developing Catholic Education in Indonesian Context According to Y.B. Mangunwijaya. Journal of Asian Orientation in Theology, 1(2), 119-138. https://doi.org/10.24071/jaot.2019.010201

Ngabalin, M. (2017). Teologi Pembebasan Menurut Gustavo Gutierres dan Implikasinya bagi Personal Kemiskinan. Kenosis: Jurnal Kajian Teologi, 3(2), 129-147. https://doi.org/10.37196/kenosis.v3i2.10

Priyatna, A., & dkk. (2017). Pengenalan Pola Hidup Berwawasan Lingkungan pada Ibu dan Anak di Paud Siti Fatimah Kota Cirebon. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(6), 348-351. https://jurnal.unpad.ac.id/pkm/article/download/16427/8022

Rahmayanti, H., & dkk. (2020). Environmental Attitude for Smart City Technology: Need Assessment to Develop Smart Trash in Environmental Education. International Journal of Advanced Science and Technology, 29(03), 8344-8383. http://sersc.org/journals/index.php/IJAST/article/view/9872

Simon. (2021). Peranan Pendidikan Agama Kristen Menangani Masalah Ekologi. EDULAEAD: Journal of Christian Education and Leadership, 2(1), 17-35. https://doi.org/10.47530/edulead.v2i1.60

Tari, E. (2020). Obituari: Yusuf Bilyarta Mangunwijaya (1929-1999). Visio Dei: Jurnal Teologi Kristen, 2(1), 166-172. https://doi.org/10.35909/visiodei.v2i1.75

Wijayaningsih, L. (2016). School Enviroment Management as The Learning Resources to Develop Student's Motivation in Learning. Indonesian Journal of Early Childhood Education Studies, 5(2), 99-102. DOI 10.15294/IJECES.V5I2.13922

Young, M. R., Eve, R., & Murphy, J. W. (2010). Action research: enhancing classroom practise and fulfilling educational responsibilities. Journal of Instructional Pedagogies, 3, 1-10. https://eric.ed.gov/?id=EJ1096942


Refbacks

  • There are currently no refbacks.