Peningkatan Keterampilan Sosial melalui Kegiatan Tari Saman

Mulya Sari(1Mail), Elindra Yetti(2), Asep Supena(3),
(1) Pendidikan Anak Usia Dini, Universitas Negeri Jakarta, Indonesia
(2) Pendidikan Anak Usia Dini, Universitas Negeri Jakarta, Indonesia
(3) Pendidikan Anak Usia Dini, Universitas Negeri Jakarta, Indonesia

Mail Corresponding Author
Copyright (c) 2019 Mulya Sari, Elindra Yetti, Asep Supena

DOI : https://doi.org/10.31004/obsesi.v4i1.240

Full Text:    Language : id
Submitted : 2019-07-20
Published : 2019-08-30

Abstract


Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui proses implementasi bermain tari saman untuk meningkatkan keterampilan sosial anak kelas Dua SD Negeri Satu Rikit Gaib.  Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan model Kemmis dan Mc Taggart.  Subjek pada penelitian ini adalah anak laki-laki  kelas Dua SD Satu  Rikit Gaib sejumlah 11 anak. Penelitian ini dilakukan sebanyak Dua siklus, siklus pertama sejumlah delapan kali pertemuan dan siklus yang keDua sebanyak empat kali pertemuan. Analisis data pada penelitian ini menggunakan kualitatif dan kuantitatif. Analisis kuantitatif menggunakan statistik deskriptif untuk membandingkan hasil pada siklus pertama dan siklus keDua. Analisis data kualitatif dengan cara menganalisis data dari hasilcatatan lapangan dan wawancara selama penelitian dengan langkah-langkah reduksi data, displaydata dan verifikasi data.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan sosial melalaui kegiatan tari saman meningkat dengan baik. Hal ini terlihat dari keberhasilan setiap siklus penelitian

Keywords


keterampilan sosial; tari saman; anak usia dini

References


Benavides-Nieto, A., Romero-López, M., Quesada-Conde, A. B., & Corredor, G. A. (2017). Basic Executive Functions in Early Childhood Education and their Relationship with Social Competence. Procedia - Social and Behavioral Sciences, 237(June 2016), 471–478. https://doi.org/10.1016/j.sbspro.2017.02.092

Connor, A. M. O., & Angela D. Evans. (2019). Journal of Experimental Child The role of theory of mind and social skills in predicting children ’ s cheating. Journal of Experimental Child Psychology, 179, 337–347. https://doi.org/10.1016/j.jecp.2018.11.018

Geršak, V. (2012). Creative movement – An opportunity for affective education. Taipei National University of the Arts, 1–10.

hannah pickard, Happe, F., & Mandy, W. (2018). Navigating the social world : The role of social competence , peer victimisation and friendship quality in the development of social anxiety in childhood. Journal of Anxiety Disorders, 60(March), 1–10. https://doi.org/10.1016/j.janxdis.2018.09.002

Hapidin. (2015). Asesmen dan Evaluasi Pendidikan Anak Usia Dini (Awaluddin Tjalla, Ed.). LPP Press Unerversitas Negeri Jakarta.

Heniwaty, Y. (2018). Saman Dance of The Aceh People: Identity and Actualization. Journal of Community Research and Service, 2(1), 184. https://doi.org/10.24114/jcrs.v2i1.10374

Juniasih, I. (2015). Peningkatan Kreativitas Gerak melalui Kegiatan Tari Pendikan Berbasis Cerita ( TARITA ). Pendidikan Usia Dini, 9(2), 319.

Kızbes Meral Kılıc. (2017). The Effect of Social Skills Training on Social Skills in Early Childhood, the Relationship between Social Skills and Temperament. Education and Science, 42(191), 185–204. https://doi.org/10.15390/EB.2017.7162

Koç, K., & Turan, M. B. (2018). The Impact of Cultural Intelligence on Social Skills among University Students. Journal of Education and Learning, 7(6), 241–249. https://doi.org/10.5539/jel.v7n6p241

M. Arif Syarif H. (2015). Peningkatan Keterampilan Sosial melalui Tarian Jaranan Berkelompok. Universitas Negeri Jakarta.

Masadis, G., Filippou, F., Derri, V., Mavridis, G., & Rokka, S. (2019). Traditional Dances as a Means of Teaching Social Skills to Elementary School Students. International Journal of Instruction, 12(1), 511–520. https://doi.org/10.29333/iji.2019.12133a

Maturah, S. N., Myrnawati, Hartati, S., & Yetti, E. (2018). The Improvement of Social Skills By Playing Creative Dance). (20).

Nancy j. Patrick. (2008). Social Skills for Teenagers and Adults. USA: Jessica Kingley Publishers London and Philadelphia.

Nuperawati, Yufiarti, & Syarief Sumantri. (2018). Hubungan Antara Persepsi Siswa tentang Pola Asuh Orang Tua dan Regulasi Diri dengan Keterampilan Sosial Trika. Yaa Bunayya : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, II No.1(Issn : 2580 – 4197), 27–36.

Oktavianto, R. G., Raden Rara Lucia Hesti Ratnasari, & Agty Devina Puspitasari. (2010). Frieze group dalam tari saman. 72–77.

Pamela May. (2011). Child Development In Practice. London & New york: Routledge.

Ren, Y., & Wyver, S. (2016). Social competence , cultural orientations and gender differences : a study of Mandarin – English bilingual preschoolers. Internasional Journal of Early Years Education, 9760(April). https://doi.org/10.1080/09669760.2016.1138282

Restu, Y. (2015). Pembelajaran Gerak Dasar Tari Minang Mahasiswa Pascasarjana Universitas Negeri Jakarta suatu kurang sehingga kecerdasan khususnya seni tari . Jurnal Pendidikan Usia Dini, 9 Edisi 2.

Rustiana, E. R. (2013). Upaya Peningkatan Kecerdasan Emosi Siswa Sekolah Dasar melalui Pendidikan Jasmani Harmoni. Cakrawala Pendidikan, (2006), 139–149.

Sustiawati, ni luh. (2011). Kontribusi Seni Tari Nusantara dalam Membangun Pendidikan Multikultur The Contribution of Archipelago Dance in Building the Multicultural Education. 26, 126–134.

Takahashi, Y., Okada, K., Hoshino, T., & Anme, T. (2015). Developmental Trajectories of Social Skills during Early Childhood and Links to Parenting Practices in a Japanese Sample. Polos One, 1–14. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0135357

Walter, O., & Sat, E. (2013). Peningkatan Kreativitas Gerak melalui Kegiatan Tari Pendikan Berbasis Cerita ( Tarita ). 6(4), 77–97. https://doi.org/0.24114/jcrs.v2i1.10374

Yazıcı, E. (2017). The Impact of Art Education Program on the Social Skills of Preschool. Journal of Education and Training Studies, 5(5), 17–26. https://doi.org/10.11114/jets.v5i5.2231

Yetti, E. (2012). Pengaruh Model Pembelajaran dan Kemampuan Gerak Tari Terhadap Kecerdasan Emosional Anak Usia Dini. Jurnal Seni Dan Budaya Panggung, 22.No.2, 213–224. https://doi.org/10.26742/panggung.v22i2.63

Yetti, E., & Juniasih, I. (2016). Implementasi Model Pembelajaran Tari Pembelajaran Aktif ( Pengembangan Model di Taman Kanak-Kanak Labschool Jakarta pada Program Studi Pendidikan Sendratasik , Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Fakultas Ilmu Pendidikan , Universitas Negeri Jakarta. Pendidikan Anak Usia Dini, 10 Edisi 2(9). ttps://doi.org/10.21009/JPUD.102.11


Article Metrics

 Abstract Views : 108 times
 PDF Downloaded : 3 times


This article can be traced from:

Refbacks

  • There are currently no refbacks.

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.