- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the works authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journals published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
Studi Eksplorasi Bentuk-Bentuk Gejala Disleksia pada Anak
DOI:
https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i5.2495Keywords:
gejala, disleksia, membacaAbstract
Anak-anak bergejala disleksia perlu diidentifikasi sedini mungkin, gejala-gejala yang dimilikinya harus diketahui sejak dini supaya tidak berdampak buruk pada perkembangan sosial dan emosionalnya. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan studi eksplorasi bentuk-bentuk gejala disleksia pada anak SD kelas awal. Pendekatan penelitian ini adalah kualitatif. Penelitian ini dilaksanakan di tiga sekolah dasar yang berada di wilayah Kabupaten Karanganyar (Sekolah X), Kabupaten Sukoharjo (Sekolah Y), dan Kota Surakarta (Sekolah Z). Objek dalam penelitian ini sebanyak 120 siswa kelas awal dan 12 guru pendamping beserta kepala sekolah. Berdasarkan objek yang dipilih ditemukan 9 siswa yang bergejala disleksia. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dilanjutkan dengan studi terpumpun. Instrumen penelitian ini menggunakan pertanyaan yang diadaptasi dari Thompson (2010). Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan model analisis interaktif. Dari hasil penelitian, ditemukan gejala disleksia terkait perilaku, membaca, mengeja, tulisan tangan, teknik penulisan, dan pemahaman tanda baca yang keseluruhannya siswa bergejala disleksia memiliki hambatan perihal kemampuan membaca, menulis, dan mengeja. Â
Downloads
References
Aryani, R., & Fauziah, P. Y. (2020). Analisis Pola Asuh Orangtua dalam Upaya Menangani Kesulitan Membaca pada Anak Disleksia. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(2), 1128-1137. https://doi.org/10.31004/obsesi.v5i2.645
Atsani, K. L. G. M. Z. (2020). Transformasi Media Pembelajaran pada Masa Pandemi COVID-19. Al-Hikmah: Jurnal Studi Islam, 1(1), 82-93. https://doi.org/10.51672/alfikru.v14i1.33
Casalis, S. (2014). Written spelling in French children with dyslexia. In B. Arfe, J. Dockrell, & V. Berninger (Eds.), Writing development and instruction in children with hearing, speech and oral difficulties (pp. 201- 213). NY: Oxford University Press.
https://doi.org/10.1093/acprof:oso/9780199827282.003.0015
Creswell, J. W. (2014). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches. United States of America.
De Beer, J., Engels, J., Heerkens, Y., & van der Klink, J. (2014). Factors influencing work participation of adults with developmental dyslexia: A systemic review. BMC Public Health, 14(77), 1-22. https://doi.org/10.1186/1471-2458-14-77
Dewi, Kristiantini, (2015) DISLEKSIA. In: Proseding Seminar Nasional PGSD UPY dengan Tema Strategi Mengatasi Kesulitan Belajar ketika Murid Anda seorang Disleksia.
Flick, U., Steinke, I., & Kardoff, E. (2017). Buku Induk Penelitian Kualitatif, Paradigma, Teori, Metode, Prosedur, dan Praktik. Cantrik Pustaka.
Habibi, M. (2015). Analisis Kebutuhan Anak Usia Dini. Yogyakarta: Deepublish.
Haifa, N., Mulyadiprana, A., & Respati, R. (2020). Pengenalan Ciri Anak Pengidap Disleksia. PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 7(2), 21-32.
Hermijanto, Olivia Bobby., dan Vica Valentina. (2016). Disleksia: Bukan Bodoh, Bukan Malas, Tetapi Berbakat. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Hidayah, R. (2010). Kemampuan Baca-Tulis Siswa Disleksia. Jurnal Ilmu Bahasa Dan Sastra Fakultas Humaniora Dan Budaya UIN Malang, 7(1), 34. https://doi.org/10.18860/ling.v4i1.586
Idris, R. (2017). Mengatasi kesulitan belajar dengan pendekatan psikologi kognitif. Lentera Pendidikan: Jurnal Ilmu Tarbiyah Dan Keguruan, 12(2), 152-172.
https://doi.org/10.24252/lp.2009v12n2a3
Irdamurni, I., Kasiyati, K., Zulmiyetri, Z., & Taufan, J. (2018). Meningkatkan Kemampuan Guru pada Pembelajaran Membaca Anak Disleksia. Jurnal Pendidikan Kebutuhan Khusus, 2(2), 29-32. https://doi.org/10.24036/jpkk.v2i2.516
Jamshed, S. (2014). Qualitative research method-interviewing and observation. Journal of Basic and Clinical Pharmacy, 5(4), 87. https://doi.org/10.4103/0976-0105.141942
Kurnia, R., Guslinda, G., & Safriyanti, M. (2020). Meningkatkan Perkembangan Membaca Melalui Buku Cerita Rakyat Melayu pada Anak Usia Dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 4(2), 803-812. https://doi.org/10.31004/obsesi.v4i2.457
Lidwina, S. (2012). Disleksia berpengaruh pada kemampuan membaca dan menulis. JURNAL STIE SEMARANG (EDISI ELEKTRONIK), 4(3), 09-18.
Lindgren, M., Jensen, J., Dalteg, A., Meurling, A. W., Ingvar, D. H., & Levander, S. (2010). Dyslexia and AD/HD among Swedish prison inmates. Journal of Scandinavian Studies in Criminology and Crime Prevention, 3(1), 84-95. https://doi.org/10.1080/140438502762467227
Livingston, E. M., Siegel, L. S., & Ribary, U. (2018). Developmental dyslexia: Emotional impact and consequences. Australian Journal of Learning Difficulties, 23(2), 107-135.
https://doi.org/10.1080/19404158.2018.1479975
Loeziana, L. (2017). Urgensi Mengenal Ciri Disleksia. Bunayya: Jurnal Pendidikan Anak, 3(2), 42-58.
MacCullagh, L., Bosanquet, A., & Badcock, N. A. (2017). University students with dyslexia: A qualitative exploratory study of learning practices, challenges and strategies. Dyslexia, 23(1), 3-23. https://doi.org/10.1002/dys.1544
Mahsun. (2019). Metode Penelitian Bahasa: Tahapan, Strategi, Metode, dan Tekniknya. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Mardhotillah, H., & Rakimahwati, R. (2022). Pengembangan Game Interaktif Berbasis Android untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Anak Usia Dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(2), 779-792. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i2.1361
Martanti, F. (2018). Metode Struktural Analitik Sintetik dalam Pembelajaran Anak Disleksia. Al-Bidayah: Jurnal Pendidikan Dasar Islam, 10(1), 17-28. https://doi.org/10.14421/al-bidayah.v10i1.127
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldana, J. (2014). Qualitative Data Analysis A Methods Sourcebook Edition 3. United States of America. https://doi.org/10.1192/bjp.111.479.1009-a
Moelong, Lexy. (2010). Metodologi Penelitian Pendidikan Edisi Revisi. Bandung: Remaja Rosdakarya
Muniksu, I. M. S., & Muliani, N. M. (2021). Mengenal Siswa Disleksia Sejak Sekolah Dasar untuk Meningkatkan Motivasi Belajar. Adi Widya: Jurnal Pendidikan Dasar, 6(1), 24-33. https://doi.org/10.25078/aw.v6i1.2083
Plisson, A., Daigle, D., & Montésinos-Gelet, I. (2013). The spelling skills of French-speaking dyslexic children. [article]. Dyslexia (10769242), 19(2), 76-91. https://doi.org/10.1002/dys.1454
Quémart, P., & Casalis, S. (2017). Morphology and spelling in French students with dyslexia: the case of silent final letters. Annals of dyslexia, 67(1), 85-98.
https://doi.org/10.1007/s11881-016-0133-3
Rahim, Farida. (2007). Pengajaran Membaca di Sekolah Dasar. Jakarta: Bumi Aksara.
Rahmatika, P., Hartati, S., & Yetti, E. (2019). Metode Pembelajaran Mind Map dan Bercerita dengan Gaya Kognitif, Pengaruhnya terhadap Kemampuan Membaca Permulaan. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(2), 548-560.
https://doi.org/10.31004/obsesi.v3i2.260
Rofiah, N. H. (2015). Proses identifikasi: Mengenal anak kesulitan belajar tipe disleksia bagi guru sekolah dasar inklusi. INKLUSI Journal of Disability Studies, 2(1), 109-124.
https://doi.org/10.14421/ijds.020110
Saadah, Varia Nihayatus dan Nurul Hidayah. (2013). "Pengaruh Permainan Scrabble Terhadap Peningkatan Kemampuan Membaca Anak Disleksia". Jurnal Fakultas Psikologi, 1(1), 39-52. https://www.neliti.com/publications/241886/pengaruh-permainan-scrabble-terhadap-peningkatan-kemampuan-membaca-anak-disleksi
Samsudin. (2019). Peran Pendidikan Agama Islam Dalam Membentuk Kepribadian Di Era Disrupsi. STIT Islamiyah Karya Pembangunan Paron Ngawi, 30(01), 148-165.
https://doi.org/10.33367/tribakti.v30i1.666
Snowling, M. J., Hulme, C., & Nation, K. (2020). Defining and Understanding Dyslexia: Past, Present and Future. Oxford Review of Education, 46(4), 501-513.
https://doi.org/10.1080/03054985.2020.1765756
Snowling, Margaret J.; Hulme, Charles; Nation, Kate (2020). Defining and understanding dyslexia: past, present and future. Oxford Review of Education, 46(4), 501-513. https://doi.org/10.1080/03054985.2020.1765756
Sugiyono. 2015. Metode Penelitian Kuntitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung. Alfabetas.
Supena, A., & Muawwanah, U. (2021). Penggunaan Kartu Huruf sebagai Media Pembelajaran Membaca Anak Disleksia. Aulad: Journal on Early Childhood, 4(2), 98-104.
https://doi.org/10.31004/aulad.v4i2.120
Syahroni, Iza., Wasilatur, R., dan Eva Latipah. (2021). Ciri-Ciri Disleksia Pada Anak Usia Dini. Jurnal Buah Hati, 8(2), 62-77. https://doi.org/10.46244/buahhati.v8i1.1326
Thackray, D., & Roberts, L. (2017). Exploring the clinical decision-making used by experienced cardiorespiratory physiotherapists: A mixed method qualitative design of simulation, video recording and think aloud techniques. Nurse Education Today, 49, 96-105.
https://doi.org/10.1016/j.nedt.2016.11.003
Widodo, A., Indraswati, D., & Royana, A. (2020). Analisis penggunaan media gambar berseri untuk meningkatkan kemampuan membaca siswa disleksia di sekolsh dasar. MAGISTRA: Media Pengembangan Ilmu Pendidikan Dasar Dan KeIslaman, 11(1), 1-21. https://doi.org/10.31942/mgs.v11i1.3457
Widyorini, Endang., dan Julia, M. T. (2017). Disleksia Deteksi Diagnosis Penanganan di Sekolah dan di Rumah. Jakarta: Prenada.

