- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the works authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journals published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
Pola Pengasuhan Bagi Anak Berdasarkan Urutan Kelahiran
DOI:
https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i6.2359Keywords:
pengasuhan, anak usia dini, urutan kelahiranAbstract
Setiap anak mendapatkan pola asuh yang berbeda sesuai dengan posisinya dalam keluarga baik sebagai anak sulung, tengah maupun bungsu. Hal ini akan berpengaruh terhadap karakter anak dimasa yang akan datang. Penelitian yang sebelumnya dilakukan kebanyakan hanya membahas tentang karakter anak berdasarkan urutan kelahiranya. Penelitian ini bertujuan menjelaskan pola asuh yang diterapkan orang tua  kepada anak berdasarkan urutan kelahiran (anak sulung, anak tengah, dan anak bungsu). Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan kualitatif dengan objek penelitian ibu dan ayah serta 3 orang anak yang berusia di bawah 8 tahun. Data dikumpulkan menggunakan teknik observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan beberapa perbedaan kedekatan dan perlakuan anak dalam proses pengasuhan. Anak sulung cenderung lebih dekat dengan ayahnya, dituntut untuk disiplin dalam melaksanakan tugas di rumah serta memiliki karakter yang lebih dominan dibandingkan adiknya. Anak tengah merupakan anak yang mandiri , periang, serta lebih sering didukung untuk mengerjakan tugasnya sendiri. Sedangkan anak bungsu merupakan anak yang aktif dan manja. Perbedaan pola asuh ini dipengaruhi oleh kebutuhan anak yang berbeda berdasarkan usianya terutama terkait dengan kewajiban belajarnya di sekolah. Sebaiknya diperlukan kerjasama yang baik antara orang tua  dan pihak sekolah dalam proses pengasuhan anak
Downloads
References
The Effects of Father Involvement : An Updated Summary of the Evidence, 7 Work 53 (2007).
Anggraini, U. (2015). Perbedaan Kemandirian Ditinjau Dari Urutan Kelahiran (Anak Sulung, Anak Bungsu, dan Anak Tengah) Pada Siswa di SMA UISU Medan. In repository.uma.ac.id. http://hdl.handle.net/123456789/810
Benu, R. C., Thoomaszen, Friandry, W., Kiling-Bunga, B. N., & Kiling, I. Y. (2017). Gambaran Paternal Responsibility dalam Pengasuhan Anak Usia Dini. HUMANITAS, 13(2), 160. https://doi.org/10.26555/humanitas.v13i2.6071
Elia, H. (2000). Peran Ayah dalam Mendidik Anak. Veritas: Jurnal Teologi Dan Pelayanan, 1(1), 105–113. https://doi.org/10.36421/veritas.v1i1.23
Farihah, F., Ridlwan, M., & Abidin, R. (2022). Perbedaan Kemandirian Antara Anak Sulung dan Anak Bungsu Pada Siswa TK Al-Djufri III Desa Blumbungan Kecamatan Larangan Kabupaten Pamekasan Tahun Pelajaran 2021/2022. Proceeding Universitas Muhammadiyah Surabaya, 1(1), 83–98. http://journal.um-surabaya.ac.id/index.php/Pro/article/view/14913
Fauziyyah, N. H., Rachmawati, Y., & Kurniati, E. (2019). Analisis Perilaku Sosial Anak Ditinjau Dari Urutan Kelahiran. Edukid, 15(1), 42–57. https://doi.org/10.17509/edukid.v15i1.20150
Hall, S. C., & Linzey, G. (2009). Teori-teori Psikodinamik (Klinis) (A. Supratiknya (Ed.)). Kanisius.
Hernandez Lallement, J., Kuss, K., Trautner, P., Weber, B., Falk, A., & Fliessbach, K. (2014). Effort increases sensitivity to reward and loss magnitude in the human brain. Social Cognitive and Affective Neuroscience, 9(3), 342–349. https://doi.org/10.1093/scan/nss147
Hotz, V. J., & Pantano, J. (2015). Strategic parenting, birth order, and school performance. Journal of Population Economics, 28(4), 911–936. https://doi.org/10.1007/s00148-015-0542-3
Hurlock, E. B. (2010). Psikologi Perkembangan Suatu Pendekatan Sepanjang Rentang Kehidupan. Erlangga.
John W. Santrock. (2007). Perkembangan Anak. Jilid 1 Edisi kesebelas. In Jakarta : PT. Erlangga. Erlangga.
Khasanah, B. L., & Fauziah, P. (2020). Pola Asuh Ayah dalam Perilaku Prososial Anak Usia Dini. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(1), 909–922. https://doi.org/10.31004/obsesi.v5i1.627
Kim Jun Hyung, Wang, S. (2021). Birth Order Effects, Parenting Style, and Son Preference. In GLO Discussion Paper. http://hdl.handle.net/10419/248277
Latifah, A. (2020). Peran Lingkungan Dan Pola Asuh Orang Tua Terhadap Pembentukan Karakter Anak Usia Dini. (JAPRA) Jurnal Pendidikan Raudhatul Athfal (JAPRA), 3(2), 101–112. https://doi.org/10.15575/japra.v3i2.8785
Lehmann, J. Y. K., Nuevo-Chiquero, A., & Vidal-Fernandez, M. (2018). The early origins of birth order differences in children’s outcomes and parental behavior. Journal of Human Resources, 53(1), 123–156. https://doi.org/10.3368/jhr.53.1.0816-8177
Nelyahardi, Wahyuni, H., Yasica, A., Walindarahma, S. A., Aisah, S., & 5. (2022). Analisis komunikasi antara orang tua dan anak bungsu di lingkungan keluarga. Jurnal Hurriah: Jurnal Evaluasi Pendidikan Dan Penelitian, 3(2), 1–8. https://academicareview.com/index.php/jh/article/view/74
Niġlüfer, G. (2016). The Relationship Between Birth Order, Perceived Parenting Styles, and Early Maladaptive Schemas. 14–16.
Nurul Utami, A., Hernawati, N., & Alfiasari, A. (2016). Pengasuhan Orang Tua Yang Seimbang Sebagai Kunci Penting Pembentukan Karakter Remaja. Jurnal Pendidikan Karakter, 7(1). https://doi.org/10.21831/jpk.v0i1.10727
Parhan, M. (2020). Aktualisasi Peran Ibu Sebagai Madrasah Pertama Dan Utama Bagi Anak Di Era 4.0. JMIE (Journal of Madrasah Ibtidaiyah Education), 4(2), 157. https://doi.org/10.32934/jmie.v4i2.193
Prasanti, D., & Fitriani, D. R. (2018). Pembentukan Karakter Anak Usia Dini: Keluarga, Sekolah, Dan Komunitas? (Studi Kualitatif tentang Pembentukan Karakter Anak Usia Dini Melalui Keluarga, Sekolah, dan Komunitas). Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 2(1), 13. https://doi.org/10.31004/obsesi.v2i1.2
Rahmat, S. T. (2018). Pola Asuh yang Efektif dalam Mendidik Anak di Era Digital. Journal Education and Culture Missio, 10(2), 143. https://repasitory.stikipsantupaulus.ac.id/122/1/Artikel-jurnal-missio
Sandra, Y. (2019). Percepatan Perkembangan Anak Bungsu yang Orang Tuanya Bekerja: Studi Perkembangan Anak Melalui Gambar dan Lukisan. https://osf.io/preprints/inarxiv/jbr6c
Sugiyono. (2014). Metode Penelitian Pendidikan Kuantitatif, Kualitatif, dan R & D. Alfabeta.
Sujanto, A. (2009). Psikologi Kepribadian. Bumi Aksara.
Suwardani, D. (2019). Pola Asuh Orang Tua dalam Membentuk Karakter Anak di Keluarga Anggota Militer (TNI). Doctoral Dissertation, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
Utami, F. (2021). Pengasuhan Keluarga terhadap Perkembangan Karakter Disiplin Anak Usia Dini. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(2), 1777–1786. https://doi.org/10.31004/obsesi.v5i2.985
Wati, L., Siagian, Y., Kurniasih, D., & Manurung, T. H. (2021). Faktor Dominan Yang Mempengaruhi Sibling Rivalry Pada Anak Usia Toddler. Jurnal Keperawatan, 11(1), 53–63. https://jurnal.stikesht-tpi.com/index.php/jurkep/article/view/186
Whiteman, S. D., Mchale, S. M., & Crouter, A. C. (2003). What parents learn from experience: The first child as a first draft? Journal of Marriage and Family, 65(3), 608–621. https://doi.org/10.1111/j.1741-3737.2003.00608.x
Wijayanto, A. (2020). Peran Orangtua dalam Mengembangkan Kecerdasan Emosional Anak Usia Dini. Diklus: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah, 4(1), 55–65. https://doi.org/10.21831/diklus.v4i1.30263
Zola, N., Ilyas, A., & Yusri, Y. (2017). Karakteristik Anak Bungsu. Jurnal Konseling Dan Pendidikan, 5(3), 109–114. https://doi.org/10.29210/120100

